Pages

Tampilkan postingan dengan label TENIS STOCKHOLM OPEN 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TENIS STOCKHOLM OPEN 2010. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Oktober 2010

Swedia Spesial Buat Federer


Stockholm - Sudah 18 negara yang pernah menjadi saksi kehebatan seorang Roger Federer dalam mengumpulkan berpuluh-puluh piala. Swedia salah satu yang spesial untuk bintang tenis Swiss itu.

Mengalahkan Florian Mayer di final Stockholm Open, Minggu (24/102/10), Federer menambah koleksi gelarnya di musim ini menjadi tiga. Meski tak banyak, tapi secara total ia sudah memiliki 64 trofi, menyamai rekor salah satu petenis terhebat sepanjang masa, Pete Sampras.

Dengan begitu Federer cuma kalah dari tiga orang saja yang mampu memenangi turnamen lebih banyak, yakni Jimmy Conners (109), Ivan Lendl (94) dan John McEnroe (77).

Catatan lain adalah, Federer memenangi pertandingannya yang ke-50 di tahun ini pada hari Jumat lalu. Saat itu ia menjadi petenis kelima dalam sejarah, dan yang pertama sejak Sampras, yang mampu meraih 50 kemenangan dalam sedikitnya sembilan tahun berturut-turut sejak era Open.

"Luar biasa sekali bahwa saya berada di tempat Pete (Sampras) mengakhiri karirnya," ujar Federer dikutip AFP. "Kita tak pernah tahu kapan masa akhir Anda. Itulah kenapa Anda mau mengecap setiap kemenangan turnamen."

Rekor-rekor terakhir itu dibuat Federer di Stockholm (ibukota Swedia), dengan Putri Mahkota Victoria yang menyerahkan sendiri piala kemenangan untuk mantan pemain nomor satu dunia itu. Itulah kali pertama dalam satu dekade terakhir Putri Victoria menghadiri turnamen tersebut.

"Buat saya, setiap kemenangan turnamen adalah spesial. Ini salah satu yang pastinya akan saya ingat, mungkin lebih dari yang lain," tutur Federer.

Sejak memulai karirnya di level profesional di tahun 1998, meskipun sudah berjaya di mana, ini adalah kali pertama Federer meraih gelar juara di tanah Swedia. Sebelumnya ia pernah menjadi kampiun di 17 negara berbeda.

"Memenangi turnamen apapun itu rasanya luar biasa. Tapi lebih spesial lagi di sebuah negara yang saya tak pernah sukses sebelumnya," imbuh pria 29 tahun itu.

Sumber : Andi Abdullah Sururi – detiksport
Foto : (AFP/Getty Images)

Stockholm Terbuka - Juara, Federer Sejajar Sampras


Stockholm - Roger Federer merengkuh gelar juara usai mengandaskan Florian Mayer di final Stockholm Terbuka. Titel tersebut mengantarnya menyamai Pete Sampras dalam hal jumlah gelar ATP yang sudah dimenangi.

Dalam laga final yang dilangsungkan Minggu (24/10/2010) malam WIB, Federer tak mengalami banyak kesulitan untuk bisa mengangkat trofi juara. Mantan petenis nomor satu dunia itu menundukkan lawannya yang asal Jerman dengan 6-4 dan 6-3.

Kemenangan ini membuat Federer mampu berdiri sejajar dengan Sampras terkait jumlah titel ATP yang sudah dimenangi sepanjang karir profesionalnya. Kedua petenis tersebut sama-sama mengoleksi 64 trofi juara.

Mayer, yang sama sekali belum pernah jadi juara, mencoba memberi perlawanan pada Federer di awal-awal laga. Dia sempat tampil meyakinkan setelah mem-break FedEx di set pertama, meski kemudian tak mampu memberi perlawanan lebih jauh lagi.

"Ini pekan yang berat. Saya datang dari Shanghai di mana saya memainkan lima pertandingan, lalu masalah dengan jet lag dan hal-hal lainnya, jadi bisa bangkit dan meraih kemenangan lainnya adalah sesuatu yang hebat," sahut Federer seperti dikutip dari Reuters.

Sumber : Doni Wahyudi – detiksport
Foto : Reuters/Bob Strong

Federer Siap Samai Raihan Gelar Sampras


Stockholm - Roger Federer berpeluang besar menyamai peraihan gelar Pete Sampras di turnamen. Hal tersebut dipastikan oleh Federer setelah maju ke final Stockholm Open.

Federer memastikan diri maju ke final usai mengalahkan Ivan Ljubicic dua set langsung 7-6(7/5), 6-2, Sabtu (23/10/10). Sedangkan pada partai final besok, Federer akan menghadapi Florian Mayer.

Peluang Federer untuk menang cukup besar karena petenis asal Swiss ini selalu menang dari dua kali pertemuan dengan Mayer. Jika menang di final itu akan menjadi gelar ketiga sepanjang tahun 2010.

Namun, ini akan menjadi gelar ke-64 dalam karirnya, menyamai Pete Sampras sebagai petenis keempat di open era ini. Hanya Jimmy Connors (109), Ivan Lendl (94) dan John McEnroe (77) yang meraih lebih banyak gelar turnamen sejak 1968.

"Ini menjadi tahun yang baik setelah bisa menembus final. Di saat lalu saya memiliki hasil luar biasa, saya rasa saya memenangi 24 final berturut turut dalam satu tahap, ini dapat menjadi awal lagi," ujar Federer seperti dilansir Yahoo.

