Pages

Tampilkan postingan dengan label BULUTANGKIS JEPANG SUPER SERIES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BULUTANGKIS JEPANG SUPER SERIES. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 September 2010

Jepang Super Series - Chong Wei Gagalkan Sapu Bersih Gelar Cina

Tokyo - Upaya Cina untuk menyapu bersih gelar di Jepang Super Series 2010 digagalkan Lee Chong Wei. Pebulutangkis Malaysia ini berhasil mencuri satu gelar dengan mengandaskan Lin Dan di babak final.

Memainkan partai pamungkas yang berlangsung Minggu (26/9/2010) siang WIB, duel Chong Wei versus Lin Dan berlangsung sengit. Namun pebulutangkis nomor satu dunia itu akhirnya tampil sebagai juara setelah melewati duel tiga game.

Di game pertama, Chong Wei cukup sulit untuk mengalahkan lawannya itu meskipun akhirnya menang 22-20. Tetapi di game kedua, performa Lin Dan membaik dan menyamakan kedudukan setelah menang 21-16.

Namun Chong Wei lantas bangkit di game terakhir. Kendati kedua pemain sempat sama kuat di kedudukan 7-7 tetapi ia berhasil mendominasi lawannya itu hingga akhir pertandingan dengan 21-17 untuk menyabet juara dari nomor tunggal putra.

Selain Chong Wei, Malaysia mengirim ganda putra Koo Kien Keat/Tan Boon Heong ke final tetapi kalah dari Cai Yun/Fu Haifeng juga dengan rubber game 21-18 21-14 21-12.

Cina memastikan diri menyabet tiga gelar lainnya karena terjadi All-Chinese Final. Dari nomor tunggal putri, unggulan dua Wang Xin takluk dari Jiang Yanjiao 23-21 21-18.

Gelar ganda putri dipersembahkan oleh duo Wang Xiaoli/Yu Yang yang mengalahkan Cheng Su/Zhao Yunlei 21-17 21-6. Pasangan Zhang Nan/Zhao Yunlei merebut gelar ganda campuran usai menundukkan Tao Jiaming/Tian Qing 21-19 22-20


Sumber :  Okdwitya Karina Sari – detiksport
Foto : Getty Images

Minggu, 26 September 2010

Jepang Super Series - China Rebut Empat Gelar Juara

JAKARTA - Akhirnya China berhasil merebut empat gelar juara di turnamen bulu tangkis Jepang Super Series 2010, Minggu (26/9). Satu-satunya gelar yang lepas direbut tunggal putera Malaysia, Lee Chong Wei.
Chong Wei merebut gelar juara dengan mengalahkan pemain utama China, Lin Dan. Dalam pertarungan yang berlangsung ketat dan lama selama satu jam 21 menit, Chong Wei menekuk Lin Dan dalam rubber game  22-20 16-21 21-17.

Malaysia sebenarnya memiliki kesempatan menambah satu gelar dari ganda putera. Sayang unggulan pertama Tan Boon Heong/Koo Kien Keat harus menyerah di tangan unggulan 5 asal China, Fu Haifeng/Cai Yun dalam rubber game 21-18 14-21 12-21 dalam 46 menit.
China merebut gelar dalam tiga nomor lainnya yang berlangsung sesama pemain negara tersebut.  Sementara para pemain Indonesia yang memanfaatkan Jepang Super Series sebagai persiapan terakhir sebelum Asian Games November medatang justru gagal total. Prestasi tertinggi dicapai Bona Septano/Muhammad Ahsan yang mencapai semifinal sebelum disingkirkan ganda Malaysia, Tan Boon Heong/Koo Kien Keat.

Hasil pertandingan Jepang Super Series:
Ganda campuran:  Zhang Nan/Zhao Yunlei [CHN]- Tao Jiaming TAO [8]/[CHN] Tian Qing  21-19 22-20 
Tunggal puteri: Jiang Yanjiao [CHN]-[CHN] Wang Xin [2] 23-21 21-18
Tunggal putera: Lee Chong Wei [1] [MAS]-[CHN] Lin Dan [5] 22-20 16-21 21-17
Ganda putera: Cai Yun [5]/Fu Haifeng [CHN]-Koo Kien Keat [1]/[MAS] Tan Boon Heong  18-21 21-14 21-12  
Ganda puteri:Wang Xiaoli [5]/Yu Yang [CHN]-Cheng Shu [3]/[CHN] Zhao  Yunlei 21-17 21-6

