Pages

Tampilkan postingan dengan label BULUTANGKIS INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BULUTANGKIS INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Februari 2011

Tiga Ganda Putra Masuk 10 Besar

Indonesia menempatkan tiga ganda putra di peringkat 10 besar dunia setelah Alvent Yulianto/Hendra AG menyodok ke posisi ke-10 pekan ini.

Ketiga ganda putra tersebut adalah peraih medali emas Asian Games 2010, Markis Kido/Hendra Setiawan di peringkat keempat; Muhammad Ahsan/Bona Sepatno di peringkat kedelapan; dan Alvent/Hendra.
Kido/Hendra pekan ini merosot dua tingkat dari pekan lalu. Kini mereka menempati peringkat keempat setelah digeser dua ganda Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong di peringkat kedua dan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae di peringkat ketiga.
Sementara ganda asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, masih  bercokol di peringkat pertama.

Peringkat 10 besar pekan ini: 1. [DEN] Mathias Boe/[DEN] Carsten Mogensen 2. [KOR] Ko Sung Hyun/[KOR] Yoo Yeon Seong   3. [KOR] Jung Jae Sung/[KOR] Lee Yong Dae   4. [INA] Markis Kido/[INA] Hendra Setiawan  5. [MAS] Koo Kien Keat/[MAS] Tan Boon Heong  6. [CHN] Cai Yun/[CHN] Fu Hai 7. [TPE] Fang Chieh Min/[TPE] Lee Sheng Mu  8. [INA] Muhammad Ahsan/[INA] Bona Septano 9. [CHN] Cahi Biao/[CHN] Zhang Nan   10.[INA] Alvent Yulianto/[INA] Hendra AG

Sumber : Kompas.com
foto :AFP/LIU JIN

Kamis, 21 Oktober 2010

Lin Dan dan Kenangan Indah di London


Olimpiade London masih cukup lama jika dihitung dari sekarang, karena dua tahun lagi baru dihelat. Meskipun demikian, Lin Dan sudah punya target menghadapi multievent empat tahunan tersebut, yaitu mempertahankan gelar juara dunia tunggal putra.

Dua tahun lalu di Beijing, Lin Dan mempersembahkan medali emas bagi China. Pada partai puncak pesta olahraga terakbar di muka bumi tersebut, juara dunia tiga kali tersebut mengalahkan musuh bebuyutannya dari Malaysia, Lee Chong Wei.

Nah, menghadapi Olimpiade London, Lin Dan cukup optimistis dengan peluangnya. Pemain kidal, yang mengaku sudah bermain bulu tangkis sejak usia 6 tahun dan pada umur 12 tahun telah bergabung dengan tim junior ini, merasa London adalah kota yang sangat bersahabat dengan dirinya karena punya kenangan indah.

"Masih dua tahun lagi untuk pergi ke Olimpiade berikutnya (setelah Beijing). Selama persiapan ke sana, saya akan tampil di beberapa kompetisi bergengsi seperti Asian Games dan Kejuaraan Dunia, untuk tetap menjaga performa pada tahun 2012. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk mempertahankan gelar di Olimpiade," ujar Lin Dan, seperti yang tertuang dalam wawancara dengan Olympic Review.

"London adalah kota dengan sejarah yang hebat. Saya sebelumnya sudah pernah ke sana, ketika tampil di All England. Saya memenangi event tersebut tahun lalu, mengalahkan Lee Chong Wei, yang juga musuhku pada final di Beijing (Olimpiade).

Meskipun yakin dengan peluangnya tersebut, Lin Dan tetap mewaspadai para rivalnya. Menurut pemain berusia 27 tahun ini, di Olimpiade London nanti ada beberapa musuh berat, yang juga memiliki peluang besar jadi juara.

"Untuk dua tahun ke depan, pemain-pemain top seperti Lee Chong Wei dan Bao Chunlai bakal jadi pesaing berat. Selain itu, masih ada beberapa pemain baru yang siap mengancam, seperti Chen Jin dan Chen Long. Mereka semua adalah pemain bagus dan akan menjadi kompetitor utama saya di London."

