Pages

Tampilkan postingan dengan label BULUTANGKIS SUPER LIGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BULUTANGKIS SUPER LIGA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Maret 2011

Terkilir, Alvent Butuh Istirahat Sebulan

Surabaya - Alvent Yulianto harus membayar mahal poin yang disumbangkannya untuk Suryanaga dalam partai final Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011. Kakinya terkilir dan dia harus beristirahat hingga sebulan.

Cedera tersebut didapatnya ketika berpasangan dengan Tri Kusharjanto saat melawan pasangan ganda pertama SGS PLN Bandung, Hendry Kurniawan Saputra/Chayut Tryachart.

"Saya mengambil bola separuh dan saat turun, kaki kiri saya terkilir. Terkilir sudah biasa, tapi ini paling sakit yang saya alami," ujar Alvent, saat jumpa pers di DBL Arena Surabaya, Sabtu (26/2/2011).

Alvent mengatakan, untuk penyembuhan cederanya, dibutuhkan waktu sekitar seminggu hingga sebulan. Proses penyembuhan ini bisa saja bakal menganggu persiapannya tampil di All England.

"Kalau untuk Olimpiade 2012 mungkin tidak ada masalah. Mungkin yang agak terganggu persiapan All England yang sudah dekat," jelasnya.

Sumber : Rois Jajeli - detiksport

Kamis, 03 Maret 2011

Suryanaga Gagal Kawinkan Gelar

Surabaya - Tim putra Jaya Raya Suryanaga gagal mengawinkan gelar dengan tim putri di ajang Djarum Superliga Badminton Indonesia (SBI) 2011. Di partai puncak, mereka kalah 2-3 dari SGS PLN Bandung.

Poin pertama SGS didapat lewat Lee Chong Wei. Pebulutangkis asal Malaysia itu mengalahkan Chan Yan Kit, dua set langsung 22-20 dan 21-16.

Di partai kedua, ganda pertama SGS PLN, Hendry Kurniawan Saputra/Chayut Tryachart, ditekuk Tri Kurharjanto/Alvent Yulianto dengan skor 13-21 dan 15-21. Kemenangan Suryanaga ini membuat kedudukan skor 1-1.

Di partai ketiga, tunggal kedua Taufik Hidayat mendapatkan perlawan dari pemain muda Suryanaga, Fauzi Adnan. Pada set pertama, Taufik menang 21-16. Pada set kedua, Taufik sempat tertinggal dulu sebelum akhirnya menyudahi perlawan Fauzi dengan skor 23-21.

Suryanaga menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui kemenangan pasangan ganda keduanya, Rian Agung Saputra/Tri Kusuma Wardhana. Pasangan ini mengalahkan pasangan ganda SGS PLN, Hendra A Gunawan/Flandi Limpele, dengan skor 16-21, 23-21, dan 21-18.

Tomi Sugiarto akhirnya jadi penentu kemenangan SGS PLN. Tomi tanpa kesulitan mengalahkan Alrie Guna Dharma dengan skor 21-3 dan 21-12. SGS PLN pun akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3-2.

Kemenangan SGS PLN Bandung ini membuat mereka berhak mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 350 juta. Sedangkan Suryanaga memperoleh uang sebesar Rp 200 juta. Djarum Kudus dan Tangkas Alfamart yang masing-masing menempati peringkat ketiga dan keempat mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 125 juta dan Rp 75 juta.

Penyerahan trofi dan uang pembinaan ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso di DBL Arena Surabaya, Sabtu (26/2/2011).

Sumber : Rois Jajeli - detiksport

Jumat, 25 Februari 2011

Ana Rovita Bawa Djarum Peringkat Tiga

Tunggal ketiga Ana Rovita meraih kemenangan penting saat membawa timnya PB Djarum Kudus mengatasi Mutiara Bandung 3-2, pada perebutan peringkat tiga Superliga Badminton Indonesia 2011 di DBL Arena Surabaya, Jumat (25/2/11).
Berlaga di partai penentuan, Ana harus berjuang selama tiga game untuk mengalahkan Hera Desiana dengan skor 21-14, 4-21, 21-14.