Sumber : Kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko
Foto : AFP/SAEED KHAN

Chong Wei Lumat Lin Dan

JAKARTA— Unggulan pertama Lee Chong Wei dari Malaysia menjuarai Jepang Super Series dengan mengalahkan pemain China, Lin Dan, di final, Minggu (26/9/2010).
Pertandingan dua pemain dunia ini berlangsung sangat ketat. Di game pertama, Chong Wei unggul tipis 22-20. Namun di game kedua, Lin Dan mampu memaksakan pertandingan rubber game dengan menang 21-16.
Di game ketiga, Chong Wei mampu mengatasi lawannya yang diunggulkan di tempat kelima tersebut dengan angka ketat, 21-17. Pertandingan kedua pemain ini berlangsung dalam 1 jam 21 menit.
Bagi Chong Wei, ini merupakan gelar Super Series kelima tahun ini. Ia juga sekaligus membuktikan dirinya sah menjadi pemain peringkat satu dunia dengan mengalahkan semua pemain yang ada di peringkat 10 besar. Ini juga sekaligus pembalasan Chong Wei atas kekalahan memalukan di Piala Tjomas di Kuala Lumpur, Mei lalu.
Di babak semifinal, Chong Wei mengalahkan pemain Thailand, Boonsak Ponsana, 21-13, 21-8. Sementara Lin Dan menyingkirkan unggulan 2 dari Denmark, Peter Hoeg Gade, 21-11, 21-19.

Sumber : Kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko
foto :rackuet.about.com

Sabtu, 25 September 2010

Jepang Super Series - Bona/Ahsan Tumbang, Indonesia Habis

Tokyo - Perjalanan Indonesia di Jepang Super Series berakhir di semifinal. Wakil terakhir Merah Putih, Bona Septanto/Muhammad Ahsan berhenti di babak empat besar di tangan pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

Bona/Ahsan dikalahkan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong di babak semifinal yang berlangsung Sabtu (25/9/2010) waktu setempat lewat pertarungan dua set dengan skor 21-19, 21-13.

Di set pertama Bona/Ahsan berhasil unggul 9-4 dan 18-14 dari ganda unggulan pertama tersebut. Namun perolehan angka pasangan Indonesia bisa dikejar dan disusul oleh lawan, dan harus menyerah 19-21.

Di set kedua, Bona/Ahsan terus berada dalam posisi tertinggal. Sempat memangkas ketinggalan menjadi 6-7, namun Bona/Ahsan kembali ketinggalan dan harus menutup pertandingan dengan kekalahan 13-21.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya – detiksport
Foto :Kompas.com

Jepang Super Series - Ganda Campuran Tak Bersisa

Tokyo - Indonesia dipastikan gagal meraih gelar dari nomor ganda campuran di Jepang Super Series 2010. Menyusul kekalahan yang diterima pasangan Hendra Gunawan/Vita Marissa di babak perempatfinal.

Melakoni duel perebutan tempat di semifinal, Jumat (24/9/2010) siang WIB, Hendra/Vita tampil jauh di bawah performa. Menghadapi lawannya asal Cina Tao Jiaming/Tian Qing, Hendra/Vita langsung menyerah dua set langsung.

Hendra/Vita cuma mampu mengimbangi lawannya itu di awal-awal set pertama. Setelah kedudukan sama kuat di angka 3-3, Hendra/Vita selalu tertinggal.

Pasangan Tao/Tian sukses unggul 5-4 dan langsung melesat meninggalkan Hendra/Vita. Unggulan kedelapan ini akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-10.

Selanjutnya Hendra/Vita tetap tidak mampu membalikkan keadaan. Usai tertinggal 3-4, tim lawan terus melebarkan jarak sekaligus mengakhiri laga dengan skor 21-9.

Dengan demikian habis sudah wakil Tanah Air dari nomor ganda campuran. Pasangan lainnya, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah sudah lebih dulu angkat koper.

Hasil buruk ini sekaligus membuat wakil Indonesia kini cuma tersisa dari Mohammad Ahsan/Bona Septano. Mereka berhasil menjejak semifinal setelah mengalahkan rekan senegaranya Luluk Hadiyanto/Candra Wijaya.

