Pages

Tampilkan postingan dengan label TENIS INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TENIS INDONESIA. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Oktober 2010

Ayu Fani Tampil di Australia


JAKARTA - Petenis putri Indonesia Ayu Fani Damayanti bakal tampil di turnamen Women’s Circuit ITF Mount Gambier yang akan berlangsung di Mount Gambier Australia mulai Senin.
Sesuai data yang tertera dalam daftar pemain dalam situs resmi Federasi Tenis Internasional (ITF), Ayu Fani yang kini berperingkat 421 dunia berada di urutan ke-13 dari calon peserta yang bakal masuk ke babak utama.
Sementara rekannya Jessy Rompies yang berperingkat 449 ITF berada di urutan ke-16.
    
Keikutsertaan kedua petenis Indonesia dalam turnamen berhadiah total 25.000 dolar AS tersebut dalam rangka mempertajam kemampuan untuk menghadapi Asian Games Guangzhou yang akan berlangsung bulan November mendatang.
    
Sebelumnya pada pekan lalu kedua petenis juga tampil di turnamen Port Pirie yang juga berhadiah total 25.000 dolar AS.
    
Pada turnamen itu Ayu Fani berhasil melangkah hingga ke babak kedua sebelum dihentikan petenis Turki Pemra Ozgen yang berperingkat 373 dunia.
    
Sedangkan Jessy Rompies langsung terhenti di babak pertama oleh Kassandra Dunser, petenis Australia yang mendapat "wild card".
    
Prestasi bagus mereka raih di nomor ganda, dimana Ayu Fani/Jessy Rompies nyaris mencapai babak final setelah di semifinal dihentikan pasangan Melanie South/Remi Tezuka (Inggris/Jepang) dengan skor tipis 6-3, 3-6 dan takluk 8-10 pada babak "super tie break".
    
Unggulan teratas Turnamen Mount Gambier kemungkinan akan ditempati petenis Rusia Arina Radionova yang memiliki peringkat 183 dunia, disusul Olivia Rogowska (214) dari Australia dan Jessica Moore (251) yang juga dari Australia.

Sumber : Kompas.com
Foto : Kompas.com

Sandy Bidik Turnamen di Malaysia


JAKARTA - Setelah berhasil menjuarai Turnamen ITF Women’s Circuit Alfamart seri II Sportama, petenis putri Indonesia Sandy Gumulya membidik turnamen internasional Kuching Open di Malaysia mulai 25 Oktober mendatang.
    
Sandy meraih gelar juara pada Women’s Circuit berhadiah total 10 ribu dolar AS setelah di final menundukkan petenis China Yang Zi 6-2, 6-2 di lapangan tenis Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Minggu.
"Saya akan bersiap untuk mengikuti turnamen Kuching Open di Malaysia dan berangkat pada 24 Oktober. Saya berharap bisa meneruskan sukses ini disana nanti," ujar Sandy Gumulya kepada Antara seusai pertandingan.
    
Setelah menjuarai Seri II, Sandy mengaku dirinya telah kembali kepada performa semula seperti kondisi dua tahun lalu sehingga tampil di Kuching Malaysia nanti merasa cukup siap.  "Saya sudah hampir kembali kepada performa saya seperti dua tahun lalu. Dua turnamen Sportama ini sangat memacu saya," lanjut Sandy yang juga menjuarai nomor ganda pada Sabtu.

Gelar juara di tunggal ini merupakan yang kedua bagi Sandy dalam dua pekan berturut-turut setelah pekan lalu juga menjuarai Women’s Circuit seri I.  Ketika itu di final menundukkan petenis Selandia Baru Katherine Westbury 6-3, 6-0 di lapangan tenis Rasuna Epicentrum Jakarta Pusat.
Dengan keberhasilannya itu Sandy Gumulya menerima hadiah uang sebesar 1,568 dolar AS atau sekitar Rp15 juta. Sedangkan Yang Zi sebagai runner-up menerima 980 dolar AS (Rp10 juta).
Sedangkan pada pertandingan final di ganda Sabtu, Sandy yang berpasangan Moe Kawatoko (Jepang) menundukkan Chan Hao-Ching/Sirue HE (Taiwan/China) 7-6(3), 7-5.

