Pages

Tampilkan postingan dengan label TENIS INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TENIS INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Februari 2011

Hantu Cantik Juara di Pattaya

Petenis Slovakia, Daniela Hantuchova, merebut gelar pertamanya dalam hampir empat tahun setelah mengalahkan Sara Errani dari Italia, 6-0, 6-2, pada final turnamen Pattaya Terbuka, Minggu (13/2/2011).
Errani hanya sedikit melawan mantan semifinalis Australia Terbuka tersebut. Hasil pertandingan sudah bisa diperkirakan dari awal pertandingan dengan Hantuchova mendikte permainan melalui servis yang solid dan groundstroke yang bertenaga. Pertandingan tersebut berjalan sangat kontrak ketika Hantuchova melalui pertandingan semifinal melawan juara dua kali, Vera Zvonareva.

Errani melawan pada set kedua, tetapi Hantuchova dengan cepat kembali mengendalikan permainan. Petenis Slowakia itu merebut gelar pada turnamen itu tanpa kehilangan satu set. "Saya sangat fokus pada permainan saya, poin demi poin, tidak menyia-nyiakan apa pun. Saya sedang berusaha menyelesaikan tugas dan sangat haus gelar lagi," kata Hantuchova kepada para pewarta.

"Saya menunjukkan bahwa saya dapat sangat fokus dan kuat secara mental dan fisik," ujarnya.
Dia mengatakan, penampilannya di kota pantai Thailand tersebut menjadi sebuah kejutan bagi dirinya. "Saat Anda setidaknya mengharapkan sesuatu, itu saat sesuatu yang bagus terjadi dan hal itu terjadi pada saya pekan ini," katanya.

Sumber : Kompas.com

Daftar Pemain Nomor Satu WTA

Kim Clijsters kembali ke puncak ranking WTA, setelah meraih tiket semifinal Paris Terbuka, Jumat (11/2/11). Petenis Belgia ini menggeser petenis cantik Denmark, Caroline Wozniacki.
Clijsters secara resmi jadi nomor satu pada Senin (14/2/11) nanti, ketika WTA merilis daftar ranking. Ini untuk ketiga kalinya Clijsters menduduki posisi tersebut, setelah yang pertama pada 2003.
Sebelum Clijsters, ada sejumlah pemain yang pernah jadi nomor satu. Berikut daftar pemain putri yang pernah jadi nomor satu, sejak 1975--daftar ini menunjukkan nama pemain, peringkat pertama awal dan peringkat pertama terakhir.  
  • Chris Evert (AS)                3 Nov   1975  24 Nov  1985
  • Evonne Goolagong (Australia)    26 Apr  1976  9 Mei   1976
  • Martina Navratilova (AS)        10 Jul  1978  16 Ag   1987
  • Tracy Austin (AS)               7 Apr   1980  17 Nov  1980
  • Steffi Graf (Jerman)            17 Ag   1987  30 Mar  1997
  • Monica Seles (AS)               11 Mar  1991  24 Nov  1996
  • Arantxa Sanchez-Vicario (Spanyol) 6 Feb   1995  11 Jun  1995
  • Martina Hingis (Swiss)          31 Mar  1997  14 Okt  2001
  • Lindsay Davenport (AS)         12 Okt  1998  29 Jan  2006
  • Jennifer Capriati (AS)         15 Okt  2001  9 Jun   2002
  • Venus Williams (AS)            25 Feb  2002  7 Jul   2002
  • Serena Williams (AS)           8 Jul   2002  10 Okt  2010
  • * Kim Clijsters (Belga)       11 Ag   2003  14 Feb  2011
  • Justine Henin (Belgia)         20 Okt  2003  18 Mei  2008
  • Amelie Mauresmo (Perancis)        13 Sep  2004  12 Nov  2006
  • Maria Sharapova (Rusia)        22 Ag   2005  8 Jun   2008
  • Ana Ivanovic (Serbia)           9 Jun   2008  7 Sep   2008
  • Jelena Jankovic (Serbia)        11 Ag   2008  1 Feb   2009
  • Dinara Safina (Rusia)           20 Apr  2009  1 Nov   2009
  • Caroline Wozniacki (Denmark)    11 Okt 2010   13 Feb  2011
Sumber : Kompas.com
foto : AFP/BERTRAND GUAY

Minggu, 26 Desember 2010

Murray & Djokovic Kecewakan Becker

Berlin - Legenda hidup tenis Boris Becker berharap dominasi Roger Federer-Rafael Nadal segera berakhir. Namun dua petenis yang diharapkan bisa mengganggu dominasi itu masih gagal mewujudkannya.

Andy Murray dan Novak Djokovic merupakan dua petenis yang paling potensial untuk merusak dominasi Federer dan Nadal dalam merebut gelar juara di turnamen mayor tahun ini.

Di Australia Terbuka, Andy Murray berhasil melaju ke final namun dikandaskan Federer yang lantas merengkuh titel grand slam yang ke-16. Sedangkan Djokovic dipaksa melupakan harapannya untuk meraih titel grand slam keduanya usai ditekuk Nadal di final.

