Pages

Tampilkan postingan dengan label BULUTANGKIS HONGKONG SUPER SERIES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BULUTANGKIS HONGKONG SUPER SERIES. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Desember 2010

Hong Kong Super Series - Indonesia Pulang Tanpa Gelar

Hong Kong - Tak satupun gelar mampu dibawa Indonesia dalam keikusertaaannya di Hong Kong Super Series 2010. Setelah harapan terakhir 'Merah Putih' merebut gelar Markis Kido/Hendra Setiawan kandas di partai final ganda putra.

Adalah pasangan ganda Korea Selatan yang diunggulkan di tempat keenam, Sung Hyun Ko/Yeon Seong Yoo, yang mengalahkan ganda terbaik Indonesia itu lewat pertarungan rubber set, 19-21, 21-14 dan 21-23. Laga yang dihelat Minggu (12/12/2010) sore WIB itu berlangsung selama 52 menit.

Di set pertama Markis/Hendra yang sempat tertinggal di awal-awal mampu memperkecil kedudukan jadi 6-7. Kemudian Sung/Yeon menjauh jadi 12-6 dan ketika kedudukan 15-10 untuk pasangan Korsel itu, Markis/Hendra ngebut dan menyamakan kedudukan jadi 15-15.

Lalu kemudian Sung/Yeon meninggalkan dengan mencetak lima angka beruntun unggul 20-15. Lagi-lagi Markis/Hendra mampu memperkecil kedudukan jadi 19-20 namun tetap tak mampu menghadang Sung/Yeon untuk menang 21-19 di set pertama.

Masuk di set kedua, laga berjalan kian seru dan terjadi kejar-kejaran angka di antara keduanya. Sempat menyentuh angka sama kuat di 11-11, Markis/Hendra tancap gas dan memaksa Sung/Yeon untuk membuat angka hanya 14 sementara pasangan Indonesia melaju sampai 21. Set kedua jadi milik Markis/Hendra.

Di set ketiga lagi-lagi Markis/Hendra memberi perlawanan ketat pada ganda Korsel itu. Kejar-mengejar angka masih berlangsung di set ini dan sempat sama kuat di 16-16.

Namun Markis/Hendra tak berkutik lagi saat kedudukan 21-21, dua kali angka Sung/Yeon yang akhirnya menutup laga ini dengan kemenangan 23-21.

Sebelumnya Indonesia sudah gagal merebut gelar juara di super series ini, setelah Taufik Hidayat takluk dari Lee Chong Wei di final tunggal putra beberapa jam sebelumnya.
 
Sumber : Mohammad Resha Pratama - detiksport
Foto : AFP/Ed Jones

Hong Kong Super Series - Ditaklukkan Chong Wei, Taufik Gagal Juara

Hong Kong - Harapan Indonesia meraih gelar di nomor tunggal putra Hong Kong Super Series 2010 musnah, setelah Taufik Hidayat takluk di partai final dari musuh bebuyutannya Lee Chong Wei.

Dalam laga yang dihelat, Minggu (12/12/2010) siang WIB, Taufik yang diunggulkan di tempat ketiga menyerah dua set langsung, 19-21 dan 9-21 dari Chong Wei yang merupakan unggulan teratas. Laga puncak ini berlangsung cuma 31 menit.

Di set pertama laga berjalana seru di mana Taufik sempat unggul 10-8 sebelum Chong Wei menyamakan 10-10. Lalu Taufik dan Chong Wei saling kejar-mengejar angka dan Taufik kembali unggul 19-17.

Sayang Taufik kehilangan konsentrasi di sini dan Chong Wei mampu menambah empat angka untuk menutup set ini dengan 21-19.

Masuk di set kedua Chong Wei makin tak terhadang oleh Taufik. Memimpin sejak awal, Chong Wei bahkan sempat unggul hingga 10-4 dan 20-6.

Taufik hanya diberi kesempatan menambah tiga angka sebelum pukulan terakhir Taufik melambung jauh dan out untuk memberi kemenangan 21-9 untuk Chong Wei.

Indonesia masih berpeluang membawa satu gelar dari nomor ganda putra, di mana Markis Kido/Hendra Setiawan akan meladeni unggulan keenam asal Korea Selatan Sung Hyun Ko/Yeon Seong Yoo, beberapa jam lagi.

Sumber : Mohammad Resha Pratama - detiksport
Foto : AFP/Ed Jones

Hong Kong Super Series - Taufik dan Kido/Hendra Tembus Final

Hong Kong - Dua wakil Indonesia yang masih tersisa di Hong Kong Super Series 2010, Taufik Hidayat dan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, masih bertahan dan lolos ke babak final.