Sumber : Kompas.com
Foto : Kompas.com

Minggu, 10 Oktober 2010

ITF Women's Circuit - Membanggakan! Sandy Raih Gelar Kedua

JAKARTA - Pemain Indonesia, Sandy Gumulya, menjuarai turnamen tenis Alfamart International ITF Women’s Circuit seri kedua berhadiah total 10.000 dollas AS atau sekitar Rp 100 juta. Pada final di Jakarta, Minggu (10/10/10), unggulan utama ini menang  6-2, 6-2 atas pemain China bukan unggulan Yang Zi.

Gelar juara yang direbut kali ini melengkapi kebanggaannya, karena merupakan yang kedua berturutan. Minggu lalu, dia menjuarai seri pertama turnamen ini di lapangan tenis Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta.
Selain itu, gelar Sandy menjadi sangat sempurna, karena sehari sebelumnya, dia pun memastikan diri menjadi juara di sektor ganda putri.

Sebagai juara Sandy berhak atas hadiah uang 1,568 dollar AS atau sekitar Rp 15 juta. Sementara itu, Yang, sebagai runner-up kebagian 980 dollar AS atau sekitar Rp 10 juta. Yang, 17 tahun, untuk pertama kalinya lolos ke babak final turnamen senior.


Meskipun cuaca panas menyengat sekitar seratusan penonton dengan setia menyaksikan pertandingan hingga selesai. Di antara penonton tersebut terdapat Menpora Andi Mallarangeng dan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia, Martina Wijaya.

Sandy mengaku bermain lebih cerdik ketimbang lawannya tersebut. Petenis berusia 24 tahun ini tidak meladeni permainan cepat yang dikembangkan Yang. Sandy lebih banyak memainkan bola-bola tinggi bahkan terkadang melambung (moon ball) untuk menjaga agar tetap dalam permainan.

Sebaliknya Yang terlalu bernafsu untuk "membunuh" Sandy dengan pukulan kerasnya, baik forehand maupun backhand. Akibatnya, Yang banyak membuat kesalahan sendiri dan kesulitan mengembangkan permaiannya.

Selain menjuarai nomor tunggal, Sandy juga menjuarai nomor ganda, pada pertandingan babak final, Sabtu (9/10/10). Sandy yang berpasangan dengan pemain Jepang, Moe Kawatoko, di babak final menang atas 7-6 (3), 7-5 atas Chan Hao-Ching/Sirue HE (Taiwan/China).

Dengan kembali menjadi juara dua minggu berturut-turut, peringkat dunia Sandy dipastikan bakal meningkat dari urutan 587 dunia menjadi 400-an dua minggu mendatang.

Sumber : kompas.com
Foto : KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Senin, 04 Oktober 2010

Turnamen ITF Women's Circuit - Sandy Punya Cukup Waktu untuk Pemulihan

JAKARTA, - Petenis Indonesia Sandy Gumulya, yang menempati unggulan utama, memiliki waktu pemulihan yang cukup untuk menghadapi Turnamen ITF Women's Circuit Sportama Seri II di Jakarta.

Pada turnamen berhadiah total 10 ribu dollar AS itu, Sandy yang peraih gelar juara pada Seri I, Minggu (3/10/10) lalu, baru akan bertanding pada hari Rabu melawan Anna Kyulpa dari Rusia.

Namun pada hari pertama babak utama, Selasa (5/10/10), Sandy akan mengawali pertandingannya di nomor ganda.  Dia berpasangan dengan petenis Jepang Moe Kawatoko, dan menempati unggulan pertama.

Sandy/Kawatoko akan mendapat ujian pertama dari pasangan Indonesia, Voni Darlina/Aldila Sutjiadi. Di hari yang sama juga ada tujuh partai yang dimainkan. Sedangkan nomor tunggal juga akan memainkan delapan partai mulai pukul 09:00 WIB.