Dari total empat turnamen yang digelar, Nadal-Federer berbagi gelar. Petenis Spanyol ini meraih tiga gelar; Wimbledon, Prancis Terbuka dan AS Terbuka sedangkan Federer cuma kebagian gelar Australia Terbuka.

"Murray dan Djokovic telah menunjukkan potensinya dalam beberapa tahun terakhir tetapi tak ada keduanya yang benar-benar membuat kemajuan musim ini," kritik mantan petenis nomor satu dunia itu kepada ESPN.

"Jelas sekali sulit untuk melampaui Nadal dan Federer tapi saya akan berharap mereka (Murray-Djokovic) dapat membuat pengaruh yang lebih tahun depan," harap Becker.

Meski begitu sejumlah petenis telah membuat kejutan dengan keberhasilannya meyodok papan atas seperti Tomas Berdych, Mikhail Youzhny dan David Ferrer. "Saya ingin bilang kalau pemain muda Jerman akan membuat terbosoan ke dalam 10 rangkin teratas tetapi saya tak berpkiri itu mustahil," lanjut mantan petenis asal Jerman ini.

"Jelasnya, (Robin) Soderling membat lompatan musim lalu kini Berdych. Tapi saya tak mengharapkan ranking ini tak banyak berubah pada 2011," tuntas dia.

Sumber : Okdwitya Karina Sari - detiksport
foto : (Getty Images)

Rabu, 22 Desember 2010

Murray Tetap Bersama Corretja

London - Andy Murray tetap belum mengumumkan nama pelatih tetapnya buat menghadapi tahun depan. Petenis Skotlandia itu akan tetap bekerja sama dengan eks petenis Spanyol, Alex Corretja.

Pada bulan Juli tahun ini, Murray berpisah dengan pelatihnya, Miles Maclagan. Tak menunjuk pelatih tetap, Murray kemudian menggandeng Corretja serta berlatih bersama dengan Dani Vallverdu, rekan gandanya.

Murray tampaknya nyaman bekerja sama dengan Corretja dan Vallverdu dan memutuskan untuk tidak memilih pelatih definitif buat menghadapi musim depan.

"Andy menyempatkan diri mengambil jeda dari latihan kebugaran menghadapi musim baru untuk memastikan kalau Corretja dan Vallverdu akan terus bekerja sama untuk paruh pertama tahun depan," demikian pernyataan di situs resmi Murray.

"Mereka sedang sibuk merancang jadwal turnamen buat awal tahun 2011 dan sebagai tim sedang fokus mempersiapkan diri buat setiap turnamen," imbuh statemen tersebut.

Tahun depan, Murray bakal mengawali kompetisi dengan turun di Piala Hopman bersama Laura Robson membela Inggris Raya. Setelah Piala Hopman, petenis 23 tahun itu akan terjun di Australia Terbuka.

Sumber : Arya Perdhana - detiksport
foto : Getty/Clive Rose

Jumat, 17 Desember 2010

Nadal & Wozniacki Juara Dunia 2010

New York - Rafael Nadal dan Caroline Wozniacki mendapat kado manis jelang berakhirnya tahun 2010. Keduanya dinobatkan sebagai juara dunia tenis Federasi Tenis Internasional (ITF) tahun 2010.

Federasi Tenis Internasional (ITF) menetapkan Nadal sebagai juara dunia 2010 untuk kategori putra dan Wozniacki untuk kategori putri. Mereka dinilai telah mencatat prestasi hebat sepanjang tahun ini.

"Nadal telah membuktikan dirinya sebagai salah satu kompetitor terbesar dalam sejarah olahraga, sementara Wozniacki telah menujukkan sebuah determinasi yang kuat dan komitmen yang terus-menerus kepada pertandingan untuk meraih posisi petenis putri nomor satu dunia di usia muda," terang Presiden ITF Francesco Ricci Bitti kepada Bloomberg.

Nadal tahun ini tercatat memenangi tiga gelar grand slam: Prancis Terbuka, Wimbledon, dan AS Terbuka. Kemenangannya di AS Terbuka menjadikannya sebagai petenis termuda di era profesional yang telah memenangi semua gelar Grand Slam.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi saya ditetapkan menjadi juara dunia ITF untuk kedua kalinya," komentar Nadal perihal penghargaan yang diterimanya.

"Setelah tahun yang sulit di 2009, perasaan saya luar biasa setelah bisa jadi nomor satu dunia lagi dan akhirnya memenangkan AS Terbuka. Tujuan saya sepanjang waktu adalah untuk terus berkembang dan menjadi pemain yang lebih baik setiap tahunnya," sambungnya.

Sementara Wozniacki jadi petenis putri termuda keempat yang menduduki posisi nomor satu dunia setelah Martina Hingis, Monica Seles dan Steffi Graf. Tahun ini ia memenangi enam gelar tur, tapi gagal mencapai final Grand Slam dan memenanginya untuk pertama kali.