Taufik yang diunggulkan di tempat ketiga, pada pertandingan semifinal hari ini, Sabtu (11/12/2010), berhasil mengalahkan pemain China unggulan ketujuh, Chen Long. Dalam laga berdurasi satu jam 10 menit, ia menang tiga set 15-21, 21-11, 21-19.

Di final Taufik akan bertemu pebulutangkis nomor satu dunia dari Malaysia, Lee Chong Wei, yang tidak terlalu kesulitan menundukkan Nguyen Tien Minh (Vietnam) di semifinal lainnya, dengan straight set 21-14, 21-17.

Sementara itu pasangan Kido/Hendra, yang ditempatkan sebagai unggulan kedua, sukses menghentikan ganda putra Korea unggulan ketiga, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae, dengan dua set langsung, 21-19, 23-21.

Di final besok, ganda putra perebut medali emas di Asian Games lalu itu akan berjumpa pemenang pertandingan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong melawan Howard Bach/Tony Gunawan, yang baru bertarung malam ini.

Sumber : Andi Abdullah Sururi - detiksport
Foto : (AFP/Liu Jin)

Jumat, 10 Desember 2010

Hongkong Super Series - Taufik, Markis/Hendra ke Semifinal

Hongkong - Taufik Hidayat melaju ke babak semifinal usai mengatasi Sung Hwan Park. Markis Kido/ Hendra Setiawan juga ke semifinal setelah Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan mundur. 

Pada pertandingan di court 1 Queen Elizabeth Stadium, Jumat (10/12/2010) petang WIB, Taufik sukses menaklukkan pemain Korea Selatan Park Sung Hwan Park dua set langsung 23-21 dan 21-17.

Pertandingan berjalan dengan alot di set pertama namun Taufik bisa memenanginya. Pada set kedua, Taufik dan Park  sempat saling kejar mengejar di awal. Park sempat unggul 6-3 namun Taufik mampu menyamakan kedudukan dan balik unggul 6-9.

Pemain Indonesia unggulan ketujuh ini terus memimpin hingga mengakhiri perlawanan Park dalam waktu 47 menit. Sedangkan lawan Taufik di final adalah pemain unggulan ketujuh asal China Chen Long.

Sementara duel antara ganda putra Indonesia di babak perempat final dimenangi Markis Kido/Hendra Setiawan. Markis/Hendra tidak perlu bekerja keras karena lawannya Alvent/Hendra walkover. 

Sumber : Reky Herling Kalumata - detiksport
Foto : Getty Images

Hongkong Super Series - Ganda Putra Pastikan Tempat di Semifinal

Hongkong - Ganda putra Indonesia memastikan satu tempat di babak semifinal. Ini menyusul terjadinya laga antara Markis Kido/Hendra Setiawan kontra Hendra AG/Alvent Yulianto di delapan besar.

Markis/Hendra meraih tiket perempatfinal usai mengalahkan pasangan Thailand Songphon Anugritayawon/ Sudket Prapakamol lewat pertarungan dua set langsung dalam laga yang digelar Kamis (9/12/2010) malam waktu setempat.

Ganda Indonesia hanya memerlukan waktu selama 23 menit untuk meraih kemenangan dengan skor 21-15, 21-15. Awal set pertama berlangsung sengit. Markis/Hendra sempat meninggalkan lawan dalam skor 12-9, namun kembali dipepet dengan 12-11.

Ganda Indonesia mulau melaju jauh saat keunggulan 17-11. Posisi memimpin mampu dimaksimalkan menjadi kemenangan.

Memasuki set kedua, Markis/Hendra tak terlalu menemui kesulitan berarti. Pasangan Thailand sempat menempel ketinggalan menjadi 14-17. Markis/Hendra berhasil mempertahankan keunggulan dan memastikan tiket perempatfinal.

Di delapan besar, Markis/Hendra akan bertemu sesama pemain Indonesia Alvent Yulianto/Hendra AG yang memastikan lolos beberapa jam sebelumnya.

Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Foto : tribunnews.com

Hongkong Super Serie - Taufik & Alvent/Hendra ke Perempatfinal

Hongkong - Taufik Hidayat sukses menjejakkan kaki di babak perempatfinal Hong Kong Super Series 2010. Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan juga tak mengalami kesulitan berarti untuk melewati babak kedua.

Dalam pertandingan di Queen Elizabeth Stadium, Kamis (9/12/2010) petang WIB, Taufik sukses menundukkan pemain Thailand Tanongsak Saensomboonsuk. Taufik yang ditempatkan sebagai unggulan ketiga hanya butuh 29 menit untuk mengakhiri perlawanan Saensomboonsuk dengan dua set langsung, 21-19 dan 21-18.