Selain Sandy menempati unggulan pertama, petenis lain Indonesia yang menempati unggulan adalah Cynthia Melita, yang menempati unggulan keenam. Sedangkan sisanya ditempati para pemain dari manca negara.



Sumber : Kompas.com
Foto : KOMPAS/Prasetyo Eko Prihananto

Sportama International ITF Women's Circuit. - Tundukan Katherine, Sandy Raih Gelar Juara

JAKARTA - Petenis unggulan ketiga asal Indonesia, Sandy Gumulya merebut gelar juara turnamen Sportama International ITF Women's Circuit setelah menundukan Katherine Westbury 6-3, 6-0 pada babak final di Lapangan Tenis Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Minggu (3/10/2010).
Kemenangan bagi kakak dari petenis Beatrice Gumulya ini sudah terlihat sejak awal babak dimulai. Sandy tampak tidak menemui kendala berarti menghadapi petenis non peringkat asal Selandia Baru ini.
Ditemui selepas pertandingan, Shandy mengaku kunci kemenangannya pada pertandingan kali ini adalah strategi pemberian bola tinggi. "Dia (Katherine) itu bermain dengan dua tangan sehingga powernya sangat kuat. Saya mencoba mengantisipasi hal itu dengan memberi bola-bola yang tinggi," ujar Sandy.
Sementara Katherine justru mengaku sedikit tegang sehingga kerap melakukan kesalahan sendiri. "Saya sudah berusaha keras tapi secara keseluruhan Sandy memang lebih baik. Dia jauh lebih berpengalaman. Meski demikian saya sangat senang bisa sampai ke babak final," ujar petenis berusia 17 tahun ini.
Sandy yang menempati peringkat 590 dunia ini tercatat mengukir lima kemenangan berturut-turut. Di babak pertama petenis 23 tahun ini dengan mudah menyingkirkan Ya Zhou dari China. Tidak jauh berbeda, babak kedua dan perempatfinal pun ia mampu melewati hadangan dari Hua Chen Lee dan petenis Korsel. Sementara pada seminal, Sandy harus melewati duel alot melawan petenis Thailand, Pliphuech Peangthan.
Perjuangan tersebut akhirnya dituntaskan Sandy setelah mengalahkan Katherine. Sebagai juara pertama Sandy pun berhak atas hadiah utama senilai 1568 US dollar, sementara Katherine memperoleh total hadiah 900 US dolar sebagai runner up.

Pada lanjutan seri kedua Sportama International ITF Women's Circuit yang digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta 3-10 Oktober 2010, Sandy akan kembali berlaga sebagai unggulan pertama.

Sumber : Kompas.com
Penulis: Angelina Merlyana Ladjar   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko
Foto : lina

Jumat, 01 Oktober 2010

Ayu Fani Damayanti/Jessy Rompies Menang

JAKARTA - Ganda Indonesia unggulan pertama, Ayu Fani Damayanti/Jessy Rompies, akhirnya tampil sebagai juara turnamen tenis "Sportama International ITF Women’s Circuit" di lapangan tenis  Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat.
     
Pada pertandingan babak final, Ayu/Jessy menang mutlak 6-0, 6-0 atas pasangan Thailand/Indonesia, Pliphuech Peangthan/Laili Rahmawati Ulfa.  Pertandingan babak final yang disaksikan hanya sekitar 25 penonton ini berlangsung hanya 35 menit. Ayu/Jessy tampil dominan dan solid dengan mengandalkan bola-bola cepat terus menekan. Pasangan Ayu/Jessy dapat dikatakan memiliki kelas setingkat di atas Pliphuech/Laili.    
    