"Masuk daftar bersama semua mantan juara dunia ITF adalah sesuatu yang membuat saya benar-benar bangga. Saya punya tahun yang hebat di 2010 dan saya berlatih keras untuk jadi lebih baik di 2011," girang petenis 20 tahun asal Denmark tersebut.
 
Meylan Fredy Ismawan - detiksport
foto : Getty Images

Rabu, 20 Oktober 2010

Azarenka Gantikan Serena

Moskow - Posisi Serena Williams di WTA Tour Championships digantikan oleh Victoria Azarenka. Ini terjadi menyusul kemenangan yang diraih petenis Belarusia itu di babak kedua Kremlin Cup.

Serena dipastikan absen di WTA Tour Championships usai petenis Amerika Serikat itu mengalami cedera.

Azarenka masuk menggantikan Serena usai meraih kemenangan di babak kedua Kremlin Cup yang digelar Rabu (20/10/2010) malam WIB. Diberitakan Yahoosports, petenis peringkat 10 dunia itu mengalahkan Andrea Petkovic 6-4, 2-6, 6-1.

Dengan kemenangan ini maka poin Azarenka berhasil mengungguli kandidat pengganti lainnya yakni Li Na. Petenis China itu kandas di babak pertama Kremlin Cup.

Ini merupakan kali kedua secara berturut-turut Azarenka lolos ke WTA Tour Championships. Tahun lalu petenis kelahiran 31 Juli 1989 itu gagal lolos dari Grup Putih.

Sumber : Detiksport
Foto : Getty Images

Selasa, 19 Oktober 2010

Delapan Petenis Terbaik Ikut Seri Master

JAKARTA, - Turnamen tenis seri Master Garuda Indonesia-Sportama yang diikuti delapan petenis terbaik putra-putri sepanjang 2010 akan digelar di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, 8-12 Desember mendatang.
    
Menurut Direktur Turnamen Teddy Tanjung, Selasa, delapan petenis putra-putri terbaik itu ditentukan berdasarkan poin yang mereka kumpulkan pada sejumlah seri turnamen sepanjang tahun 2010.
    
Di bagian putra di antaranya turnamen Semen Padang Open, Piala Gubernur DKI Jakarta, Okeshop Oneject Men’s Future, Walikota Tarakan-Sportama Men’s Future, Sportama-Tegal Men’s Future.
    
Sedangkan turnamen di bagian putri, yakni Semen Padang Open, Piala Gubernur DKI Jakarta, Tarakan Women’s Circuit, Sportama Championships Women’s Circuit, Alfamart International Women’s Circuit.
    
Berdasarkan hasil turnamen di bagian putra, terdapat delapan pemain yang berhak tampil pada seri master, yakni Christopher Rungkat, Sunu Wahyu Trijati, Ketut Nesa Artha, David Agung Susanto, Elbert Sie, Enrico Satria, Rizki Bagus, dan Hansel Sanjaya.  Terdapat dua pemain yang masuk alternatif, yakni Jesse Alberto dan Reynaldi Prasetyo.
    
Pada bagian putri yang dipastikan lolos ialah Sandy Gumulya, Cynthia Melita, Voni Darlina, Ayu Fani Damayanti, Beatrice Gumulya, Jessy Rompies, Laili Rahmawati Ulfa, Aldila Sutjiadi. Sementara pemain alternatif ialah Vita Taher dan Lauren Lang.
    
Teddy menjelaskan, untuk nomor ganda, hanya ada satu pemain yang memenuhi syarat yaitu David Agung dan Sunu Wahyu. Karena peserta yang lolos hanya satu, pertandingan nomor ganda batal digelar. Namun sebagai apresiasi, pihak penyelenggara akan memberikan penghargaan kepada pasangan David/Sunu.
    
Menurut Teddy, khusus seri turnamen internasional putra dan putri dinilai telah mencapai sukses. Baik itu sukses penyelenggaraan maupun sukses prestasi.
    
Pada turnamen kelompok putra, tiga seri turnamen future yang digelar di Bandung, Tarakan, dan Tegal, dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Indonesia.
    
Dia mencontohkan Christopher yang mampu mencapai semifinal di Bandung dan menjadi juara pada seri kedua di Tarakan. Peringkat Christo di dunia langsung meroket dari posisi 1.800-an ke posisi 600-an dunia.
Teddy mengharapkan lebih banyak lagi pemain Indonesia yang mengikuti turnamen seri internasional tersebut, baik putra maupun putri.  "Sayang belum banyak pemain yang memanfaatkan kesempatan emas ini. Karena itulah pada tahun 2011 kami sangat berharap lebih banyak lagi pemain Indonesia yang ambil bagian," katanya kepada Antara.
    
Sportama juga sedang menjajaki menggelar seri turnamen  internasional kelompok junior. Hal ini dimaksudkan untuk mematangkan para petenis junior sekaligus mendongkrak peringkat internasional mereka.  "Sportama sangat berkomitmen untuk ikut meningkatkan prestasi petenis Indonesia, terutama di kelompok junior. Karena itu kami juga mengimbau dunia usaha untuk ikut bersama-sama Sportama membangun prestasi tenis Indonesia di kancah internasional," ujar Teddy.