Lin Dan saat ini sedang mempersiapkan diri menghadapi Asian Games XVI yang berlangsung di Guangzhou, Chin,a 13-21 November. Sebagai tuan rumah dan raksasa bulu tangkis dunia, China memasang target untuk menyapu bersih gelar di event tersebut.

Sumber : Kompas.com - Aloysius Gonsaga AE
Foto : AFP/SAEED KHAN

Kamis, 07 Oktober 2010

Taufik Teratas, Alamsyah Naik

JAKARTA- Taufik Hidayat bertahan di posisi lima peringkat tunggal putera dunia BWF Kamis (7/10), sementara pemain muda Alamsyah Yunus naik satu tingkat.
Dalam peringkat dunia mingguan yang dikeluarkan federasi bulu tangkis dunia (BWF), Taufik menempati posisi lima seperti pekan lalu. Ia berada di bawah Lee Chong Wei (Malaysia), Peter Hoeg Gade (Denmark), Lin Dan (China) serta Chen Jin (China).

Pemain muda Alamsyah Yunus kini menempati peringkat 40, naik satu tingkat dibandingkan pekan lalu. Alamsyah merupakan pemain Indonesia dengan lonjakan peringkat terbaik, mengingat awal tahun ini ia masih berada di peringkat 152.
Para pemaan Indonesia lainnya antara lain Simon Santoso (peringkat 7, Sony Dwi Kuncoro (11), Dionysius Hayom Rumbaka (24), serta Andre Kurniawan Tedjono (37).
Peringkat putera, Kamis (7/10):
1.  [MAS] Lee Chong Wei 
2.  [DEN] Peter Hoeg Gade 
3.  [CHN] Lin Dan 
4.  [CHN] Chen Jin 
5.  [INA] Taufik Hidayat
6.  [CHN] Chen Long 
7.  [INA] Simon Santoso 
8.  [CHN] Bao Chunlai  
9.  [VIE] Nguyen Tien Minh  
10. [THA] Boonsak Ponsana
11. [INA] Sony Dwi Kuncoro
37. [INA] Andre Kurniawan Tedjono
40. [INA] Alamsyah Yunus
90. [INA] Indra Bagus Ade Chandra

Sumber : Kompas.com
Foto : AFP/BORIS HORVAT

Jumat, 01 Oktober 2010

Taufik Turun, Sony Terlempar

JAKARTA— Taufik Hidayat melorot satu tingkat ke peringkat ke-5 dunia, sementara Sony Dwi Kuncoro terlempar dari peringkat 10 besar tunggal putra bulu tangkis.
Dalam daftar peringkat yang dikeluarkan federasi bulu tangkis dunia (BWF), Kamis (30/9/2010), Taufik berada di peringkat ke-5 setelah pekan lalu berada di peringkat ke-4. Ia digeser pemain China, Lin Dan, yang naik dua tingkat ke peringkat ke-3 serta Chen Jin yang naik satu tingkat ke peringkat keempat.
Dalam turnamen bulu tangkis Jepang Super series, pekan lalu, Taufik mencatat hasil buruk setelah tersingkir pada babak pertama di tangan pemain Jepang dengan peringkat kecil, Sho Sasaki. Sementara itu, Lin Dan mampu lolos ke final sebelum dikalahkan pemain peringkat satu dunia, Lee Chong Wei.
Dua pemain utama Indonesia, Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro, sekarang berada di peringkat ke-7 dan ke-11. Keduanya saat ini masih berkutat dengan cedera punggung.
Peringkat tunggal putra:
1.  [MAS] Lee Chong Wei  
2.  [DEN] Peter Hoeg Gade 
3.  [CHN] Lin Dan  
4.  [CHN] Chen Jin  
5.  [INA] Taufik Hidayat 
6.  [CHN] Chen Long  
7.  [INA] Simon Santoso 
8.  [CHN] Bao Chunlai  
9   [VIE] Nguyen Tien Minh  
10. [THA] Boonsak Ponsana 
11. [INA] Sony Dwi Kuncoro 
 