Seusai pertandingan Ayu menyatakan sangat senang dapat menjuarai turnamen ini.   Gelar juara ini menjadi pelipur lara bagi Ayu dan Jessy yang pada pertandingan sebelumnya kalah di babak perempat final tunggal.
Ayu peringkat 421 dunia ditaklukkan petenis Selandia Baru bukan unggulan peringkat 971 dunia, Katherine Westbury, 2-6, 7-6 (5), 6-1 di babak perempat final. Sementara Jessy peringkat 449 dunia dijinakkan unggulan kelima dari Thailand peringkat 773 dunia, Pliphuech Peangthan 4-6, 7-6 (6), 7-6 (5).
Kemenangan ini juga menjadi modal yang baik bagi Ayu/Jessy sebelum tampil pada Asian Games di Guangzhou, China, 12-27 November mendatang.
    
Sayangnya Ayu dan Jessy absen pada seri kedua turnamen ini di kompleks Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3-10 Oktober. Kedua pemain akan mengikuti turnamen di Australia.
Sumber : Kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko

Rabu, 29 September 2010

Ayu/Jessy Ditantang Gumulya Bersaudara

JAKARTA - Ganda Indonesia unggulan pertama, Ayu Fani Damayanti/Jessy Rompies, ditantang ganda Indonesia unggulan ketiga kakak-adik Sandy/Beatrice Gumulya pada babak semifinal turnamen tenis Sportama International di Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Kamis (30/9/10).

Ayu/Jessy lolos ke semifinal setelah menyingkirkan pasangan Taiwan, Chan Hao-Ching/Lee Hua-Chen, 6-3, 6-4 , pada babak perempat final, Rabu (29/9/10). Sedangkan Sandy/Beatrice menyisihkan ganda Korsel Seung-Yeon Hong/Kim Hae-Sung 6-3, 5-7, 10-5 melalui pertarungan yang berlangsung sengit.

Kunci kemenangan Sandy/Beatrice terletak pada ketenangan dan kematangan dalam bermain. Pasangan Indonesia ini tampil lebih tenang sehingga dapat mendiktekan pertandingan. Inilah yang terjadi pada set pertama dan saat supertiebreak penentuan.

"Di set penentuan supertiebreak lawan mencoba menyerang, tetapi itu justru memudahkan kami melumpuhkan mereka. Mereka terlihat banyak melakukan kesalahan sendiri saat menyerang," papar Sandy.

Di babak semifinal Sandy mengaku cukup berat menghadapi Ayu/Jessy. Menurut Sandy, pasangan Indonesia unggulan pertama itu berlatih lebih intensif untuk persiapan menghadapi Asian Games di Guangzhou, 12-27 November mendatang.

Namun demikian, Sandy menegaskan akan mencoba menampilkan permainan terbaiknya. Dia juga mengakui lebih termotivasi untuk mengalahkan unggulan pertama tersebut.

Babak semifinal lainnya mempertemukan Majoly De Wilde/Stefanie Tan (Belgia/Singapura) dengan Peangthan Pliphuech/Laili Rahmawati Ulfa (Thailand/Indonesia).

De Wilde/Tan lolos ke semifinal dengan menyisihkan Bhambri Prerna/Rana Shweta (India) 6-2, 6-0 di babak perempat final. Sementara Pliphuech/Laili menyingkirkan Michika Ozeki/Maya Wakui (Jepang) 3-6, 6-3, 12-10.

Sementara itu pada babak kedua nomor tunggal, besok, Sandy yang ditempatkan sebagai unggulan ketiga ditantang petenis Taiwan bukan unggulan, Lee Huang-Chen. Sandy menegaskan, peluangnya untuk memenangkan pertandingan ini cukup besar karena lawan bukanlah petenis istimewa.

Sandy, pada turnamen seri berikutnya di kompleks Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3-7 Oktober kemungkinan besar akan ditempatkan sebagai unggulan pertama. Sandy mengaku terkejut dengan peringkatnya yang sekarang di posisi 590 ditempatkan sebagai unggulan pertama itu.

"Saya enggak tahu ditempatkan di posisi itu. Malah dalam hati saya bertanya ada apa ini? Tapi ini sekaligus peluang bagi saya untuk berpretasi lebih baik lagi," kata Sandy.