Sumber : Kompas.com
Foto : BOLA/DWI ARI SETYADI

Ana Ivanovic Mantapkan Tiket ke Bali



DENPASAR. - Petenis cantik Ana Ivanovic memantapkan posisinya sebagai salah satu petenis yang patut diperhitungkan dalam Commonwealth Bank Tournament of Champion yang akan berlangsung di Pulau Dewata, Bali, Nopember bulan depan.

Meski sebelumnya telah memperoleh fasilitas wild card, Ivanovic juga meraih tiket resmi setelah dia menjuarai turnamen Tenis Generali Ladies di Linz, Austria, pekan lalu. Petenis asal Serbia ini mengandaskan perlawanan Patty Schnyder di partai final dalam pertarungan 2 set langsung 6-1, 6-2.
Meski menghadapi petenis yang lebih senior, Ivanovic tetap menunjukkan keperkasaannya sebagai petenis papan atas dunia.

“Kepercayaan diriku mulai meningkat setelah bermain di beberapa turnamen. Itu membuat saya tetap bisa bermain agresif seperti sekarang. Walau menghadapi lawan tangguh, saya masih percaya kalau pukulanku lebih baik dan mendapat poin,” ujar Ivanovic, seperti tercantum dalam siaran pers panitia Commonwealth Bank Tournament of Champions yang diterima Kompas.com, Selasa (19/10/2010).
Mantan petenis nomor satu dunia ini akan bergabung dengan tujuh petenis juara internasional series lainnya dalam Commonwealth Bank Tournament of Champions, yang akan digelar di Bali International Convention Centre, The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, pada 4 – 7 November 2010

Sumber : Kompas.com
Foto : AFP

Senin, 18 Oktober 2010

Paceklik Gelar Ivanovic Berakhir

Linz - Ana Ivanovic berhasil menjuarai turnamen Generali Ladies Open usai menundukkan Patty Schnider di final. Ini merupakan gelar pertama turnamen WTA bagi petenis Serbia itu.

Dalam laga final yang digelar di Linz, Austria, Minggu (17/10/2010) waktu setempat itu, Ivanovic menang dua set 6-1, 6-2.

Ivanovic tampil begitu dominan sejak pertandingan dimulai. Di set kedua, Schnyder yang tertinggal 0-5 berusaha mengejar. Namun Ivanovic bisa memaksimalkan keunggulan yang didapat dan menutup partai ini dengan gelar juara.

Bagi Ivanovic, ini merupakan final pertamanya sejak 19 bulan terakhir. Yang makin istimewa, ini merupakan kali pertama petenis 22 tahun itu menjuarai turnamen WTA sejak tahun 2008. Yang unik, gelar terakhir yang dia raih sebelum ini adalah di turnamen yang sama dua tahun silam. 

"Kembali menjadi juara setelah dua tahun sangatlah luar biasa dan sungguh tak bisa dipercaya," ujar Ivanovic sepreti dikutip dari Sky Sports.

"Saya sudah menunggu sekian lama dan saya bekerja keras untuk mencapainya," kata petenis peringkat ke-29 dunia ini.

Sumber : Detiksport
Foto : Getty Images

Selasa, 12 Oktober 2010

Empat Grand Slam Mustahil Buat Nadal

Shanghai - Dalam sejarahnya, hanya satu orang yang pernah memenangi empat turnamen Grand Slam dalam satu musim. Bagi Rafael Nadal, meraih prestasi mencengangkan itu sesuatu yang mustahil.

Nadal sedang menikmati salah satu musim terbaik dalam karirnya, dengan memenangi tiga Grand Slam di tahun ini, yakni Prancis Terbuka, Wimbledon dan AS Terbuka. Di Australia Terbuka ia kandas di perempatfinal karena mengalami cedera lutut.

"Buatku, memenangi empat titel (Grand Slam) tidaklah mungkin," ujar pemain nomor satu dunia itu di Shanghai, Selsa(12/10/2010), menjelang penampilannya di turnamen Shanghai Masters, di mana ia menjadi unggulan teratas.

"Aku akan terus berusaha main baik dan mencoba memenangi empat gelar tahun depan. Tapi itu bukan berarti empat turnamen Grand Slam. Aku rasa, hal itu mustahil," tandasnya, seperti dikutip Reuters.

Saat ini cuma Stefi Graff petenis yang mampu menjuarai empat Grand Slam dalam satu tahun -- disebut Golden Slam. Mantan ratu tenis asal Jerman itu melakukannya di tahun 1988. Istri Andre Agassi itu bahkan menambahkannya dengan medali emas di tahun yang sama.

Nadal sejauh musim ini telah mengoleksi tujuh piala. Selain tiga Grand Slam, ia juga menjadi pemenang di Monte Carlo, Roma, Madrid dan Tokyo. Total ia sudah memiliki 43 titel, sembilan di antara adalah Grand Slam.