Sumber : Reky Herling Kalumata – detiksport
Foto : Getty Images

Selasa, 19 Oktober 2010

TENIS STOCKHOLM TERBUKA - Federer Pimpin Unggulan Tunggal

Stockholm, Senin - Kalah di final Shanghai Masters dari Andy Murray tidak membuat Roger Federer berduka terlalu lama. Petenis Swiss, yang kini menempati kembali peringkat kedua dunia di bawah Rafael Nadal, itu langsung bersiap menjalani pertandingan di Stockholm Terbuka yang dimulai Senin (18/10).
Pada turnamen yang dia ikuti kembali setelah 10 tahun absen itu, Federer menempati unggulan pertama, diikuti petenis teratas Swedia, Robin Soderling, sebagai unggulan kedua dan petenis Ceko, Tomas Berdych, sebagai unggulan ketiga.

Mengenai keikutsertaannya di Stockholm Terbuka itu, dalam situs resmi ATP, Federer mengatakan, turnamen itu cocok dengan jadwalnya musim ini.
”Tahun ini, jelas sekali Perancis Terbuka dan Wimbledon tidak sebrutal tahun lalu. Oleh karena itu, menjadi prioritas saya sejak awal tahun ini sehingga saya bisa bermain di Shanghai. Saya mempertimbangkan apakah akan bermain seminggu sebelum Shanghai atau seminggu setelahnya,” tuturnya.
Keputusan Federer kemudian adalah bermain seminggu setelah Shanghai Masters. ”Saya merasa berutang kepada Stockholm untuk kembali ke sini. Saya berteman baik dengan Bjorkman dan Johansson, yang mengelola turnamen itu saat ini,” ujarnya.

Bagi petenis Swiss itu, keikutsertaannya dalam sejumlah turnamen sebelum berakhirnya musim turnamen tahun ini sangat penting untuk mempertahankan posisinya sebagai peringkat kedua dunia. Meski berhasil merebut kembali posisi kedua itu dari petenis Serbia, Novak Djokovic, posisi Federer belum aman karena selisih poin dengan Djokovic masih bisa dikejar petenis Serbia tersebut.
Piala Kremlin
Bersamaan dengan diselenggarakannya Stockholm Terbuka— yang merupakan bagian dari tur ATP 250—di Moskwa pun digelar turnamen Piala Kremlin, 16-24 Oktober 2010.
Turnamen ini diikuti bukan hanya petenis putra, tetapi juga petenis putri. Ria Novosti menyebutkan, di kelompok tunggal putra petenis Rusia, Nikolay Davydenko, menempati unggulan pertama, diikuti petenis Rusia lainnya, Mikhail Youzhny, dan petenis Perancis, Jo-Wilfried Tsonga, sebagai unggulan ketiga.
Marcos Baghdatis dari Siprus ditempatkan sebagai unggulan keempat, diikuti Radek Stepanek di tempat kelima dan Andrey Golubev unggulan keenam.

Di kelompok tunggal putri, petenis Serbia, Jelena Jankovic, menempati unggulan pertama, kemudian petenis Belarus, Victoria Azarenka, di tempat kedua, petenis China, Li Na, sebagai unggulan ketiga, dan Anastasia Pavlyuchenkova dari Rusia sebagai unggulan keempat.
Sejumlah petenis top putri lain memilih ikut serta pada turnamen Luksemburg Terbuka, yang berlangsung 16-24 Oktober. Pada turnamen ini petenis Rusia. Elena Dementieva, menempati unggulan pertama serta diikuti petenis Perancis, Rezai Aravane, sebagai unggulan kedua, Yanina Wickmayer dari Belgia di tempat ketiga, dan Ana Ivanovic dari Serbia sebagai unggulan keempat

Sumber : Kompas.com
Foto : AFP/FREDERIC J BROWN

Stockholm Terbuka - Federer Siap Juara Lagi Setelah 10 Tahun

STOCKHOLM - Petenis nomor dua dunia, Roger Federer, menyatakan bahwa dia fit dan sangat siap untuk raih gelar di Stockholm Terbuka usai berlaga di Shanghai Masters. Ini akan jadi penampilan perdana petenis Swiss tersebut, setelah hampir satu dekade tak pernah ambil bagian dalam event di Stockholm.

Federer, yang akhir pekan lalu gagal menjuarai Shanghai Masters karena di final kalah dari Andy Murray, akan mengawali langkahnya melawan petenis Amerika Serikat Taylor Dent.

"Saya senang melanjutkan permainan setelah Shanghai," ujar mantan pemain nomor satu dunia ini. "Saya tidak jet-leg, (pelatih) Severin (Luthi) dan keluarga juga ada di sini.

"Saya tidur nyenyak, dan merasa sangat bergairah. Saya tidak capek setelah partai final dan saya tidak menjalani pertandingan sangat keras pekan lalu. Saya merasa sangat percaya diri dan merasa akan bermain bagus saat melakukan start."

Dent, lawan Federer di babak kedua, lolos setelah hanya bermain satu set. Pasalnya, petenis asal Polandia, Michael Przysiezny, yang menjadi lawan, tak bisa melanjutkan pertandingan karena cedera, setelah kalah 2-6 di set pembuka. Rekor pertemuan milik sang peraih 16 gelar grand slam ini, di mana satu-satunya pertemuan yang terjadi pada musim lalu di Miami, dimenangkannya.

Sumber : Kompas.com
Foto : AFP/PHILIPPE LOPEZ