New York - Novak Djokovic dan Rafael Nadal harus menunda pertarungan mereka di final AS Terbuka. Yang menjadi penyebabnya adalah hujan yang tak kunjung berhenti.
Seperti diberitakan Reuters, Senin (13/9/2010) dinihari WIB, pertandingan final tersebut seharusnya dihelat pada pukul 4:45 sore waktu setempat. Namun, hujan
tak kujung berhenti mengguyur Flushing Meadows.
Pertandingan baru akan dimulai setelah hujan berhenti mengguyur, namun pihak ofisial mengatakan ada masalah lain menanti.
Nantinya, butuh waktu satu jam untuk membuat lapangan tersebut kering total. Untuk partai tunda sendiri akan dihelat Senin (13/9) paling lambat pukul 16.00 waktu setempat atau Selasa (14/9) dinihari WIB.
Ini untuk ketiga kalinya dalam tiga tahun terakhir,final AS Terbuka pria selalu molor sehari akibat gangguan alam.
New York - Kim Clijsters menambah koleksi titel Grand Slam-nya menjadi enam. Yang terakhir ia dapatkan di AS Terbuka, turnamen yang sebelumnya pernah ia menangi dua kali termasuk di tahun lalu.
Pada final yang berakhir Minggu (12/9/2010) pagi WIB, petenis Belgia itu mengalahkan unggulan ketujuh asal Rusia, Vera Zvonareva dengan dua set langsung 6-2 6-1.
Ada cukup banyak catatan istimewa dari pencapaiannya hari ini. Salah satunya adalah meraih kemenangan termudah di turnamen ini sejak 34 tahun silam. Ukurannya adalah, dia menyelesaikan pertandingan hanya dalam waktu satu jam, persisnya 59 menit.
Final termudah sebelumnya adalah ketika petenis tuan rumah Chris Evert menundukkan Evonne Goolagong dari Australia di tahun 1976.
Clijsters juga menjadi petenis pertama setelah Venus di tahun 2000 dan 2001 yang menjadi juara di Flushing Meadwos dua kali berturut-turut.
Tahun lalu ia memenangi turnamen ini kurang dari sebulan setelah comeback dari masa pensiun selama dua tahun. Berpartisipasi lewat fasilitas wild card, Clijsters langsung menjadi juara dengan mengalahkan Caroline Wozniacki di final. Kala itu ia menjadi figur pertama sejak Evonne Goolagong Cawley di tahun 1980 sebagai ibu yang pernah memenangi turnamen besar.
Catatan lain, Clijsters menambahkan rekor bertandingnya di AS Terbuka menjadi 21 kali menang berturut-turut. Ini dihitung dari tahun 2005 saat ia pertama kali jadi juara, lalu tahun lalu dan tahun ini. Ia absen di tahun 2006 karena cedera, juga rehat di tahun 2007 dan 2008 karena habis menikah dan kemudian punya bayi.
"Tahun yang luar biasa. Kembali ke Open dan untuk pertama kalinya aku bisa mempertahankan gelarku," ujar sang juara dalam sambutannya seusai menerima trofi.
"Kim bermain mengagumkan hari ini. Dia layak jadi juara," timpal Zvonareva, yang kemudian tak kuasa menahan tangisnya.
"Tambahan sedikit pengalaman akan sangat membantu. Dia sudah meningkat begitu banyak," Clijsters mencoba membesarkan hati Zvonareva. "Kalau Vera terus begitu, dia akan bisa."
New York - Novak Djokovic akan jadi lawan Rafael Nadal di final AS Terbuka tahun ini. Hal ini dicapai Djokovic usai mengalahkan unggulan kedua Roger Federer lewat partai lima set.
Dalam laga semifinal yang dihelat di Flushing Meadows, Minggu (12/9/2010) dinihari WIB tadi, Djokovic sempat tertinggal di set pertama dari Federer dengan skor 5-7.
Di set kedua Djokovic bangkit dengan mengungguli rivalnya asal Swiss dengan skor 6-1. Di set ketiga Djokovic kembali kalah dengan skor 5-7.
Djokovic kemudian mengambil dua set terakhir dengan kemenangan 6-2 dan 7-5. Kekalahan bagi Federer ini sekaligus memupuskan harapannya untuk melangkah ke final AS Terbuka ketujuh kalinya secara beruntun.
Sementara bagi Djokovic ini adalah final keduanya di AS Terbuka setelah yang pertama tiga tahun lalu. Saat itu petenis Serbia itu takluk dari Federer.