Di babak perempatfinal, pebulutangkis 29 tahun ini akan ditantang pemain Korea Selatan Park Sung Hwan.

Sementara Alvent/Hendra melangkah ke perempatfinal usai mengalahkan sesama pemain Indonesia Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan. Alvent/Hendra menundukkan Yohanes/Afiat dengan skor 21-18 dan 21-9.

Selanjutnya, unggulan ketujuh ini akan menghadapi pemenang antara Markis Kido/Hendra Setiawan dan pasangan Thailand Songphon Anugritayawon/Sudket Prapakamol.

Sayangnya, kesuksesan Taufik dan Alvent/Hendra tak diikuti dua pasangan ganda Indonesia lainnya. Muhammad Rijal/Debby Susanto dan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra terhenti di babak kedua usai dikalahkan ganda Korea Selatan.

Rijal/Debby yang bertanding nomor ganda campuran kalah dari Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung 12-21 dan 17-21. Sementara di sektor ganda putra, Angga/Ryan kalah WO dari unggulan ketiga Jung Jae Sung/Lee Yong Dae.

Sumber : Meylan Fredy Ismawan - detiksport
Foto : Getty Images/Liu Jin

Hongkong Super Series - Tunggal Putri & Ganda Putri Habis

Hongkong - Pupus sudah harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari nomor tunggal putri dan ganda putri. Pasalnya seluruh wakil yang tersisa sudah masuk kotak di saat turnamen masih memasuki babak kedua.

Aprilia Yuswandari yang menjadi satu-satunya asa 'Merah Putih' dari nomor tungal gagal mencapai babak 16 Besar. Tunggal putri lainnya, Linda Wenifanetri lebih dulu "pulang" setelah di partai sebelumnya dikalahkan Inthanon Ratchanok.

Aprilia yang menjadi kampiun Kejurnas tiga tahun lalu itu takluk di tangan unggulan keenam Juliane Schenk setelah melakoni duel ketat selama lebih dari satu jam.

Memainkan laga di Queen Elizabeth Stadium, Kamis (9/12/2010)WIB, Aprilia menyerah dalam tiga set. Di set pertama Aprilia ditundukkan 13-21 namun berhasil bangkit dan berbalik unggul 21-14 di set berikutnya.

Akan tetapi Schenk kembali menunjukkan permainan terbaiknya. Di set terakhir, pebulutangkis Jerman ini sukses menutup laga dengan 21-19.

Nasib serupa turut dialami ganda putri yang tersisa Vita Marissa/Nadya Melati. Melawan Duaganong Aroonkesorn/Kuncala Voravichitchaikul, ganda putri Indonesia juga takluk lewat pertandingan selama tiga set.

Hasil ini menegaskan habisnya wakil ganda putri 'Tanah Air' di Hongkong Super Series tahun ini. Sebelumnya Meiliana Jauhari/Gresyia Polii tersingkir lebih awal usai dibekap pasangan Denmark.

Usai kalah tipis 19-21 di set pertama, Vita/Nadya menghidupkan asa dengan memenangi set kedua dengan angka 23-21. Di game terakhir, pasangan Thailand itu mampu mendominasi sehingga menang lebih mudah 21-15.

Pasangan gado-gado Robert Blair/Flandy Limpele masih terlalu lemah buat duet Amerika Serikat Howard Bach/Tony Gunawan. Setelah bertarung dalam perpanjangan set, Robert/Flandy takluk 21-9 16-21 19-21.

Sumber : Okdwitya Karina Sari - detiksport
Foto : Vita/Nadya (AFP Photo)

Hongkong Super Series - Wakil 'Merah Putih' Mulai Berguguran

Hongkong - Tiga wakil Indonesia berhasil lolos dari babak kedua dan menapaki babak perempatfinal. Sayangnya keberhasilan itu tak diikuti empat wakil lainnya yang kandas.

Satu tiket 16 Besar pertama diperoleh ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano. Di luar dugaan pasangan muda tersebut sukses menundukkan Tan Boon Heong/Koo Kien Keat yang menempati unggulan pertama.

Duel tiga set mewarnai bentrok kedua kubu. Dalam waktu 45 menit Ahsan/Bona menutup laga dengan kemenangan 12-21 21-18 21-19.

Langkah mereka disusul Fran Kurniawan/Pia Zebadiah. Ganda campuran ini juga berhasil melewati laga sulit melawan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan tiga set, 20-22 21-19 21-18.