Pemilik rekor Grand Slam terbanyak (16) di kelompok putra, Roger Federer, bahkan belum pernah mencetak Golden Slam. Ia pernah masuk final Grand Slam 10 kali berturut-turut, dari Wimbledon 2005 sampai AS Terbuka 2007, tapi ia selalu gagal di Prancis Terbuka. Bintang Swiss itu baru memenangi titelnya di Roland Garros di tahun 2009.

Sumber : Detiksport
Foto : AFP/Philippe Lopez



Senin, 11 Oktober 2010

Shanghai Masters - Tsonga Lewati Ujian Pertama


Shanghai - Unggulan 12 turnamen Shanghai Masters, Jo-Wilfried Tsonga, lolos dari ujian pertamanya. Tapi tidak demikian halnya dengan unggualn 16 Nicolas Almagro yang langsung tumbang.

Tsonga melakoni pertandingan babak pertama dengan menghadapi Feliciano Lopez di Qizhong Forest Sports City Arena, Shanghai, Senin (11/10/2010). Tsonga menang 7-6 (7-4), 6-3.

Kemenangan atas Lopez ini cukup memuaskan Tsonga karena inilah pertandingan pertama petenis Prancis itu usai dihantam cedera yang membuatnya harus absen tiga bulan.

"Saat Anda tidak bermain selama 2-3 bulan, Anda pasti kehilangan pola permainan. Saat Anda kembali, Anda memulainya dari nol. Bagi saya, penting untuk menang di pertandingan pertama dan hari ini saya berhasil," ujar Tsonga di YahooSports.

Di babak kedua, Tsonga akan bertemu pemenang pertandingan antara petenis AS Sam Querrey melawan Michael Berrer asal Jerman.

Dari pertandingan kemarin, Almagro ditumbangkan oleh petenis Ukraina, Alexandr Dolgopolov, lewat tiga set, 6-2, 5-7, 6-7 (3-7). Lawan berikut Dolgopolov adalah Jeremy Chardy atau Marcos Baghdatis.

Yang juga telah lolos ke babak kedua adalah unggulan 13 Juergen Melzer, Tommy Robredo dan Guillermo Garcia-Lopez. Sementara, tiga unggulan teratas yakni Rafael Nadal, Novak Djokovic dan Roger Federer mendapat bye di babak pertama.

Sumber : Detiksport
Foto : AFP/Philippe Lopez

Minggu, 10 Oktober 2010

Federer: Saya Masih Bisa Mendominasi

HONGKONG - Roger Federer masih sangat yakin dengan kemampuannya di atas lapangan tenis. Peraih 16 gelar grand slam tersebut mengatakan, dirinya masih bisa mendominasi dunia ayun raket ini, meskipun sudah kehilangan posisinya sebagai petenis nomor satu dunia, yang saat ini disandang Rafael Nadal.

Memang, masa keemasan Federer sudah mulai luntur, seiring "terbitnya" sang jagoan baru asal Spanyol, Nadal, yang memenangi tiga grand slam terakhir untuk menambah koleksi gelarnya menjadi sembilan. Meskipun demikian, Federer belum patah arang. Petenis Swiss ini menegaskan, dia masih punya motivasi yang kuat untuk menjadi juara, dan belum ingin pensiun dari olahraga tersebut, yang membesarkan namanya.

Pada tahun ini, Federer mengawali perjuangannya dengan memenangi gelar keempat di Australia Terbuka. Tetapi setelah itu, dia gagal di Perancis Terbuka dan Wimbledon, dan untuk pertama kalinya sejak 2003 gagal melangkah ke final AS Terbuka.

"Saya pikir, saya telah memainkan salah satu pertandingan tenis terbaik dalam hidupku di Australia Terbuka dan kemudian setelah itu, saya tidak beruntung karena dalam beberapa pertandingan saya kalah dengan match point," ujar Federer, Kamis (7/10/10).

"Kekecewaan terbesarku adalah di Wimbledon (yang dimenanginya sebanyak enam kali)," tambah pemain berusia 29 tahun tersebut, yang waktu itu dikandaskan oleh petenis Republik Ceko Tomas Berdych di perempat final.

Tentang Nadal, yang baru saja melengkapi koleksi gelar grand slam setelah memenangi AS Terbuka, Federer mengakui bahwa rivalnya tersebut sangat tangguh. Tetapi menurutnya, Nadal, yang unggul 14-7 dalam rekor pertemuan mereka, masih bisa dikalahkannya jika sedang dalam performa terbaik.

"Kisah di dunia tenis sangat cepat berubah. Saya sempat mengalami masa sulit dan kembali menjadi nomor satu dunia ketika tahun lalu memenangi Perancis Terbuka dan Wimbledon," ujarnya.

"Saya masih sangat yakin, bahwa ketika saya berada dalam kondisi terbaik, maka saya bisa mengalahkan siapapun. Saya bahkan bisa mendominasi. Akan tetapi, banyak pemain hebat di sekitar saya, yang bermain sangat bagus, termasuk Rafa, yang merupakan orang nomor satu yang sulit untuk dikalahkan," tambah Federer.