Sumber : Kompas.com
Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Sportama ITF Women's Circuit - Ayu Fani Bukukan Kemenangan Pertama

JAKARTA— Petenis nasional, Ayu Fani Damayanti, memiliki peluang untuk mengulang prestasi di ajang turnamen tenis Sportama setelah membukukan kemenangan pada babak pertama Turnamen Sportama ITF Women’s Circuit di Jakarta, Rabu (29/9/2010).
    
Sebagai pemain unggulan pertama, Ayu tanpa kesulitan berarti menundukkan petenis Jepang, Sayaka Yoshino, dengan dua set langsung 6-0, 6-3 pada pertandingan yang dimainkan di lapangan 4 tersebut.
    
Ayu Fani merupakan pemegang gelar juara empat kali pada Turnamen Sportama tahun lalu ketika turnamen masih berskala nasional.
    
Namun, langkah Ayu tak diikuti rekan yuniornya, Bella Destriana. Pemain yang masuk babak utama melalui kualifikasi ini harus mengakui keunggulan pemain Korea, Hong Seung Yeon, 2-6, 0-6, di lapangan 5.
    
Bella pada turnamen ini benar-benar belum beruntung karena pada nomor ganda pun ia sudah tersisih lebih dulu pada Selasa. Bersama partnernya, Cynthia Melita, Bella harus mengakui keunggulan Ayu Fani/Jessy Rompies, 3-6, 0-6.
    
Kegagalan Bella Destriana memperpanjang daftar pemain yunior Indonesia yang tersisih pada babak awal turnamen ini. Sebelumnya, Ajeng Aquina, Lauren Lang, Aldila Sutjiadi, Nadya Syarifah, dan Grace Sari Ysidora juga langsung tersingkir pada babak pertama ganda.
    
Hanya Laili Rahmawati satu-satunya petenis yunior yang berhasil melangkah ke babak kedua. Itu pun ia berpartner dengan petenis Thailand, Peangthan Pliphuech.
    
Hong yang menempati peringkat ke-1057 ITF akan menantang Ayu Fani pada babak kedua turnamen berhadiah total 10.000 dollar AS itu.
    
Pada pertandingan lainnya, petenis Jepang yang berperingkat ke-742, Moe Kawatoko, juga melangkah ke babak kedua. Pemain yang menempati unggulan keempat ini dengan mudah menyisihkan petenis India, Rana Shweta, dengan 6-1, 6-0.
    
Adapun petenis Selandia Baru, Katherine Westbury, maju ke babak kedua dengan menundukkan Michika Ozeki (Jepang), 6-4, 6-4.

Sumber :Kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko
Foto :

Kamis, 23 September 2010

Lavinia Unggulan Utama Sportama

Petenis putri Indonesia Lavinia Tananta kemungkinan besar menempati peringkat tertinggi dan sebagai unggulan pertama pada Turnamen Sirkuit Sportama Seri IV di Jakarta, mulai 26 September mendatang.

"Lavinia merupakan pemain unggulan pertama karena dia memiliki ranking tertinggi (388) di antara peserta yang telah mendaftar," ujar Direktur Turnamen Sportama Teddy Tanjung di Jakarta, Selasa (21/9/10).

Teddy mengatakan, dalam turnamen berhadiah total 10.000 dollar AS ini, tiga petenis putri Indonesia lainnya bakal menempati unggulan teratas, yakni Ayu Fani Damayanti (peringkat 425), Jessy Rompies (441), dan Sandy Gumulya yang menempati peringkat 561.

Sementara pesaing dari mancanegara dengan peringkat tertinggi adalah Liu Cheng (China) yang memiliki ranking 648, disusul Moe Kawatoko (Jepang) peringkat 721 dan Nan-Nan Zhang peringkat 755.

"Sesuai pendaftaran hingga batas waktu withdraw (mengundurkan diri), tercatat peserta-peserta dari 13 negara yang akan mengikuti turnamen ini," ujarnya.

Turnamen yang akan digelar di lapangan tenis Club Rasuna Epicentrum ini juga akan didahului dengan babak kualifikasi yang diikuti 75 persen petenis Indonesia, dan sisanya dari Malaysia, Singapura, dan India.