24. [INA] Dyonisius Hayom Rumbaka 

37. [INA] Andre Kurniawan Tedjono 

41. [INA] Alamsyah Yunus
89. [INA] Indra Bagus Ade Chandra

Sumber : Kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko
Foto : AFP/MIGUEL MEDINA





Jumat, 24 September 2010

Simon Turun, Taufik Tetap

JAKARTA— Tunggal putra Indonesia, Simon Santoso, turun ke peringkat 7 dunia, sedangkan rekannya, Taufik Hidayat, tetap bercokol di posisi empat.
Dalam daftar peringkat yang dikeluarkan BWF, Kamis (23/9/2010), tiga pemain, yaitu Taufik Hidayat, Simon Santoso, dan Sony Dwi Kuncoro, tetap berada di peringkat 10 besar. Sony, yang gagal berangkat ke Jepang Super Series karena cedera, tetap berada di peringkat 10 besar.
Sementara pemain muda Dionysius Hayom Rumbaka naik tiga tingkat ke peringkat 23 dibanding sepekan lalu. Di Jepang Super Series, pekan ini, Hayom sayangnya harus kandas di babak pertama di tangan pemain China, Bao Chunlai.
Berikut peringkat tunggal putra:
1.   [MAS] Lee Chong Wei 
2.   [DEN] Peter Hoeg Gade 
3.   [CHN] Chen Jin 
4.   [INA] Taufik Hidayat
5.   [CHN] Lin Dan
6.   [CHN] Bao Chunlai
7.   [INA] Simon Santoso
8.   [CHN] Chen Long
9.   [VIE] Nguyen Tien Minh 
10.  [INA] Sony DWI Kuncoro
23.  [INA]  Dionysius Hayom Rumbaka
35.  [INA] Andrea Kurniawan Tedjono
50.  [INA] Alamsyah Yunus
89. [INA] Indra bagus Ade Chandra

Sumber : Kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko
Foto : AFP

Selasa, 21 September 2010

Commonwealth Games - Chong Wei Bidik Emas Malaysia di India

KUALA LUMPUR - Fit lagi, Lee Chong Wei ingin menunjukkan kebangkitannya setelah menuai kegagalan di Kejuaraan Dunia 2010. Pebulu tangkis nomor satu dunia tersebut bertekad meraih medali emas pada event Commonwealth Games di India bulan depan. Demikian penuturan pelatih kepala tunggal putra Malaysia, Rashid Sidek.

"Hal yang lebih penting baginya adalah bahwa kondisinya sudah bagus dan kompetitif lagi untuk menghadapi Commonwealth Games," ujar Rashid kepada suratkabar The Star, Selasa (21/9/10).

"Ini penting sekali bagi negara kami untuk mempertahankan status kami di event tersebut dan kami berharap penuh kepada Chong Wei untuk menyabet medali emas tunggal putra.

"Dia pasti bisa mengatasi para kompetitor di event tersebut, dan menurut saya, musuh utamanya adalah cederanya sendiri. Kami berharap pada event di New Delhi nanti tidak ada kejadian yang sama seperti di Paris."

Pada Kejuaraan Dunia di Paris bulan Agustus lalu, Chong Wei harus melupakan impiannya untuk meraih gelar pertama bagi dirinya dan Malaysia, di turnamen bergengsi tersebut. Langkah Chong Wei terhenti di perempat final setelah ditaklukkan musuh bebuyutannya dari Indonesia, Taufik Hidayat.