Sebelumnya, kedua tim saling berbagai angka 2-2 dan Djarum sempat tertinggal lebih dulu ketika Maria Febe kalah dari Cheng Shao Chieh 15-21, 21-17, 8-21. Djarum kemudian bangkit dengan merebut dua partai berikutnya melalui ganda pertama Meiliana Jauhari/Shendy Puspa dan mantan pemain Pelatnas, Fransiska Ratnasari.
Namun, Mutiara belum menyerah dan menahan laju Djarum setelah ganda keduanya Suci Rizky/Dwi Agustiwati menundukkan Debby Susanto/Jenna Gozali, dalam pertarungan dramatis yang berakhir ketat 21-23, 22-20, 21-19.
"Hasil ini saya anggap sudah sangat maksimal, karena tim kami dihuni pemain-pemain muda yang belum banyak pengalaman main di kejuaraan beregu," kata manajer Djarum, Fung Permadi.
Penentu kemenangan Djarum, Ana, mengatakan dirinya sempat gugup di awal-awal permainan. Beruntung, akhirnya dia bisa tampil lepas dan menang.
"Memang ada beban mental main di laga penentuan, tapi syukurlah saya bisa mengatasi tekanan itu," ucap Ana, yang mengalami kram kaki usai pertandingan.

- Hasil perebutan peringkat tiga antara Mutiara Bandung vs Djarum Kudus:
1. Cheng Shao Chieh vs Maria Febe 21-15, 17-21, 21-8 2. Tiara Rosalia/Geby Ristiani vs Meiliana Jauhari/Shendy Puspa 13-21, 13-21 3. Chiang Pei Shin vs Fransiska Ratnasari 11-21, 6-21 4. Suci Rizky Amalia/Dwi Agustiawati vs Debby Susanto/Jenna Gozali 21-23, 22-20, 21-19 5. Hera Desiana vs Ana Rovita 14-21, 21-4, 14-21

Sumber : Kompas.com - Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo
foto : DJARUM

Djarum Superliga Badminton Indonesia Yao Jie Siap Gantung Raket

Pemain klub Jaya Raya Suryanaga, Yao jie, siap gantung raket. Dengan usia yang sudah tak muda lagi, pebulu tangkis asal Belanda ini berencana pensiun usai Olimpiade 2012 di London.

"Target saya bermain di Olimpiade 2012," ujar Yao Jie kepada wartawan, di sela-sela Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011 di DBL Arena Surabaya, Jumat (25/2/2011).

Pebulu tangkis yang lahir di China ini mengakui usianya sudah tidak muda lagi. Saat ini, peringkat ke-14 dunia ini sudah berumur 34 tahun.

"Saya sadari, tahun ini saya sudah 34 tahun," tuturnya.

Yao masuk ke klub Jaya Raya Suryanaga Surabaya sejak Februari 2011 lalu. Meski baru beberapa hari merasakan atmosfer pertandingan antarklub bulu tangkis di Indonesia, Yao merasa senang tinggal berasama klub asal Kota Pahlawan ini.

"Saya gembira di sini. Saya senang dengan penontonnya dan bulu tangkis di Indonesia bagus," tuturnya.

Ketika ditanya lebih lanjut, apakah saat pensiun nanti akan memberikan ilmunya sebagai pelatih di klub Indonesia, Yao tidak menampiknya jika ada tawaran yang menghampirinya.

"Kalau ada kesempatan saya mau. Saya senang di Indonesia karena bulu tangkisnya berkembang," jelasnya.
 
Sumber : Rois Jajeli - detiksport
foto : victorracquets.com

Djarum Superliga Badminton Indonesia Senjata Suryanaga di Nomor Tunggal

Keberhasilan tim Putri Jaya Raya Suryanaga Surabaya menjadi juara usai mengandaskan Jaya Raya Jakarta dengan skor 3-0 tanpa balas, tak lepas dari strategi Suryanaga menurunkan ketiga pemain tunggalnya sejak awal.