Sumber : Okdwitya Karina Sari – detiksport
Foto :  bulutangkislovers.worldpress.com

Jumat, 24 September 2010

Vita/Hendra Gagal Temani Ahsan/Bona

JAKARTA -  Ganda campuran peringkat dua dunia, Hendra AG/Vita Marissa gagal lolos ke semifinal Jepang Super Series, Jumat (24/9).
Hendra/Vita yang menjadi unggulan kedua turnamen ini gagal di babak perempatfinal setelah dikalahkan unggulan 8 asal China, Tao Jiaming/Tian Qing. Mereka menyerah  mudah 10-21 9-21 hanya dalam 22 menit.
Sebelumnya, ganda campuran Indonesia lainnya, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet sudah terlebih dulu tersingkir dari turnamen. Pia/Fran dikalahkan pasangan Taiwan, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing 17-21 17-21 dalam 29 menit.
Dengan kekalahan Vita/Hendra, Indonesia hanya meloloskan satu wakil di babak semifinal yaitu ganda putera Mohammad Ahsan/Bona Septano.

Sumber : Kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko
Foto :  AFP

Jepang Super Series - Ahsan/Bona Menangi 'Perang Saudara'

Tokyo - Duel antar sesama Indonesia di perempafinal Jepang Super Series 2010 akhirnya dimenangkan oleh Mohammad Ahsan/Bona Septano. Pasangan ini berhak atas tiket ke semifinal usai mengalahkan Luluk Hadiyanto/Candra Wijaya.

Pertandingan antara Ahsan/Bona kontra Luluk/Chandra dilangsungkan pada Jumat (24/9/2010) siang WIB. Di laga tersebut Ahsan/Bona tidak sulit meredam lawannya dengan kemenangan 21-19 21-14 dalam waktu kurang dari setengah jam.

Dengan hasil ini Ahsan/Bona berhak atas tiket ke babak Empat Besar. Di sana, mereka akan ditunggu oleh pemenang antara Koo Kien Keat/Tan Boon Heong versus Kim Ki Jung/Shin Baek Cheol.

Sayangnya kesuksesan ini tidak diikuti oleh ganda campuran Fran Kurniawan/Pia Zebadiah. Mereka dipaksa menelan pil pahit setelah menyerah dari pasangan Taiwan Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing straight set 21-17 21-17.

Sumber : Okdwitya Karina Sari – detiksport

Kamis, 23 September 2010

Jepang Terbuka Super Series - Terjegal, Wang Yihan Gagal Cetak Sejarah

TOKYO-Tunggal putri nomor satu dunia, Wang Yihan, gagal membuat sejarah di arena Jepang Terbuka Super Series. Pemain asal China ini sudah terjegal di babak kedua turnamen berhadiah 200.000 dollar AS tersebut, Kamis (23/9/10), setelah kalah 15-21, 9-21 dari kompatriotnya, Lu Lan.
Wang Yihan berstatus juara bertahan di event ini. Pemain berusia 22 tahun tersebut sudah dua kali menjadi juara, dan sedang mengincar gelar ketiga secara beruntun, sehingga akan tercatat sebagai pemain pertama yang menceta hat-trick di Jepang Terbuka.

"Saya tidak bisa bermain 100 persen dan saya membuat terlalu banyak kesalahan," ujar Wang Yihan, yang meraih satu gelar pun pada tahun ini.

Sementara itu, Lu Lan mengatakan, dia tampil lebih rileks sehingga bisa meraih kemenangan dalam duel berdurasi 34 menit ini. "Dulu, saya hanya berpikir menang atau kalah. Tetapi sekarang, saya berpikir hal itu bukan hal terpenting dan saya merasa percaya diri."

"Saya tidak bisa melakukan sesuatu dengan baik setelah Kejuaraan Dunia tahun lalu, karena saya memiliki tujuan yang rendah dan saya tidak berlatih untuk meraih prestasi tinggi. Tetapi sekarang, saya bukanlah Lu Lan yang dulu," tambahnya.

Di babak perempat final besok, Lu Lan kembali bertemu dengan kompatriotnya, Jiang Yanjiao, yang mengeliminasi unggulan 6 dari Perancis, Pi Hongyan, dengan straight set 21-6, 21-11.

Sumber : Kompas.com
Penulis: Aloysius Gonsaga AE   |   Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Foto : AFP/SAEED KHAN

Jepang Terbuka Super Series "Perang Saudara" di Ganda Putra

"Perang saudara" bakal terjadi pada sektor ganda putra di babak perempat final Jepang Terbuka Super Series, Jumat (24/9/2010). Pasangan masa depan Indonesia yang bernaung di bawah atap Pelatnas Cipayung, Mohammad Ahsan/Bona Septano, akan bertarung melawan seniornya yang dulu pernah mengharumkan nama Indonesia di arena bulu tangkis, Luluk Hadiyanto/Candra Wijaya.