Rekor buruk menghadang Djokovic saat menantang Nadal di final malam nanti atau Senin dinihari WIB. Djokovic kalah 14 kali dari 21 pertemuannya dengan petenis Spanyol peringkat satu dunia itu.
"Sangat sulit untuk mendeskripsikan perasaan saya saat ini. Sepuluh menit lalu saya tinggal satu poin dari kekalahan di partai ini dan saya bisa kembali ke partai ini," ungkap Djokovic di Yahoosports.
sumber : Mohammad Resha Pratama – detiksport foto : topnews.in
New York - Rafael Nadal mencapai apa yang tak pernah ia capai sebelumnya: masuk final AS Terbuka. Tanpa kesulitan berarti pemain nomor satu dunia itu menundukkan Mikhail Youzhny di babak semifinal.
Dalam laga yang berakhir (Minggu 12/9/2010) dinihari WIB, Nadal menang tiga set langsung atas unggulan ke-12 asal Rusia itu, 6-2 6-3 6-4. Ini berarti ia belum kehilangan set sedari putaran pertama.
Lolos ke final di New York saja sudah merupakan sebuah sejarah buat Nadal. Sejak debutnya di tahun 2003, pencapaian terbaiknya adalah semifinal sebanyak dua kali, di tahun 2008 dan 2009. Kala itu ia dihentikan Andy Murray dan Juan Martin del Potro.
Kini, setelah menembus final di tahun ini, pria kidal itu juga berpeluang mencatat sebuah rekor lain, yakni memenangi tiga Grand Slam secara beruntun. Di tahun ini ia sukses menjuarai Prancis Terbuka dan Wimbledon.
Hanya Roger Federer, Pete Sampras dan Rod Laver yang pernah memenangi tiga Grand Slam secara berturut-turut dalam satu tahun. Nadal juga bisa mengekor sukses Federer, Andre Agassi, Don Budge, Roy Emerson, Laver dan Fred Perry sebagai petenis-petenis yang pernah menjuarai semua turnamen Grand Slam.
Lawan Nadal di final nanti adalah Roger Federer atau Novak Djokovic, yang saat berita ini diturunkan sedang bertanding di set pertama.
sumber : kompas.com-Andi Abdullah Sururi foto : sport.espn.go.com
NEW YORK Petenis unggulan ketiga, Novak Djokovic menyingkirkan Roger Federer dan akan menghadapi unggulan pertama, Rafael Nadal di final grand slam AS Terbuka.
Djokovic membuyarkan harapan akan adanya final ideal antara Federer dan Nadal dnegan menyingkirkan petensi Swiss tersebut di semifinal. Petenis Serbia ini membalik ketinggalan menjadi kemenangan 5-7 6-1 5-7 6-2 7-5, Sabtu.
Federer mengaku kecewa dengan kekalahan ini. "Semua orang merasakan hal serupa setelah kekalahan. Sebuah perasaan kosong," kata Federer. "Saya sudah mencoba segalanya. Mungkin ia bermain lebih baik. Mungkin saya tidak mengembalikan bola dengan baik," ungkapnya.
Federer mencatat prestasi bagus di Flushing Meadows. Sebelumnya ia memenangi 45 dari 46 pertandingan dan hanya kalah di final tahun lalu. "Untung saya kalah di semifinal, tidak terlalu kecewa dibanding kekalahan di final."
Djokovic akan menghadapi unggulan pertama asal Spanyol, Rafael Nadal di final, Minggu. Bagi Nadal ini peluang terbesar melengkapi gelar juara turnamen grand slam setelah Australia, Perancis dan Wimbledon. Di semifinal ia menyingkirkan unggulan 12, Mikhail Youzhny 6-2 6-3 6-4.
NEW YORK— Sebuah pesan singkat (SMS) membawa pasangan Amerika Bob Bryan dan Liezel Huber memenangi gelar grand slam kedua pada AS Terbuka, Kamis (9/9/2010). Ini merupakan turnamen kedua dalam karier mereka.
Juara Perancis Terbuka tahun lalu itu berpasangan lagi di Flushing
Meadows untuk mengalahkan Aisam-ul-Haq Qureshi dan Kveta Peschke 6-4, 6-4 untuk meraih gelar ganda campuran. Tetapi, pasangan tersebut baru berpasangan setelah Huber menghubungi mantan pasangannya itu menjelang turnamen.
"Saya mengirimi dia SMS mengatakan bahwa kami perlu ambil bagian dan begitulah," kata Huber setelah memenangi gelar grand slam ganda keenam dalam kariernya.