Sumber : Kompas.com
Foto : AFP/MIKE CLARK


Kamis, 07 Oktober 2010

Musim Venus Berakhir

New York - Venus Williams dipastikan tidak akan mengikuti turnamen apapun di sisa tahun 2010 ini. Cedera yang membelit lutut kirinya membuat Venus memutuskan untuk rehat saja.

Cedera di lutut itu diderita Venus setelah ia dikalahkan Kim Clijsters di semifinal AS Terbuka, September silam. Namun sebetulnya cedera itu sudah berkali-kali menghantui Venus.

Sebelum terjun di AS Terbuka, Venus juga sudah merasakan ada masalah di lututnya. AS Terbuka bahkan jadi turnamen pertamanya dalam dua bulan karena ia terakhir bermain di Wimbledon, akhir Juni.

Dengan cederanya itu, Venus dipastikan tidak akan bertanding lagi tahun ini, termasuk di WTA Championships di Doha, Qatar, serta final Piala Fed antara AS vs Italia pada November.

"Saya sedang menjalani perawatan dan terapi untuk lutut saya dan sudah mendapatkan kemajuan. Tapi sayangnya, saya harus mengurangi beban ke lutut sementara dan tidak bisa berkompetisi lagi di 2010," ujar Venus dalam pernyataan yang dikutip ESPN.

Venus sendiri saat ini menduduki ranking 3 WTA dan catatannya tahun ini adalah 38 kali menang dan tujuh kali kalah. Petenis 29 tahun itu merebut gelar juara di dua turnamen dan mengumpulkan hadiah uang lebih dari 2,5 juta dolar AS.

"Saya menanti untuk kembali dengan kesehatan penuh untuk memulai musim 2011 dengan tepat waktu dan semoga saya bisa bermain di Piala Fed dan WTA Championships tahun depan," tuntas Venus.

Sumber : Detiksport
Foto : Getty/Chris McGrath

Nadal: Federer Masih Berbahaya

Tokyo - Tahun ini Rafael Nadal sukses mengungguli Roger Federer. Namun petenis Spanyol ini menegaskan bahwa Federer tetap tidak dapat dihilangkan dari persaingan.

Nadal melewati Federer dengan merebut empat kemenangan grand slam dan terakhir menjadi juara di AS Open pada bulan lalu. Ia berhasil menambahkan gelar Wimbledon dan Prancis Terbuka di awal tahun ini.

Kini Nadal di posisi peringkat pertama rangking dunia. Sedangkan Federer saat ini berada di peringkat ketiga meski telah memenangi 63 gelar dalam karirnya. Namun Nadal menegaskan bahwa dia tak mau mencoret nama Federer.

"Tentu saja dia masih akan tertantang memenangi turnamen besar. Dia masih bisa. Meski dia nomor dua atau tiga di dunia tapi permainannya masih tetap di level yang sangat tinggi," tegas Nadal seperti dilansir Yahoo Sport
 
Nadal mengakui bahwa apa yang telah diraih oleh Federer sebelumnya adalah luar biasa. "Sangat sulit selalu berada 100 persen dan apa yang dilakukan oleh Federer tujuh atau delapan tahun terakhir itu sangat sulit diulang. Luar biasa," ujarnya.

Baik Nadal dan Federer adalah dua dari tujuh petenis yang berhasil memenangi semua empat gelar grand slam. Meski demikian Nadal tetap menyanjung Federer atas prestasi yang ditorehkan petenis asal Swiss ini.

"Ini sangat sulit untuk selalu berada di atas. Apa yang dia telah lakukan sangat, sangat sulit," kata Nadal.

Sumber : Detiksport
Foto : Getty Images

Sabtu, 02 Oktober 2010

Lenguhan Mampu Lemahkan Lawan

Jakarta - Beberapa petenis top dunia memiliki ciri khas yakni lenguhan. Ternyata lenguhan tersebut bukan hanya sebatas ekspresi, tapi juga bisa untuk "melemahkan" lawan.

Maria Sharapova, Elena Dementieva, dan Rafael Nadal adalah contoh petenis yang sering mengeluarkan lenguhan sembari melancarkan pukulan.

Hal tersebut memang sering mendapatkan keluhan. Meski begitu para petenis yang dikritik membela diri bahwa lenguhan itu adalah ungkapan "perasaan" kala memukul bola.

Dari hasil penelitian yang dilakukan ilmuan Amerika Serikat dan Kanada, lenguhan tersebut ternyata menjadi sarana yang cukup "manjur" untuk melemahkan lawan. Hasil dari penelitian ini ditampilkan di jurnal Public Library of Science ONE.

Peneliti memainkan 384 video klip dari petenis yang memukul bola kepada 33 mahasiswa/mahasiswi di Universitas British Columbia di Kanada.

Selanjutnya responden diminta untuk menebak dengan cepat ke manakah bola akan dipukul, ke kiri atau ke kanan.