Akibat cedera punggung yang mengganggu penampilannya, Chong Wei pun memutuskan untuk absen di China Masters Super Series pekan lalu. Kini, dia siap tampil lagi di Jepang Terbuka Super Series yang mulai bergulir besok, sebelum terjun ke Commonwealth Games.
Sumber : Kompas.com
Penulis: Aloysius Gonsaga AE  
Foto : AFP/BEN STANSALL

Chong Wei Incar Gelar Juara

TOKYO— Peringkat satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, ingin menebus kegagalan di Jepang Terbuka Super Series tahun lalu dengan merebut gelar juara.
Tahun lalu, Chong Wei (27) tersingkir secara menyakitkan di babak pertama. Ia dikalahkan pemain Indonesia, Simon Santoso, setelah berkutat dengan cedera.
Namun, tahun ini Chong Wei tampil gemilang dengan merebut gelar juara di beberapa turnamen Super Series termasuk All England, Korea, Malaysia, dan Indonesia.
Di babak pertama Jepang Terbuka, Rabu (22/9/2010), Chong Wei akan menghadapi pemain India, Guruisaidatt Raja Manuri Venkatta. Jika lolos, ia kemungkinan akan bertemu dengan lawannya di final All England, Kenichi Tago dari Jepang.

Sumber : kompas.com. Penulis: A. Tjahjo Sasongko
Foto : AFP/MIGUEL MEDINA

Jumat, 17 September 2010

Taufik, Simon dan Sony Tetap di 10 Besar


JAKARTA— Tiga pebulu tangkis putra Indonesia, yaitu Taufik Hidayat, Simon Santoso, dan Sony Dwi Kuncoro, tetap bertahan di peringkat 10 besar dunia.
Dalam peringkat yang dikeluarkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Kamis (16/9/2010), Taufik merupakan pemain Indonesia dengan peringkat tertinggi, yaitu di peringkat empat. Ia hanya berada di bawah pemain Malaysia, Lee Chong Wei; pemain Denmark, Peter Hoeg Gade; dan pemain China, Chen Jin.
Sementara Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro juga tetap berada di peringkat 6 dan 10. Simon berada di bawah pemain andalan China, Lin Dan, yang berada di peringkat 5.
Para pemain Indonesia lainnya berada jauh di bawah peringkat 10 besar. Tercatat Dionysius Hayom Rumbaka berada di peringkat 26, Andre Kurniawan Tedjono di peringkat 37, serta Alamsyah Yunus di peringkat 49.
Peringkat tunggal putra pekan ini:
1. [MAS] Lee Chong Wei  
2. [DEN] Peter Hoeg Gade 
3. [CHN] Chen Jin  
4. [INA] Taufik Hidayat 
5. [CHN] Lin Dan  
6. [INA] Simon Santoso 
7. [CHN] Bao Chunlai 
8. [VIE] Nguyen Tien Minh  
9. [CHN] Chen Long  
10. [INA] Sony Dwi Kuncoro
26. [INA] Dyonisius Hayom Rumbaka
37. [INA] Andre Kurniawan Tedjono
49. [INA] Alamsyah Yunus


Sumber : Kompas.com
Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko
Foto : AFP/BORIS HORVAT

Jumat, 10 September 2010

World University Badminton Championship XI/2010 Indonesia Berebut Posisi Ketujuh dengan Inggris


Indonesia harus berebut posisi ketujuh melawan Inggris hari ini di nomor beregu campuran setelah mengalami dua kali kekalahan pada World University Badminton Championship XI/2010 yang berlangsung di Taipei Gymnasium, Taipei kemarin (08/09/10).

Pada pertandingan pertama kemarin pagi, di babak perempat final Indonesia gagal menghadang Korea Selatan dengan skor 2-3. Indonesia kembali gagal pada pertandingan kedua di sore hari saat menghadapi Jepang 1-3 untuk mendapatkan tiket perebutan posisi 5-6. Kekalahan ini menjadikan Indonesia harus kembali bertarung untuk merebut posisi ketujuh melawan Inggris.