Tunggal pertama yang meraih angka kememangan yakni Yao Jie melawan Bellaetrix Manuputty, dengan skor 19-21, 21-16, 21-11. Kemenangan kedua diraih Lindaweni vs Rena Suwarno dengan skor 21-14, 21-10. Aprilia Yuswandari memastikan titel juara usai menundukkan Rizky Amalia 21-6, 21-11.

Manager Tim Putri Suryanaga Wijarnako Adi Mulya mengakui keberhasilan timnya menundukkan Jaya Raya karena menurunkan tiga pemain tunggal dari awal.

"Kita akui pemain ganda kita memang lemah. Makanya, kita keluarkan senjata kita di tunggal mulai dari pertama," kata Manager tim Jaya Raya Suryanaga, Wijarnako Adi Mulya saat jumpa pers di media center, bersama pemainnya Yao Jie dan pemain serta manager Jakarta Bella dan Sigit Pamungkas, di DBL Arena Surabaya, Jumat (25/2/2011).

Ia mengatakan, ketiga pemain tunggalnya diturunkan sejak awal, karena ada dua pemain tunggalnya yang juga ikut turun di ganda, yakni Lindaweni dan Aprilia
Yuswandari.

"Memang aturan standarnya kalau ada pemain tunggal yang turun bermain ganda, maka tunggalnya didahulukan, baru dilanjutkan ganda," jelasnya.

Sementara itu, Manajer Jakarta Sigit Pamungkas mengatakan, anak didiknya Bella dan kawan-kawannya, sudah berusaha maksimal untuk mencuri point di tunggal.

"Kita akui kalau di ganda mereka (Suryanaga) susah. Makanya kita tadi berharap, agar Bella bisa mencuri point," ujar Sigit.

Sigit mengatakan, Bella dan pemain tunggal lainnya sudah berupaya maksimal untuk mencuri point di game pertama.

"Saya rasa Bella sudah bermain maksimal," tuturnya.

Sementara itu, Bella mengakui kekalahannya atas Yao Jie, karena kalah di jam terbang dan pengalaman.

"Saya sudah bermain maksimal. Mungkin kalah pengalaman dan jam terbangnya. Dan saya akan terus belajar lagi," terangnya.

Sedangkan Yao Jie mengakui sempat rubber set dengan Bella, karena lama istirahat, serta banyaknya angin yang masuk ke arena.

"Kemarin istirahat dan hari ini agak kaku. Mungkin juga karena main pertama ada tekanan dan juga belum pernah bertemu lawan," ujar Yao yang berbicara bahasa mandarin.

Sumber : Rois Jajeli - detiksport
Foto: Yao Jie, tunggal pertama Suryanaga putri (detikSport/ Rois Jajeli)

Senin, 14 Februari 2011

Empat Klub Berpeluang Besar Juara

Direktur Liga Bulu Tangkis, Yoppy Rosimin, mengatakan, empat klub berpeluang merebut gelar juara pada Superliga Bulu Tangkis di Surabaya, Jata Timur, 19-27 Febuari 2011.
"Saya lihat mereka menggebu-gebu merekrut pemain asing dan menarik pebulu tangkis lokal yang memiliki prestasi internasional," kata Yoppy ketika dihubungi dari Semarang, Senin (14/2/11).
Ia menyebutkan, keempat klub tersebut adalah Tangkas Alfamart Jakarta, SGS Bandung, Jayaraya Suryanaga Surabaya, dan Djarum Kudus. Tetapi, katanya, tidak menutup kemungkinan PB Musica Champions Kudus juga jadi juara.