Duel sesama pasangan Indonesia itu, untuk memperebutkan tiket ke semifinal turnamen berhadiah 200.000 dollar AS, terjadi setelah mereka berhasil mengalahkan lawan-lawannya pada babak kedua, Kamis (23/9/2010). Ahsan/Bona harus berjuang selama 44 menit sebelum menaklukkan pasangan Thailand, Songphon Anugritayawon/Sudket Prapakamol, 20-22, 21-18, 21-8. Adapun Luluk/Candra singkirkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Lim Khim Wah dengan 17-21, 21-10, 21-15 dalam tempo 50 menit.

Dengan demikian, Indonesia sudah pasti meloloskan satu wakil ke semifinal turnamen ini. Namun, pada babak semifinal nanti, baik Ahsan/Bona maupun Luluk/Candra, bakal menghadapi lawan yang sangat berat karena mereka kemungkinan besar bertemu unggulan utama dari Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, yang menunggu pemenang antara Kim Ki Jung/Shin Baek Cheol (Korsel) vs Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan (Indonesia).



Sumber : Kompas.com
Penulis: Aloysius Gonsaga AE   |   Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Foto : Agus Susanto/Kompas

Rabu, 22 September 2010

Jepang Super Series - Tunggal Putra Sisakan Alamsyah Yunus

Tokyo - Setelah Taufik Hidayat dan Dionysius Hayom Rumbaka tersingkir, Indonesia tinggal menyisakan Alamsyah Yunus dari nomor tunggal putra. Yunus menjejak babak kedua setelah mengalahkan Brice Leverdez.

Yunus yang kini juga menjadi satu-satunya wakil dari nomor tunggal--tunggal putri sudah habis lebih dulu--cukup dibuat kewalahan menghadapi Leverdez. Dalam partai babak pertama yang berakhir Rabu (22/9/2010) petang WIB, Yunus lolos setelah memenangi duel tiga set.

Di set pertama, Yunus harus kalah 18-21 lebih dulu. Akan tetapi di set berikutnya, pemain berusia 24 tahun itu berhasil bangkit dan menang 21-19.

Set pamungkas berjalan cukup seru. Yunus yang sempat memimpin 8-3 sempat disusul dan akhirnya tertinggal 18-15 sebelum menyamakan kedudukan jadi sama kuat.

Duel semakin ketat dan kedua pemain sempat berada di kedudukan 20-20. Namun Yunus sukses merebut dua angka tambahan sekaligus memenangkan pertandingan. Lawan Yunus selanjutnya adalah Chen Long yang lolos tanpa bertanding melawan Christian Thomsen.

Sukses Yunus diikuti tiga ganda lainnya. Pertama ganda putra Rendy Sugiarto/Afiat Wirawan yang menghempaskan Philip Chew/Halim Haryanto Ho 21--13 21-16.

Selanjutnya Luluk Hadiyanto yang berpasangan dengan pemain senior Candra Wijaya yang mengalahkan Ruud Bosch/Koen Ridder. Meski menang, mereka cukup sulit untuk lolos dan harus melakoni duel tiga set untuk mengunci kemenangan 19-21 22-20 21-17.

Wakil Indonesia terakhir yang lolos ke babak kedua adalah Anneke Agustine/Annisa Wahyuni. Mereka melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Minatsu Mitani/Masayo Nojirino 17-21 21-14 21-14.

Namun ganda putra Indonesia lain, Markis Kido/Hendra Setiawan terpaksa gugur karena mundur. Otomatis Gun Woo Cho/Yi Goo Kwon yang menjadi lawannya berhak maju ke babak dua.

Sumber :  Okdwitya Karina Sari – detiksport
Foto : Reuters

Jepang Super Series - Taufik Kandas, Tunggal Putri Habis

Tokyo - Wakil Indonesia terus berguguran di awal turnamen Jepang Super Series 2010. Taufik Hidayat, Ardiyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti menjadi nama-nama terakhir yang terpaksa harus pulang lebih awal.

Kejutan datang dari Taufik yang menempati unggulan keempat di turnamen ini. Memainkan partai babak pertama pada Rabu (22/9/2010) siang WIB, Taufik kalah dari pebuluntangkis non unggulan asal Jepang Sho Sasaki.  Juara Olimpiade 2004 itu dipaksa menyerah dalam duel tiga set 18-21 23-21 21-19.