Teddy menambahkan, seusai penyelenggaraan Seri IV, akan langsung dilanjutkan Sportama Seri V yang akan digelar di lapangan tenis Stadion Gelora Bung Karno Senayan dengan dukungan Alfamart.

Sumber : Kompas.com
Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Safina "Staying Alive"

Senin, 13 September 2010

Lavinia Tananta ke Babak Kedua Noto Open


Jakarta  - Petenis putri Lavinia Tananta menjadi satu-satunya petenis Indonesia yang maju ke babak kedua setelah memetik kemenangan pada turnamen ITF Noto Open di Jepang, Rabu.

Lavinia yang berperingkat 308 dunia dan menempati unggulan ketujuh menundukkan petenis kualifikasi Tomoko Sugano (Jepang) 5-7, 6-3, 6-3. Tomoko adalah petenis yang menempati peringkat 1034 dunia.

Dikutip dari situs resmi ITF, petenis Indonesia lainnya Jessy Rompies (441 ITF) dan Ayu Fani Damayanti (425) langsung tersisih pada turnamen berhadiah total 25.000 dolar AS itu.

Jessy disihkan petenis "wild card" Akari Inoue (849 ITF) dengan rubber set 6-3, 1-6, 2-6, sedangkan Ayu menyerah atas unggulan ketiga Lu Jing-Jing (China) denga 6-7(2), 4-6.

Di nomor ganda, Ayu yang berpasangan dengan Jessy Rompies juga langsung kandas di babak pertama Rika Fujiwara/Tamarine Tanasugarn (Jepang/Thailand) dengan 7-6(4), 3-6 (9-11).

Sedangkan Yayuk Basuki yang berpasangan dengan Lavinia Tananta yang berhadapan dengan pasangan Jepang Natsumi Hamamura/Ayumi belum dipertandingkan.

Keikutsertaan keempat petenis dalam turnamen ini dalam rangka penajaman persiapan ke Asian Games yang akan berlangsung di Guangzhou, China pada November mendatang.

Hasil selengkapnya babak pertama tunggal:

- 1-Tamarine Tanasugarn (Tha) vs Q-Lu Jiang-Jing (China) 6-1, 6-3

- Erika Takao (Jepang) vs Q-Chen Liang (China) 6-3, 6-3

- Q-Hirono Watanabe (Jepang) vs Q-Akiko Omae (Jepang) 6-2, 6-4

- 8-Hsu Wen-Hsin (Taipei) vs Erika Sema (Jepang) 1-6, 6-1, 6-2

- 3-Lu Jing-Jing (China) vs AYU FANI DAMAYANTI (INDONESIA) 7-6(2), 6-4

- WC-Akari Inoue (Jepang) vs JESSY ROMPIES (INDONESIA) 3-6, 6-1, 6-2

- Q-Kazusa Ito (Jepang) vs Shiho Akita (Jepang 6-4, 3-6, 6-0

- 7-LAVINIA TANANTA (INDONESIA) vs Q-Tomoko Sugano (Jepang) 5-7, 6-3, 6-3

- 6-Nudnida Luangnam (Thailand) vs WC-Yuri Ito (Jepang) 6-4, 7-5

- Mari Tanaka (Jepang) vs Q-Nicha Lertpitaksinchai (Thailand) 6-7 (11), 6-2, 6-1

- Ayumi Oka (Jepang) vs Q-Makiho Kozawa (Jepang) 6-3, 6-2

- Shiho Hisamatsu (Jepang) vs 4-Natsumi Hamamura (Jepang) 5-7, 6-2, 6-2

- 5-Akiko Yonemura (Jepang) vs Ayaka Maekawa (Jepang) 6-4, 6-1

- Qiang Wang (China) vs WC-Yoko Naito (Jepang) 6-1, 6-1

- Shuko Aoyama (Jepang) vs WC-Mai Monokoshi (Jepang) 2-6, 6-3, 7-6(4)

- 2-Rika Fujiwara (Jepang) vs Sachie Ishizu (Jepang) 4-6, 6-4, 7-6(5).(*)

Sumber : antara