Indonesia melangkah ke babak perempat final menemani China, setelah berhasil meraih posisi runner-up di Group D. Indonesia gagal takluk berhadapan dengan China 0 – 5 yang diperkuat juara dunia Zheng Bo/ Ma Jin (Selasa, 07/09/10), pada pertandingan sebelumnya Indonesia berhasil meraih kemenangan 5-0 atas Spanyol.

China yang merupakan favorit juara berhadapan dengan tuan rumah Taipei di babak final. Pada kejuaraan yang kesepuluh di Portugal dua tahun lalu China meraih juara dengan menaklukkan Thailand 3-0. Perebutan penentuan posisi 3 dan 4 akan berhadapan Korea Selatan dengan Thailand.

Kegagalan Indonesia di nomor beregu campuran akan berharap pada pertandingan di nomor perorangan yang akan dimulai hari ini usai pertandingan beregu. Indonesia kali ini menargetkan meraih tiga medali emas. Adapun hasil yang dicapai Indonesia pada kejuaraan di Portugal Indonesia hanya meraih satu medali emas di nomor ganda putra yang disumbangkan pasangan Bona Septano/ Mohammad Ahsan yang menaklukkan ganda putra Korea Selatan, Gi Hoon Han/ Tae Il Han 21-12, 21-12.

Berikut perjalanan tim Indonesia di nomor beregu campuran
Hasil pertandingan Indonesia pada penyisihan Grup D:
Indonesia vs Spanyol 07/09/2010, skor 5 -0 :
Tunggal Putra :
- Tommy Sugiarto vs Pablo Abian Vicen 21-9, 20-22, 21-8
Tunggal Putri :
- Tike Arieda Ningrum vs Laura Molina Fernandes 21-14, 21-10
Ganda Putra :
- Fernando Kurniawan/ Wifqi Windarto vs Pablo Abian Vicen/ Carlos Longo Esteban 21-13, 21-15
Ganda Putri :
- Jenna Gozali/ Variella Aprisasi Putri Lejasari vs Laura Molina Fernandes 21-8, 21-15
Ganda Campuran :
- Riky Widianto/ Jenna Gozali vs Carlos Longo Esteban/ Haidee Ojeda Garrido 21-16, 21-18

China vs Indonesia 07/09/2010, skor 5 -0 :
Tunggal Putra :
- Du Pengyu vs Ahmad Rivai 21-16, 21-7
Tunggal Putri :
- Li Xuerui vs Tike Arieda Ningrum 21-8, 21-13
Ganda Putra :
- Lu Xiaolong/ Wei Tingziang vs Fernando Kurniawan/ Wifqi Windarto
22-20 21-12
Ganda Putri :
- Su Cheng/ Ma Jin vs Jenna Gozali/Variella Aprilsasi Putri Lejasari 21-12, 16-21, 21-16
Ganda Campuran :
Zheng Bo/ Ma Jin vs Riky Widianto/Bellaetrix Manuputty 21-18, 21-12

Klasemen akhir grup :
Group A:
1. Taipei
2. Polandia
3. India
Group B:
1. Korea
2. Inggris
3. Singapura
Group C:
1. Thailand
2. Jepang
3. Swiss

Group D:
1. China
2. Indonesia
3. Spanyol

Hasil pertandingan Indonesia pada babak perempat final :
Korea Selatan vs Indonesia 08/09/2010, skor 3 – 2 :
Ganda Campuran :
- Song Chang Yeop/ Jang Ye Na vs Riky Widianto/ Jenna Gozali 13-21, 16-21
Tunggal Putra :
- Shon Wan Ho vs Tommy Sugiarto 21-16, 21-15
Tunggal Putri :
- Kim Soo Jin vs Tike Arieda Ningrum 16-21, 22-24
Ganda Putra :
- Song Chang Yeop/ Hwang Jong Soo vs Fernando Kurniawan/ Wifqi Windarto 23-21, 21-13
Ganda Putri :
- Lee Da Hye/ Jang Ye Na vs Jenna Gozali/Variella Aprilsasi Putri Lejasari 21-19, 21-12

Hasil pertandingan perebutan tiket posisi 5-6:
Jepang vs Indonesia 08/09/2010, skor 3 – 1 :
Ganda Putra :
- Takuma Ueda/Takeshi Kamura vs Fernando Kurniawan/ Ahmad Rivai 21-19, 21-19
Tunggal Putra :
- Shu Wada vs Tommy Sugiarto 13-21, 8-21
Tunggal Putri :
- Sayaka Sato vs Tike Arieda Ningrum 21-17, 21-14
Ganda Putri :
- Rie Sasaki/ Ayumi Tasaki vs Jenna Gozali/Variella Aprilsasi Putri Lejasari 21-18, 21-7

Sumber : Bulutangkis.com
foto : brosing.wordpress.com

Pebulu Tangkis Utama Dihukum Dua Tahun


Mantan pebulu tangkis nomor satu dunia, Zhou Mi, terkena larangan bertanding selama dua tahun karena menggunakan obat terlarang.
Pihak federasi bulu tangkis dunia (BWF) menghukum pemain asal Hongkong tersebut karena terbukti positif mengonsumsi obat terlarang jenis clenbuterol.
Contoh urine Zhou Mi yang diambil pada akhir Juni lalu terbukti positif mengandung clenbuterol yang termasuk dalam jenis bahan yang dilarang digunakan. Hal ini diungkap dalam pernyataan tertulis BWF, Sabtu.
Zhou Mi mengatakan menggunakan obat-obatan tersebut secara tidak sengaja. Ia mengonsumsi obat-obatan China untuk menyembuhkan sakit flu yang dideritanya.
Akibat pelarangan ini, Zhou kemungkinan tidak akan ikut dalam Olimpiade London 2012.

Sumber : Kompas.com 5 Sept’2010

BWF Bantah Pindahkan Kantor di Malaysia


Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF membantah rumor yang menyebutkan bahwa mereka akan memindahkan kantor pusatnya yang saat ini berada di Kuala Lumpur, Malaysia. Badan tertinggi bulu tangkis dunia tersebut menegaskan, tak ada niat untuk melakukan hal tersebut.

Akhir-akhir ini, media banyak mengembuskan kabar tersebut. Berdasarkan isu yang beredar, BWF sedang mempertimbangkan untuk merelokasi kantor pusatnya dari ibu kota Malaysia itu ke kota lain di kawasan Asia atau Eropa.

"BWF tidak akan memindahkan kantor pusatnya dari Malaysia," ujar Manajer Media dan Komunikasi BWF S Selvam dalam e-mail-nya kepada kantor berita Reuters, Rabu (8/9/2010).

"BWF sedang melakukan perluasan dan perlu alasan-alasan yang lebih besar (untuk pindah). BWF sedang mencari tempat relokasi dari tempat yang sekarang, tetapi masih di Kuala Lumpur, Malaysia."

Sumber : Kompas.com 8 Sept’2010
foto : olahraga.kompas.com

World University Badminton Championship XI/2010 China Juara, Indonesia di Peringkat Tujuh


China meraih juara pada nomor beregu campuran setelah menaklukkan tuan rumah Taipei 3-2, pada babak final World University Badminton Championship XI/2010 yang berlangsung di Taipei Gymnasium, Taipei kemarin (09/09/10). Sementara Indonesia harus puas berada posisi tujuh setelah menaklukkan Inggris 3-0.

Kemenangan China yang diperkuat juara dunia Zheng Bo/ Ma Jin harus diraih melalui pertarungan ketat. Pasangan ganda campuran Zheng Bo/ Ma Jin yang baru meraih juara dunia di Paris akhir Agustus lalu harus kehilangan poin saat berhadapan dengan pasangan ganda campura Taipei, Chen Hung-Ling/ Wang Pei-Rong 22-20, 18-21, 18-21.