Tangkas Alfamart Jakarta, katanya, merekrut pebulu tangkis Hongkong, Yip Pui Yin, dan Nguyen Thien Minh (Vietnam) untuk tunggal, sedangkan untuk ganda mereka juga merekrut ganda Singapura, Hendri Kurniawan Saputra/Yeo Zhao Jiang (Singapura).
Demikian juga SGS Bandung, yang menarik Tommy Sugiarto dan Alamsyah Yunus, selain diperkuat tunggal putra terbaik Indonesia, Taufik Hidayat.
Jayaraya Suryanaga Surabaya, juga merekrut pebulu tangkis manca negara yaitu Yao Jie (China), Hu Yun dan Chan Yan Kit (Hongkong). Untuk ganda, mereka merekrut peringkat 10 dunia asal Singapura, Shinta Mulia/Yao Lei.
"Saya kira Jayaraya Suryanaga merekrut pemain tersebut merupakan sesuatu yang wajar karena mereka bertekad meraih gelar kelompok putra maupun putri, apalagi mereka bertindak sebagai tuan rumah," katanya.
Pada Superliga Bulu Tangkis 2007, tim putri Suryanaga yang saat itu diperkuat dua pemain asing yakni Petya Nedelcheva (Bulgaria) dan Wang Lili (China), hanya mampu bertahan hingga babak semifinal. Tim putra Suryanaga sukses merebut gelar juara saat diperkuat Chen Hong (China), Ng Wei (Hongkong) dan Sony Dwi Kuncoro.

Ketika ditanya upaya merekrut pebulu tangkis ganda putri China, Gao Ling, Yoppy yang juga Ketua PB Djarum Kudus itu mengatakan, klubnya masih berharap peraih medali emas Olimpiade 2000 dan 2004 tersebut bisa membela tim putri.
"Kami sudah memberikan penawaran tertinggi kepada pebulu tangkis China tersebut, sekarang ini tinggal menunggu jawaban pemain yang bersangkutan," katanya.
Menurut dia, kalau Senin (14/2) mereka memberikan jawaban untuk bergabung maka tim putri Djarum Kudus bakal diperkuat pemain manca negara. Begitu pula sebaliknya, mengingat penyerahan daftar pemain paling lambat pada Selasa (15/2).
Kalau putra, katanya, memang sudah tidak mungkin diperkuat pemain asing karena pemain yang diincar seperti Peter Hoeg Gade (Denmark), Boonsak Ponsana (Thailand), dan Park Sung Hwan (Korea) gagal direkrut, sehingga hanya mengandalkan pebulu tangkis lokal. Klub tetangganya, Musica Champions Kudus, diperkuat pebulu tangkis Malaysia, Wong Choong Han dan juara All England 2003, Muhammad Hafiz Hashim.

Superliga Bulu Tangkis di Surabaya mendatang bakal diikuti tujuh klub yaitu Jayaraya Jakarta, Tangkas Alfamart Jakarta, SGS Elektrik Bandung, Mutiara Bandung, Djarum Kudus, Musica Champions Kudus, dan Jayaraya Suryanaga Surabaya.
Klub Musica Champions Kudus yang dipimpin juara dunia 1994, Heryanto Arbi tersebut hanya turun pada kelompok putra, sedangkan enam klub lainnya turun baik kelompok putra maupun putri.

Sumber : Kompas.com

Suryanaga Bertekad Kawinkan Gelar

Tim putra dan putri Jaya Raya Suryanaga Surabaya berambisi mengawinkan gelar juara kompetisi Superliga Bulu Tangkis 2011 di DBL Arena Surabaya, 20-26 Februari. Hal itu ditegaskan Manajer Suryanaga, Wijanarko Adimulya.

Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah akan dimanfaatkan untuk meraih hasil terbaik di kompetisi yang sempat vakum selama empat tahun tersebut. Apalagi, untuk sektor putra mereka adalah juara bertahan.
Ya, pada kompetisi Superliga pertama tahun 2007, Suryanaga sukses meraih gelar juara di sektor putra. Tetapi untuk tim putri, langkah mereka terhenti di babak empat besar.
"Target kami tidak hanya mempertahankan gelar juara di sektor putra, tetapi juga menjadi yang terbaik di kelompok putri," kata Wijanarko, Senin (14/2/11).

Untuk menghadapi kompetisi berhadiah total Rp 1,3 miliar tersebut, Suryanaga telah melakukan persiapan secara intensif, termasuk mendatangkan pemain-pemain asing.
Di sektor putra, pebulu tangkis Pelatnas Soni Dwi Kuncoro yang beberapa bulan terakhir absen bertanding karena pemulihan cedera, masih akan menjadi andalan di nomor tunggal. Sony akan didampingi dua pemain tunggal asal Hongkong, yakni Hu Yun dan Chan Yan Kit yang sudah resmi dikontrak.
Sedangkan di nomor ganda, Suryanaga memiliki Alvent Yulianto, Tri Kusuma, Christopher Rusdianto, dan dua mantan penghuni Pelatnas, Bambang Supriyanto serta Tri Kusharyanto.
Sementara di bagian putri, pebulu tangkis kelahiran China yang kini bermukim di Belanda, Yao Jie, akan menjadi tumpuan bersama dua pemain Pelatnas, Linda Weni Fanetri dan Aprilia Yuswandari. Selain itu, Suryanaga juga telah mendatangkan pasangan peringkat 10 dunia asal Singapura, Shinta Mulia/Yao Lei, untuk memperkuat sektor ganda.

"Seluruh pemain asing dan pemain yang kini bermukim di Pelatnas, rencananya berkumpul di Surabaya pada Jumat (18/2/11) untuk persiapan akhir. Kami cukup optimistis dengan kekuatan sekarang," papar Wijanarko.
Kendati demikian, ia mengakui persaingan merebut gelar juara Superliga tahun ini lebih ketat. Klub Tangkas dan Jaya Raya Jakarta serta Djarum Kudus menjadi kekuatan yang patut diwaspadai karena diperkuat pemain-pemain berkualitas.

Selain persiapan fisik dan teknik, lanjut Wijanarko, pihaknya juga mendatangkan motivator Andrie Wongso untuk memompa semangat juang pemain, agar lebih siap menghadapi kompetisi.

Sumber : Kompas.com
foto : AFP

Yao Jie Perkuat Jaya Raya Suryanaga

Pebulu tangkis putri asal Belanda, Yao Jie, melengkapi kekuatan tim putri Jaya Raya Suryanaga Surabaya, untuk menghadapi Super Liga Bulu Tangkis 2011 pada 20-26 Februari mendatang.
Kepastian bergabungnya pebulu tangkis kelahiran China itu disampaikan manajer klub Jaya Raya Suryanaga, Wijanarko Adimulya, kepada ANTARA di Surabaya, Minggu.  "Yao Jie sudah setuju memperkuat Suryanaga di Super Liga," kata Wijanarko.     

Sebelum mendapatkan pemain yang akan berusia 34 tahun pada April mendatang itu, Suryanaga telah lebih dulu mengontrak ganda putri asal Singapura, Shinta Mulia/Yao Lei.     
Menurut Wijanarko, Yao Jie yang kini berperingkat 14 dunia akan ditempatkan sebagai tunggal utama dengan Linda Weni Fanetri dan Aprilia Yuswandari sebagai tunggal kedua dan ketiga. "Dengan kekuatan yang ada sekarang, kami lebih optimistis menyongsong Super Liga. Target kami bisa menembus final dan juara," katanya.   
  
Ia mengatakan target itu cukup wajar, apalagi Suryanaga akan tampil di kandang sendiri dan mendapat dukungan penuh dari penonton.     
Pada Super Liga Bulu Tangkis 2007, tim putri Suryanaga yang saat itu diperkuat dua pemain asing, yakni Petya Nedelcheva (Bulgaria) dan Wang Lili (China), hanya mampu bertahan hingga babak semifinal.   Sementara tim putra Suryanaga sukses merebut gelar juara, saat diperkuat Chen Hong (China), Ng Wei (Hong Kong), dan Sony Dwi Kuncoro.     
Untuk Super Liga 2011, tim putra Suryanaga yang berambisi mempertahankan gelar juara, kembali mendatangkan dua pemain asal Hongkong, Hu Yun dan Chan Yan Kit.