Nomor ganda putri tinggal menyisakan satu pasangan menyusul hasil pahit yang diterima Meiliana Jauhari/Greysia Polii. Diunggulkan di tempat keempat, Meiliana/Greysia justru menyerah dari pasangan non unggulan asal Denmark Christina Pedersen/Kammila Juhl dalam 21-15 21-16.

Linda Wenifanetri dan Luluk Hadiyanto/Chandra Wijaya menambah luka 'Merah Putih'. Linda ditekuk Inthanon Ratchanok dalam tiga set 21-19 7-21 9-21 sedangkan ganda senior itu takluk dari unggulan keenam Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Song 16-21 10-16.

Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi ganda teraktual yang harus masuk kotak. Berhadapan dengan Zhang Nan/Zhao Yunlei, Tantowi/Liliyana menyerah dalam rubber set 21-10 21-17 21-17.

Sumber : Okdwitya Karina Sari - detiksport
Foto : Meiliana/Gresyia (Daylife)

Hong Kong Super Series - Taufik & Markis/Hendra Tak Terbendung

Hong Kong - Taufik Hidayat tak menemui hambatan berarti untuk melangkah ke babak kedua Hong Kong Super Series 2010. Di sektor ganda putra, Markis Kido/Hendra Setiawan juga melewati babak pertama dengan mudah.

Dalam pertandingan di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (8/12/2010) malam WIB, Taufik sukses menundukkan pemain China Du Pengyu.

Di set pertama, Taufik langsung tancap gas dan sempat unggul hingga 7-2. Namun Du mampu bangkit mengejar ketertinggalannya dan berbalik unggul 17-15. Tapi Taufik mampu memperbaiki penampilannya dan akhirnya menutup set pertama dengan skor 21-19.

Di set kedua, Taufik tak memberi kesempatan kepada pemain China tersebut untuk berkembang. Ia selalu dalam perolehan angka sebelum mengakhiri set kedua 21-9.

Taufik yang diunggulkan di tempat ketiga selanjutnya akan menghadapi pemain Thailand Tanongsak Saensomboonsuk.

Sementara Markis/Hendra melaju mulus ke babak kedua usai menaklukkan ganda Denmark Rasmus Bonde/Anders Kristiansen dalam tempo 27 menit.

Duel Markis/Hendra versus Bonde/Kristiansen berlangsung cukup ketat di awal babak pertama. Markis/Hendra sempat unggul 6-5 dan 9-8. Namun perlawanan pasangan Denmark mulai mengendor dan Markis/Hendra akhirnya menang 21-13.

Terjadi kejar mengejar perolehan poin di set kedua. Pasangan Indonesia sempat tertinggal 7-10, sebelum kembali unggul 15-12 dan akhirnya menang 21-18.

Markis/Hendra akan menghadapi pasangan Thailand Songphon Anugritayawon/Sudket Prapakamol di babak kedua.

Sumber : Meylan Fredy Ismawan - detiksport
Foto : vibizdaily.com

Taufik Hidayat kalahkan Park Sung Hwan

Taufik Hidayat semakin mengokohkan peluangnya melaju ke final di Hongkong Terbuka setelah menundukkan pemain Korea Selatan Park Sung Hwan 23-21 dan 21-17 di semifinal Jumat (10/12) malam.

Kemenangan ini seperti obat bagi Taufik yang disingkirkan oleh Park dalam babak semifinal Asian Games di Guanzhou, Cina bulan lalu .

Pertandingan set pertama berjalan cukup alot, kedua pemain saling mengejar angka.

Setelah sempat ketinggalan 2-4, Taufik berhasil meraih 5 angka berturut-turut dan unggul 7-4.

Park Sung Hwan berhasil menyusul sampai posisi 9-9 dan kemudian meraih beberapa angka sehingga unggul 12-9, lalu duece dan akhirnya Taufik unggul 23-21.

Taufik, unggulan ketiga di turnamen ini akan menghadapi Chen Long dari Cina dalam babak semifinal tunggal putra Sabtu (11/12) di stadion Queen Elizabeth.

Kalau Taufik bisa mengalahkan Chen Long, unggulan ketujuh, maka bisa jadi final Hongkong Terbuka ini akan menjadi final impian karena dia besar kemungkinan akan bertemu pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei dari Malaysia.

Lee akan berhadapan dengan pemain Vietnam Nguyen Tien Minh dalam pertandingan semifinal di hari yang sama dan menurut perkiraan Lee akan menang mudah melawan Nguyen, pemain unggulan kedelapan dalam turnamen ini.
Sumber : BBCIndonesia.com - detiksport