Kegagalan itu 'menular' ke sektor tunggal putri. Ardiyanti Firdasari takluk atas Jiang Yanjiao dua set langsung 21-15 23-21.

Nasib serupa dialami Maria Febe yang juga tak kuasa melewati hadangan Yip Yin Pui sehingga kalah 21-17 21-16.

Dengan ini maka Indonesia sudah tidak punya wakil lagi di sektor tunggal putri yang cuma diwakili oleh dua pebulutangkis tersebut.

Jika di sektor tunggal Indonesia terpuruk, maka lain cerita di sektor ganda. Dari nomor ganda putra Alvent Yulianto/Hendra Gunawan berhasil maju ke babak kedua usai menghentikan perlawanan Naoki Kawamae/Shoji Sato 21-17 21-16.

Ganda putra kedua, Angga Pratama/Rian Saputro juga berhasil lolos dengan meredam Rei Sato/Riichi Takeshita 21-10 21-14. Mohammad Ahsan/Bona Septano juga sukses mengalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-10 21-10.

Nomor ganda campuran turut menyumbangkan kemenangan. Pasangan Hendra Gunawan/Vita Marissa sukses mengandaskan pasangan tuan rumah Kenichi Hayakawa/Shizuka Matsuo straight set 21-16 21-14.

Fran Kurniawan/Pia Zebadiah juga mengikuti langkah seniornya itu dengan kemenangan 21-16 22-20 dari pasangan Thailand Patipat Chalardcheleam/Savitree Amitrapai.

Sumber : Okdwitya Karina Sari – detiksport
Foto : Getty Images

Jepang Super Series Tiga Wakil 'Merah Putih' Langsung Out

Tokyo - Sejumlah wakil Indonesia sudah gugur ketika turnamen Jepang Super Series 2010 baru dimulai. Mereka adalah Dionysius Hayom Rumbaka, pasangan Shendy Irawati/Nitya Maheswari dan Muhammad Rijal/Debby Susanto.

Memainkan babak pertama yang berlangsung, Rabu (22/9/2010) pagi WIB, Hayom yang turun di nomor tunggal putra tidak kuasa menghadang langkah Bao Cunlai. Pebulutangkis Cina itu cukup mudah mengatasi Hayom dengan 21-14 21-10.

Nasib yang tidak jauh berbeda dialami oleh ganda putri Shendy/Nitya yang melawan pasangan 'gado-gado' Petya Nedelcheva/Anastasia Russkikh. Mereka takluk dalam pertarungan tiga set di angka 14-21 17-21 21-11.

Wakil ketiga yang rontok adalah Rijal/Debby yang turun di nomor ganda campuran. Mereka dipaksa menyerah dari pasangan Cina Tao Jiaming/Tian Qing dalam rubber game.  Setelah dengan mudah dikalahkan 21-5, Rijal/Debby membalas di set kedua 21-17 dan akhirnya kalah 23-25.

Meski begitu, dua wakil Indonesia lainnya telah memastikan langkahnya ke babak kedua. Markis Kido/Lita Nurlita masih cukup tangguh buat pasangan Jepang Hirokatsu Hashimoto/Mizuki Fujii dan menang straight set 21-17 22-20.

Sukses itu diikuti oleh ganda putri unggulan kedelapan Meiliana Jauhari/Greysia Polii yang menang mudah atas pasangan Amerika Serikat Eva lee/Paula Lynn Obanana 21-16 21-6.

Pasangan Vita Marissa/Nadya Melati juga turut mereguk kemenangan usai menyingkirkan duo Jepang Ayumi Mine/Kurumi Yonao 21-16 21-16 dalam waktu 30 menit saja.