Sumber : Kompas.com

PB Djarum Incar Gao Ling

PB Djarum Kudus mendekati pebulu tangkis ganda putri China, Gao Ling, untuk memperkuat klub ini pada Superliga Bulu Tangkis 2011 di Surabaya, Jatim, 19-27 Februari mendatang. Ketua Umum PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan klubnya terus melakukan negosiasi dengan pebulu tangkis spesialis ganda, baik putri maupun campuran, itu.

"Wah kalau kami bisa merekrut Gao Ling, tentunya kekuatan tim putri kami bisa mencapai 500 persen," katanya, Jumat (11/2/11).
Gao Ling adalah pebulu tangkis ganda China kelahiran Wuhan, Hubei, 14 Maret 1979. Bersama Zhang Jun, mereka berhasil meraih medali emas pada Olimpiade 2000 dan 2004 untuk ganda campuran.
Kemudian, dia berpasangan dengan Zheng Bo (2007 dan 2008), bahkan sejak 2000, yang bersangkutan selalu masuk Tim Uber China.
Ketika ditanya siapa yang akan menjadi pasangan Gao Ling saat Superliga mendatang, dia mengatakan, dia (Gao Ling) bisa berpasangan dengan siapa saja, seperti Meiliana Jauhari, Komala Dewi, dan Debby Santoso.
Ia menambahkan, untuk tunggal putri, Djarum menyiapkan Maria Febe Kusumastuti, Ana Rovita, Fransiska Ratnasari, dan Febby Angguni.

Apabila Gao Ling jadi membela Djarum, kata dia, dirinya berharap dari nomor ganda putri bisa menyumbangkan dua nilai, kemudian satu angka lagi diharapkan dari nomor tunggal putri.
Superliga Bulu Tangkis 2011 ini menggunakan sistem Pial Uber di mana memainkan lima partai, yaitu tiga tunggal dan dua ganda.
Yoppy, yang juga Direkur Liga Bulu Tangkis, mengatakan pada Superliga mendatang sudah 10 pemain asing yang bakal tampil dan membela klub yang berbeda. Ia menyebutkan, Shinta Mulia/Yao Lei (Singapura) membela Jayaraya Suryanaga, Yip Pui Yin (Hongkong) dan Nguyen Thien Minh (Vietnam) membela Tangkas Alfamart Jakarta.

Kemudian Wong Choong Han dan Mumahham Hazia Hashim (Malaysia) membela Musica Champions Kudus, Hendri Kurniawan Saputra/Yeo Zhao Jiang (Singapura) membela SGS Bandung.
Di samping itu, kata dia, Jayaraya Suryanaga Surabaya juga merekrut dua tunggal asal Hongkong, yaitu Hu Yun dan satu tunggal lainnya.

Sumber : Kompas.com
foto : LIFE.COM

Senin, 07 Februari 2011

Suryanaga Datangkan Shinta Mulia/Yao Lei

Klub Jaya Raya Suryanaga, Surabaya, mendatangkan pebulu tangkis ganda putri asal Singapura, Shinta Mulia Sari/Yao Lei, untuk menghadapi kompetisi Super Liga Bulu Tangkis di Surabaya, 20-26 Februari 2011.
Manajer Tim Suryanaga, Wijanarko Adimulya, mengatakan, ganda putri peringkat ke-10 dunia itu sudah setuju untuk bergabung dan segera menandatangani kontrak kerja.

"Pasangan Shinta/Yao Lei sudah positif memperkuat Suryanaga di Super Liga Bulu Tangkis. Sekarang kami sedang menyelesaikan negosiasi dengan pemain asing lainnya," katanya.
Wijanarko tidak bersedia menyebutkan nilai kontrak yang diberikan kepada pasangan Singapura tersebut. "Kontraknya tidak terlalu mahal," ujarnya.
Shinta/Yao Lei akan menjadi salah satu andalan Suryanaga, selain kekuatan lokal seperti Linda Weni Fanetri, Aprilia Yuswandari, dan pasangan Mona Santoso/Variella Aprilsasi.
Suryanaga kabarnya juga sedang mengincar sejumlah pebulu tangkis putri lain, salah satunya Wong Mew Cho dari Malaysia.

Di sektor putra, Suryanaga yang berstatus juara Super Liga Bulu Tangkis 2007 sedang mengincar pebulu tangkis tunggal putra asal Korea Selatan, Park Sung Hwan, dan pemain spesialis ganda Lee Yong Dae. Park Sung Hwan diproyeksikan untuk melapisi Sony Dwi Kuncoro, sedangkan Lee Yong Dae akan ditandemkan dengan mantan pemain pelatnas, Alvent Yulianto.

"Siapa pemain asing tambahan yang kami datangkan masih dalam negosiasi. Di sektor putra, kami memang ingin mencari pemain bagus karena target kami mempertahankan gelar juara," kata Wijanarko.
Mantan manajer tim bulu tangkis Jatim pada PON 2008 itu berharap, pekan depan sudah ada kepastian mengenai pebulu tangkis asing lain yang akan memperkuat Suryanaga pada Super Liga Bulu Tangkis 2011.
"Persaingan Super Liga tahun ini jauh lebih ketat dari 2007 karena semua tim diperkuat pemain terbaik, termasuk pemain-pemain asing," tuturnya.

Pada Super Liga 2007, Suryanaga diperkuat Petya Nedelcheva (Bulgaria) dan Wang Lili (China) di sektor putri serta Chen Hong (China) dan Ng Wei (Hongkong) di sektor putra.

Sumber : Kompas.com
VOXSPORT.NET

Peter Gagal, PB Djarum Bidik Boonsak

PB Djarum Kudus akhirnya mengincar pebulu tangkis tunggal putra Thailand, Boonsak Ponsana, untuk memperkuat klubnya tampil pada Superliga Bulu Tangkis di Surabaya, Jatim. Event itu akan berlangsung 19-27 Februari 2011.
Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan, incaran mereka dialihkan setelah klubnya gagal mendapatkan pebulu tangkis Denmark, Peter Hoeg Gade.
"Tampaknya kami sulit merekrut Peter Gade karena pada saat yang bersamaan mengikuti turnamen bulu tangkis Jerman Open sehingga kami alihkan ke Boonsak, Park Sung Hwan (Korea Selatan)," ujarnya, Jumat (4/2/11).

Menurut dia, negosiasi dengan para pebulu tangkis itu sudah mencapai 40 persen. "Siapa yang mencapai kesepakatan terlebih dulu, tentunya dialah yang akan kami rekrut untuk Superliga mendatang," katanya.
Ketika ditanya kemungkinan merekrut pebulu tangkis ganda putra dari luar negeri, dia mengatakan, kalau ganda putra kemungkinan tidak. Pasalnya, PB Djarum memiliki persediaan pemain yang cukup banyak untuk nomor ini.
Ia menyebutkan, untuk ganda putra, PB Djarum memiliki Ryan Sukmawan, Jonathan Suryatama, Mohammad Ahsan, M Rijal, dan lain sebagainya. Di samping itu, kata Yoppy yang juga Direktur Superliga, kalau merekrut pebulu tangkis ganda tentunya harus dua pemain, sedangkan kuota untuk ganda hanya lima pemain (empat main dan satu cadangan).
"Saya kira  klub-klub lain juga akan merekrut pebulu tangkis untuk tunggal, baik putra maupun putri," katanya menegaskan.

Superliga Bulu Tangkis 2011 ini berbeda dengan Liga Bulu Tangkis sebelumnya. Kalau dulu dibagi dalam dua grup sehingga dua klub teratas berhak melangkah ke babak empat besar, sedangkan untuk Superliga mendatang bakal memakai sistem setengah kompetisi sehingga setiap klub akan saling berhadapan.
"Kalau untuk kelompok putra setiap klub main sebanyak tujuh kali, tetapi kalau putri hanya enam kali," katanya.

Sumber : Kompas.com