Pasangan tersebut selalu tersenyum sepanjang pertandingan selama 1 jam 7 menit, yang berlangsung dalam kondisi angin kencang di Arthur Ashe Stadium, yang menurut Bryan adalah kunci keberhasilan mereka.
"Anda harus terus bersukaria dalam segala situasi dan saya kira senyum adalah yang membawa kami melaluinya," kata petenis berusia 32 tahun, yang mencatat total 15 kemenangan grand slam dalam perjalanannya.
Petenis Republik Ceko Peschke dan Qureshi dari Pakistan berpasangan pada turnamen tersebut untuk pertama kali setelah sepakat pada menit terakhir untuk bermain, tetapi pasangan bukan unggulan itu tidak mampu mengatasi serangan pasangan unggulan pertama.
Bryan melengkapi gelarnya itu setelah menjuarai nomor ganda putra. Berpasangan dengan saudara kembarnya, Mike, dia lagi-lagi kalahkan Qureshi, yang berpasangan dengan R Bopanna. Bryan bersaudara menang 7-6, 7-6.
New York - Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal terus mendekati sejarahnya setelah memegang tiket babak semifinal AS Terbuka 2010. Ia selangkah lagi bisa mencapai final pertamanya di New York.
Nadal lolos ke babak empat besar setelah mengalahkan unggulan kedelapan yang merupakan kompatriot Spanyol-nya, Fernando Verdasco, dengan skor 7-5 6-3 6-4, Jumat (10/9/2010). Di semifinal ia akan bertemu Mikhail Youzhny dari Rusia.
Petenis kidal itu untuk ketiga kalinya berturut-turut menembus semifinal turnamen ini, tapi belum pernah sampai ke final. Tahun lalu ia dihentikan juara Juan Martin del Potro, dan dua tahun lalu dikandaskan Andy Murray.
"Ini kemenangan yang sangat penting," ujarnya seusai pertandingan, dikutip AFP. "Sangat senang bisa masuk semifinal untuk ketiga kalinya berturut-turut, di salah satu turnamen terpenting di dunia. Buatku, ini mungkin yang paling penting."
Jika mampu mempertahankan performanya dan mengalahkan Youzhny, Nadal juga tinggal selangkah lagi untuk mencatat sebuah rekor lain, yakni memenangi tiga Grand Slam secara beruntun. Di tahun ini ia sukses menjuarai Prancis Terbuka dan Wimbledon.
"Buatku, semifinal ini luar biasa, tapi aku harus terus bermain lebih baik lagi jika ingin ke final," tambah Nadal, yang sejauh ini belum kehilangan satu set pun.
"Aku selalu fokus untuk pertandingan selanjutnya. Aku tak pernah memikirkan yang lebih jauh dulu. Aku baru di semifinal, belum memikirkan final," tandasnya.
Hanya Roger Federer, Pete Sampras dan Rod Laver yang pernah memenangi tiga Grand Slam secara berturut-turut dalam satu tahun. Nadal juga bisa mengekor sukses Federer, Andre Agassi, Don Budge, Roy Emerson, Laver dan Fred Perry sebagai petenis-petenis yang pernah menjuarai semua turnamen Grand Slam.
Sumber : Andi Abdullah Sururi – detiksport Foto : thetennis.com
New York - Kim Clijsters membuka peluangnya untuk mempertahankan gelar AS Terbuka. Petenis Belgia ini akan menghadapi Vera Zvonareva setelah di semifinal mengatasi Venus Williams.
Pada laga di Flushing Meadows, Sabtu (11/9/2010), Clijsters kalah di set pertama 4-6. Namun petenis unggulan kedua ini mampu bangkit di set berikutnya dengan mengalahkan Venus dengan skor 7-6.
Clijsters akhirnya menyudahi perlawanan Venus setelah bermain selama dua jam dan 23 menit. Pada set ketiga tersebut petenis Belgia ini mengalahkan petenis tuan rumah itu dengan skor 6-4.
Pada laga final, Clijsters akan menghadapi petenis Rusia Vera Zvonareva. Unggulan ketujuh ini berhasil menaklukkan unggulan pertama Caroline Wozniacki dari Denmark dengan skor 6-4 6-3.
Hasil tersebut membuat Clijsters berpeluang untuk meraih gelar AS Terbuka untuk kedua kalinya. Petenis berusia 27 tahun sebelum menjadi juara di AS Terbuka pada tahun 2005 dan juga tahun lalu.