"Ketika ada suara tambahan muncul di waktu yang berbarengan ketika bola dipukul, partisipan secara signifikan menjadi lebih lambat. Mereka juga lebih banyak mengambil keputusan yang keliru dalam jumlah yang signifikan," demikian hasil penelitian tersebut seperti dilansir dari AFP.

Ketua penelitian Scott Sinnet mengatakan lenguhan bisa menyebabkan pemain tenis untuk melihat bola yang melaju dengan kecepatan 80 kilometer per jam untuk menjadi 60 sentimeter lebih dekat dengan lawan daripada sebenarnya.

"Lenguhan membuat Anda kesulitan untuk fokus memperhatikan apa yang terjadi. Lenguhan menghalangi kemampuan untuk memperhatikan terhadap multi-sensory event," ujar Sinnet.

"Lenguhan menjadikan kemungkinan bahwa lawan sudah out dari posisinya semakin besar dan itu membuat pengembalian bola jadi lebih sulit," pungkas dia.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya – detiksport
Foto : Getty Images

Minggu, 19 September 2010

Anna Kournikova Tampil di Majalah Maxim

Los Angeles - Petenis seksi Anna Kournikova kembali tampil dalam sampul majalah khusus pria dewasa Maxim edisi Oktober.

Kournikova sebelumnya pernah tampil untuk sampul majalah Maxim tahun 2003, 2004 dan 2008.

Dalam sampul edisi Oktober, petenis asal Rusia itu mengenakan bikini berwarna putih yang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang seksi. Dia memakai "dog tag" (kalung identitas yang biasa dipakai kalangan militer), dan menggigit salah satu "dog tag" sambil tersenyum.

Kournikova tertawa saat ditanya bagaimana bila dia menjadi mata-mata seperti perempuan cantik Rusia lainnya yang juga bernama Anna (mata-mata Anna Chapman yang dideportasi Amerika Serikat).

"Ha. Saya untuk perdamaian dan kebenaran dan kejujuran. Dan saya kira saya bisa tetap menjaga penyamaran saya bila saya seorang mata-mata. Saya cenderung memberi banyak hal dengan mata saya. Setelah mengatakan mungkin saya!," kata perempuan berusia 29 tahun itu, seperti dikutip Pop Crunch.
Kournikova berlatih tenis sejak usia 5 tahun dan mulai terjun ke kompetisi tenis profesional waktu berumur 14 tahun. Prestasi terbaik Kournikova adalah dua kali meraih gelar juara ganda wanita Australia Terbuka, keduanya diperoleh saat berpasangan dengan mantan petenis nomor satu dunia Martina Hingis.

Peringkat terbaik Kournikova di tunggal adalah peringkat 8 dunia. Meski begitu Kournikova belum pernah meraih satu gelar juara pun di kompetisi WTA (Women's Tennis Association) untuk kategori tunggal.
Prestasi Kournikova di dunia tenis memang tidak begitu mengkilat, namun dia tidak pernah luput dari perhatian media. Terutama karena karirnya di luar dunia tenis seperti menjadi model iklan dan majalah, juga karena hubungan khususnya dengan penyanyi Enrique Iglesias.

Kournikova juga pernah terpilih sebagai salah satu dari "50 Orang Tercantik di Dunia" versi majalah People tahun 1998, 2002, 2003, dan 2004.
Sumber : (ANTARA News)

Foto : wallpapergate.com

Jumat, 17 September 2010

Lewat Buku, Venus Ungkap Rahasia Suksesnya


Jakarta - Venus Williams berbagi soal rahasia kisah suksesnya melalui buku yang berjudul Come to Win. Di sini, Venus juga menyertakan penuturan dari 50 figur yang berhasil di bidangnya.

Venus adalah salah satu petenis putri papan atas dunia. Sejak terjun di duna profseional di tahun 1994, saudari dari Serena Williams ini berhasil meraih 43 gelar juara. Gelar bergengsi yang diraih petenis Amerika Serikat itu di antaranya lima kali juara Wimbledon dan dua kali AS Terbuka. Bersama Serena, saudarinya, ia meraih emas nomor ganda di Olimpiade 2000 dan 2008.

Ia merintis sukses di tahun ketiganya di dunia pro. Puncaknya di medio awal millenium baru, Venus bersama Serena berhasil mendominasi.

Namun Venus juga pernah mengalami masa-masa redup, yakni antara tahun 2003 hingga 2006. Cedera dan juga rentetan kekalahan membuat karir petenis kelahiran 17 Juni 1980 itu suram.

Venus berhasil comeback pada tahun 2007. Saat ini ia berada di peringkat ketiga ranking dunia.

Perjalanan karir dan kisah Venus tersebut terangkum dalam buku Come to Win.

"Buku ini bercerita tentang bagaimana cara agar Anda bisa menampilkan yang terbaik dan mempersiapkan diri untuk meraih kemenangan. Ketika Anda tengah berjuang, entah dalam bidang apa pun, kuncinya adalah persiapan yang matang untuk aspek mental, fisik, dan emosional. Buku ini bercerita tentang bagaimana bersikap dalam hidup," ujar Venus seperti dikutip dari Miami Herald.