Sumber : Okdwitya Karina Sari – detiksport
Foto : Daylife

Selasa, 21 September 2010

Hayom Hadapi Chunlai, Taufik Sua Sasaki

JAKARTA Pemain Indonesia, Dionysius Hayom Rumbaka, harus menghadapi lawan berat, Bao Chunlai, di babak pertama turnamen Jepang Terbuka Super Series, Rabu (22/9/2010).
Kedua pemain baru sekali bertemu dengan Chunlai meriah kemenangan di  turnamen Hongkong Super Series 2009 lalu. Saat ini Hayom Rumbaka menempati peringkat 26 BWF, sedangkan lawannya berada di peringkat 7.
Sementara tunggal utama Indonesia, Taufik Hidayat, akan menghadapi pemain Jepang, Sho Sasaki. Taufik yang diunggulkan di tempat keempat belum pernah menghadapi pemain Jepang yang pernah mengalahkan Simon Santoso di ajang Piala Thomas, Mei lalu.
Berikut jadwal pemain Indonesia:
Chunlai BAO [6] [CHN]-[INA]  Dionysius Hayom RUMBAKA
Takeshi KAMURA [JPN]/Keigo SONODA [JPN]-[INA]  Mohammad AHSAN/[INA]  Bona SEPTANO
Hirokatsu HASHIMOTO [JPN]/Mizuki FUJII [JPN]-[INA]  Markis KIDO/Lita NURLITA
Petya NEDELCHEVA [BUL]/Anastasia RUSSKIKH [RUS]-[INA]  Shendy Puspa IRAWATI/Nitya Krishinda MAHESWARI
Meiliana JAUHARI [8] [INA]/Greysia POLII [INA]-[USA]  Eva LEE/Paula Lynn OBANANA
Muhammad RIJAL/Debby SUSANTO [INA]-[CHN]  Jiaming TAO [8]/Qing TIAN
Ayumi MINE [JPN]/Kurumi YONAO [JPN]-[INA]  Vita MARISSA/Nadya MELATI
Naoki KAWAMAE/Shoji SATO [JPN]-[INA]  Alvent Yulianto CHANDRA [8]/Hendra Aprida GUNAWAN
Baek Cheol SHIN/Jung Eun HA [KOR]-[INA]  Hendra SETIAWAN/[RUS]  Anastasia RUSSKIKH
Sho SASAKI [JPN]-[INA]  Taufik HIDAYAT [4]
Adriyanti FIRDASARI [INA]-[CHN]  Yanjiao JIANG
Halim Haryanto/Eva LEE [USA]-[INA]  Flandy LIMPELE/[NED]  Jie YAO
Angga PRATAMA/Rian Agung SAPUTRO [INA]-[JPN]  Rei SATO/Riichi TAKESHITA
Maria Febe KUSUMASTUTI [INA]-[HKG]  Pui Yin YIP
Kenichi HAYAKAWA/Shizuka MATSUO [JPN]-[INA]  Hendra AG [2]/Vita MARISSA
Patipat CHALARDCHALEAM [THA]/Savitree AMITRAPAI-[INA]  Fran Kurniawan/Pia Zebadiah
Brice LEVERDEZ [FRA]-[INA]  Alamsyah YUNUS
Rendy SUGIARTO [INA]/Afiat Yuris WIRAWAN [INA]-[USA]  Philip CHEW/Halim Haryanto
Luluk HADIYANTO [INA]/Candra WIJAYA [INA]-[NED]  Ruud BOSCH/Koen RIDDER
Gun Woo CHO [KOR]/Yi Goo KWON [KOR]-[INA]  Markis KIDO [2]/Hendra SETIAWAN
Anneke Feinya AGUSTINE [INA]/Annisa WAHYUNI-[JPN]  Minatsu MITANI/Masayo NOJIRINO
Sumber : Kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko
Foto : AFP/MIGUEL MEDINA

Alamsyah ke Babak Utama

JAKARTA— Tunggal putra Indonesia, Alamsyah Yunus, lolos ke babak utama turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series setelah melewati babak kualifikasi, Selasa (21/9/2010).
Alamsyah menyingkirkan dua lawannya dalam pertandingan yang berlangsung hari ini. Pada partai pertama, Alamsyah yang diunggulkan di tempat ketiga babak kualifikasi mengalahkan pemain Jepang, Rei Sato, dalam rubber game, 21-14, 18-21, 21-18, dalam 50 menit.
Pada pertandingan kedua, Alamsyah tidak menemui kesulitan berarti untuk menyingkirkan pemain Jepang lainnya, Shohei Hoshino, 21-11, 21-9, dalam 23 menit.
Pada pertandingan pertama babak utama, Rabu (22/9/2010), Alamsyah akan menghadapi pemain asal Perancis, Brice Leverdez.
Sayang, langkah Alamsyah tidak diikuti pemain kualifikasi lainnya, Linda Wenifanetri. Diunggulkan di tempat keempat, Linda disingkirkan pemain asal Jepang, Eriko Tamaki, 21-8, 18-21, 12-21.
Sumber : kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko