Pages

Tampilkan postingan dengan label TENIS QATAR OPEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TENIS QATAR OPEN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Maret 2011

Tekuk Wozniacki, Zvonareva Berjaya di Doha

Doha - Vera Zvonareva menggagalkan upaya Caroline Wozniacki untuk mengawinkan gelar di turnamen Timur Tengah. Ia merebut tampil sebagai juara Qatar Ladies Open dengan mengalahkan Wozniacki di babak final.

Diwartakan Reuters, petenis nomor satu dunia asal Denmark ini takluk straight set 4-6 4-6 dalam laga final yang berakhir Minggu (27/2/2011) dinihari WIB.

Bagi Wozniacki kekalahan ini membuatnya gagal menggabungkan gelar turnamen Timur Tengah di mana sepekan sebelumnya, ia berhasil menyabet gelar di Dubai.

Buat Zvonareva, ini adalah titel pertama dalam kurun waktu setahun lebih atau yang ke-11 sepanjang karirnya. Titel ini sekaligus mengobati kekecewaan petenis Rusia itu yang kalah mengejutkan di dua turnamen sebelumnya; di Pattaya City dan Dubai.

"Sungguh tidak menyangka akan mempunyai akhir pekan seperti ini. Sungguh hebat," girang petenis nomor tiga dunia itu.

Wozniacki yang mengakui lawannya itu memang tampil lebih baik dari dirinya. "Vera bermain amat bagus. Dia memainkan permainan dalam level yang tinggi,"puji dia.

Sumber : Okdwitya Karina Sari - detiksport
foto : (AFP/Karim Jaafar)

Jumat, 25 Februari 2011

Wozniacki dan Hantu Cantik Lolos

DOHA, — Petenis nomor satu dunia, Caroline Wozniacki, maju ke babak perempat final turnamen tenis Qatar Terbuka dengan kemenangan 6-3, 6-2 atas petenis Rusia, Nadia Petrova.
Sementara petenis non-unggulan asal Slovakia, Daniela Hantuchova, melanjutkan langkahnya dengan mengandaskan perlawanan petenis Rusia, Vera Dushevina, dalam tiga set, 4-6, 6-2, 6-4.
Unggulan kelima dan mantan petenis nomor satu dunia, Jelena Jankovic dari Serbia, menyudahi harapan petenis dari India, Sania Mirza, dengan skor 6-0, 6-1. 

"Banyak pemain bagus, jadi rasanya tidak mudah untuk tampil sebagai pemenang," kata pemain Denmark, Wozniacki, yang selanjutnya bertemu petenis dari Italia, Flavia Pennetta, pada pertandingan babak delapan besar. "Rasanya tidak mudah melewati permainan besok, tetapi saya tetap harus mencobanya karena saya harus melakukannya," katanya.
Juara turnamen grand slam Perancis Terbuka, Francesca Schiavone, mengalami nasib sial setelah disingkirkan  petenis kualifikasi dari China, Peng, dengan angka 5-7, 3-6.  "Saya kehilangan beberapa bola mudah. Saya seharusnya beristirahat beberapa hari, tetapi belum waktunya," kata petenis Italia itu.
Rekan senegara Peng, Li Na, yang mengalahkan Wozniacki untuk maju ke babak final Australia Terbuka bulan lalu, kalah 2-6, 1-6 dari petenis Ceko, Klara Zakopalova.

Hasil babak kedua: Peng Shuai, China, def. Francesca Schiavone (3), Italy, 7-5, 6-3. Marion Bartoli, France, def. Shahar Peer (8), Israel, 6-1, 6-0. Klara Zakopalova, Czech Republic, def Li Na (4), China, 6-2, 6-1. Daniela Hantuchova, Slovakia, def. Vera Dushevina, Russia, 4-6, 6-2, 6-4. Jelena Jankovic (5), Serbia, def. Sania Mirza, India, 6-0, 6-1.

Sumber : Penulis: A. Tjahjo Sasongko | Editor: A. Tjahjo Sasongko
foto : AFP/KARIM SAHIB

Hantu Cantik Buat Kejutan di Qatar

DOHA, — Petenis Slovakia, Daniela Hantuchova, membuat kejuatan dengan menyingkirkan unggulan keenam asal Belarusia, Victoria Azarenka, di babak pertama Qatar WTA Open, Selasa.
Azarenka menjadi pemain unggulan kedua yang tersingkir di turnamen ini setelah pemain asal Polandia, Agnieszka Radwanska, yang disingkirkan pemain Ceko, Lucie Safarova.

Hantuchova menang tiga set 4-6 6-1 6-2 dan akan menghadapi pemain Rusia, Vera Dushevina, yang menyingkirkan petenis Spanyol, Maria Jose Martinez Sanchez, 4-6 6-1 7-6 (7/1). Awal bulan ini, Hantuchova menjuarai turnamen tenis di Pattaya. Ini merupakan gelar pertama Hantuchova dalam empat tahun terakhir.
Namun pekan lalu, Hantuchova disingkirkan petenis Rusia, Anna Chakvetadze, di babak pertama turnamen di Dubai. Menghadapi Azarenka, Hantuchova sempat mengkhawatirkan di set pertama, sebelum  kepercayaan dirinya pulih di dua set berikutnya.

"Pertandingan yang berat," kata Hantuchova. "Saya tahu, saya memiliki kepercayaan diri dan pengalaman untuk kembali meski telah kehilangan set pertama," kata Hantuchova.

Hasil pertandingan:
Sania Mirza (IND)-Bojana Jovanovski (SRB) 6-2, 7-5
Jelena Jankovic (SRB x5)-Fatma Al Nabhani (OMA) 6-1, 6-3
Shahar Peer (ISR x8)-Svetlana Kuznetsova (RUS) 6-2, 6-4
Peng Shuai (CHN)-Timea Bacsinszky (SUI) 6-3, 6-2
Flavia Penetta (ITA)-Zheng Jie (CHN) 6-2, 6-2
Klara Zakopalova (CZE)-Alexandra Dulgheru (ROM) 7-6 (7/4), 6-2
Daniela Hantuchova (SVK)-Victoria Azarenka (BLR x6) 4-6, 6-1, 6-2
Vera Dushevina (RUS)-Maria Jose Martinez (ESP) 4-6, 6-1, 7-6 (7/1)
Dominika Cibulkova (SVK)-Jarmila Groth (AUS) 6-4, 4-6, 7-6 (10/8)

Sumber : Kompas.com Penulis: A. Tjahjo Sasongko | Editor: A. Tjahjo Sasongko
foto : WOMENSTENNIS

Senin, 10 Januari 2011

Trofi Ketiga buat Federer

Doha - Roger Federer merungkuh gelar juara di turnamen Qatar Open setelah mengalahkan Nikolay Davydenko di babak final. Ini adalah gelar ketiga Federer di turnamen tersebut.

Dalam partai final yang dilangsungkan di Khalifa Tennis Complex, Doha, Sabtu (8/1/2011), Federer butuh waktu 79 menit untuk mengakhiri perlawanan Davydenko. Petenis Swiss tersebut akhirnya menang 6-3 dan 6-4 atas sang juara bertahan.

Nadal menjadi petenis pertama yang menjuarai turnamen ini hingga tiga kali. Sebelumnya, dia juga juara di tahun 2005 dan 2006.

"Ini adalah start yang bagus di musim baru," girang Federer, seperti dikutip Yahoosports.

"Saya merasa hebat sepanjang minggu di sini. Saya mengendalikan permainan dari set pertama dan bermain baik di set kedua," lanjutnya.

Saat ditanya soal peluangnya di Australis Open yang akan digelar bulan ini, peraih 16 gelar Grand Slam ini menjawab diplomatis.

"Saya belum siap sekarang. Saya akan siap saat saya sampai di sana. Tapi biasanya, kemenangan di sini akan membantu saya membangun ritme saya (di Australia)," tuntas Federer.

sumber : Meylan Fredy Ismawan - detiksport
foto : Reuters

Sabtu, 08 Januari 2011

Federer ke Final, Nadal Tidak

Doha - Ekspektasi fans menyaksikan duel Rafael Nadal kontra Roger Federer di final Qatar Open tidak terwujud. Federer berhasil melewati babak semifinalnya, sedangkan Nadal tidak.

Federer yang lebih dulu turun ke lapangan melawan Jo-Wilfred Tsonga, Jumat (7/1/2011), tidak kehilangan set untuk tampil sebagai pemenang. Petenis nomor dua dunia itu unggul dengan 6-3 7-6, dalam pertarungan berdurasi 81 menit.

Di laga semifinal kedua, Nadal yang berhadap dengan Nikolay Davydenko, justru tidak mampu meraih set. Ia ditundukkan juara bertahan asal Rusia itu dengan 3-6 2-6.

Dengan demikian Nadal kalah dua kali berturut-turut dari Davydenko di ajang yang sama. Tahun lalu petenis kidal dari Spanyol itu kalah di babak final.

Davydenko tak punya rekor yang baik melawan Federer. Dari 16 pertemuan ia hanya menang dua kali. Namun, kemenangan terakhirnya itu justru didapat di Doha tahun lalu, saat mengandaskan bintang Swiss itu di semifinal.

sumber : Meylan Fredy Ismawan - detiksport
foto :aksibintang.com