Bagi Venus kunci dari sukses adalah tidak cepat berpuas diri, selalu menyegarkan diri dengan pikiran-pikiran yang baru dan variatif.

"Di dalam dan di luar lapangan Anda harus terus melakukan 'pembaruan'. Tetap berada dalam kondisi segar, kondisi baru, dan melakukan evaluasi ulang terhadap situasi terkini. Sebab untuk menang tidak bisa dilakukan cara yang sama. Apa pun yang Anda kerjakan, Anda harus selalu dalam kondisi segar."

Venus juga memberikan saran kepada orang yang tengah dilanda kebosanan ketika sedang mengerjakan sesuatu.

"Tidak mungkin Anda merasa bosan ketika melakukan sesuatu yang Anda senangi. Cobalah untuk menemukan sesuatu yang tetap membuat Anda terus belajar--apa pun bidang yang Anda geluti."

"Contohnya, bidang utama saya adalah tenis. Jadi saya tidak mengenakan pakaian dengan model yang sama ketika bertanding tahun ini. Saya berusaha untuk mencari cara agar bisa lebih menikmati pertandingan, bahkan termasuk melakukan perubahan dalam hal pakaian," kata juara tunggal putri Olimpiade 2000 itu.

Dalam buku Come to Win, Venus juga menyertakan sejumlah kisah dari 50 tokoh yang sukses di bidang masing-masing. Di antara 50 nama tersebut terdapat Magic Johnson (mantan pebasket), Billie Jean King (mantan petenis), Vera Wang (desainer), Bill Clinton (mantan Presiden AS) dan Condoleezza Rice (mantan menteri luar negeri AS).

"Mereka adalah orang-orang yang menghasilkan karya luar biasa. Mereka benar-benar membawa hal baru untuk apa yang mereka lakukan. Di waktu yang sama, mereka juga melakukan olahraga dan banyak yang tidak tahu tentang itu," pungkas Venus.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya detiksport
Foto : Getty Images

Kamis, 16 September 2010

McEnroe Berpasangan dengan Williams


HONG KONG - Petenis legendaris, John McEnroe akan berpasangan dengan Venus Williams menghadapi petenis-petenis benua lainnya dalam Hong Kong Tennis Classic.
Turnamen yang akan berlangsung mulai 5 Januari 2011 ini akan diikuti oleh beberapa pemain ternama lainnya, seperti Caroline Wozniacki dari Denmark, Li Na dari China serta  petenis cantik Rusia, Maria Sharapova.
Turnamen ini akan diikuti tim dari benua-benua dunia yang diwakili satu pemain putera dan dua pemain puteri. Wozniacki akan bermain untuk Eropa bersama pemain veteran Swedia, Stefan Edberg.
Sementara pemain China, Li Na  dan Maria Sharapova akan memimpin tim Asia Pasifik dan Rusia.

Sumber : kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko   
Foto : AFP/EMMANUEL DUNAND

Selasa, 14 September 2010

Tekuk Djokovic, Nadal Juara


New York - Rafael Nadal berhasil merengkuh gelar juara US Open 2010 usai di final mengalahkan Novak Djokovic lewat pertarungan empat set. Ini merupakan kali pertama petenis Spanyol itu menjuarai AS Terbuka.

Laga  Nadal kontra Djokovic berakhir pada Selasa (14/9/2010) pagi WIB. Pertandingan ini seharusnya digelar pada akhir pekan kemarin, namun harus ditunda akibat hujan. Nadal yang merupakan unggulan teratas mampu mengatasi lawannya itu dengan 6-4 5-7 6-4 6-2.

Di set pertama, Nadal berhasil menang 6-4. Kedudukan menjadi berimbang usai Djokovic merebut set kedua dengan kemenangan 7-5.

Nadal kembali unggul setelah memenangi set ketiga dengan skor 6-4. Petenis berusia 24 tahun itu berhasil merebut set keempat dengan kemenangan 6-2. Ada pun laga ini memakan waktu selama tiga jam 43 menit.

Kemenangan ini membawa Nadal berhasil memenangi seluruh Grand Slam yang dia ikuti di sepanjang karirnya sejauh ini. Dilansir dari Reuters, petenis peringkat satu dunia itu menjadi petenis putra ketujuh yang berhasil juara di empat Grand Slam. Ia mengikuti jejak Fred Perry, Don Budge, Rod Laver, Roy Emerson, Andre Agassi dan Roger Federer.

Titel di Flushing Meadows menambah koleksi gelar Nadal di ajang Grand Slam menjadi sembilan dengan perincian satu gelar di Australia Terbuka, lima di Prancis Terbuka, dua di Wimbledon, dan satu di AS Terbuka.

Titel US Open merupakan gelar Grand Slam kedua yang direngkuh oleh petenis yang juga pemegang saham di klub sepakbola Mallorca itu di tahun 2010, setelah beberapa bulan sebelumnya ia memenangi Wimbledon.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya – detiksport
foto : reuters