‘’Saya sungguh berbahagia, saya dapat mengalahkan juara dunia,’’ ungkap Wang menangis usai pertandingan, seperti yang kami kutip dari situs 2010wubac.ctusf.org.tw.

Tertingaal 0-1 dari Taipei, China berhasil menyamakan kedudukan melalui tunggal putra Du Pengyu yang menaklukkan Hsueh Hsuan-Yi HSUEH dengan mudah 21-12, 21-14.

Kembali China harus kehilangan poin pada pertandingan ketiga melalui nomor ganda putra. Pasangan Wei Tingxiang/ Liu Xiaolong saat menghadapi ganda putra Taipei, Lee Sheng-Mu/ Fang Chieh-Min yang merupakan juara Singapura Open SS 2010 dan Indonesia Open SS 2010. Wei Tingxiang/ Liu Xiaolong harus mengakui keunggulan Lee Sheng-Mu/ Fang Chieh-Min dua set langsung 12-21, 18-21.

Kembali China menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui nomor tunggal putri yang disumbangkan Li Xuerui. Tanpa banyak kesulitan Li Xuerui menaklukkan Cheng Shao-Chieh dengan 21-11, 21-9.

China memastikan diri meraih juara setelah pasangan ganda putri Su Cheng/ Ma Jin meraih kemenangan atas Wang Pei-Rong/ Hsieh Pei-Chen. Su Cheng/ Ma Jin harus meraih kemenangan set pertama dengan susah payah atas Wang Pei-Rong/ Hsieh Pei-Chen dengan skor 22-20. Set kedua Tanpa banyak kesulitan Su Cheng/ Ma Jin menaklukkan Wang Pei-Rong/ Hsieh Pei-Chen 21-14 dan memastikan China meraih juara dengan skor 3-2.

Hasil pertandingan China vs Taipei
Ganda Campuran:
- Zheng Bo/ Ma Jin vs Chen Hung-Ling/ Wang Pei-Rong 22-20, 18-21, 18-21 (0–1)
Tunggal Putra :
- Du Pengyu vs Hsueh Hsuan-Yi HSUEH 21-12, 21-14 (1-0)
Ganda Putra :
- Wei Tingxiang/ Liu Xiaolong vs Lee Sheng-Mu/ Fang Chieh-Min 12-21, 18-21 (1-2)
Tunggal Putri :
- Li Xuerui vs Cheng Shao-Chieh 21-11, 21-9 (2-2)
Ganda Putri :
- Su Cheng/ Ma Jin vs Wang Pei-Rong/ Hsieh Pei-Chen 22-20, 21-14 (3-2)

Indonesia di peringkat tujuh

Indonesia harus berpuas diri berada di peringkat tujuh setelah berhasil mengalahkan Inggris 3-0. Kemenangan pertama Indonesia diraih melalui pasangan ganda campuran Fernando Kurniawan/ Jenna Gozali yang menaklukkan John Briggs/ Alyssa Lim melalui pertarungan tiga set 13-21, 21-15, 21-19.

Dua kemenangan Indonesia lainnya diraih dari nomor tunggal putra dan ganda putra. Tommy Sugiarto tanpa banyak kesulitan menaklukkan Jason Marshall 21-2, 21-12, sementara pasangan ganda putra Achmad Rivai/ Riky Widianto juga meraih kemenangan mudah atas Paul Van Rietveldt/ Ben Stawski dua set langsung 21-13, 21-9.

Unggul 3-0 atas Inggris, dua pertandingan berikutnya di nomor tunggal putri dan ganda putri tidak dimainkan lagi. Indonesia memastikan diri di peringkat ketujuh.

Thailand berhasil meraih medali perunggu setelah menaklukkan Korea Selatan 3-1. Sementara urutan 5 – 8 diduduki Jepang, Polandia, Indonesia dan Inggris.

Hasil pertandingan Indonesia vs Inggris
Ganda Campuran :
- Fernando Kurniawan/ Jenna Gozali vs John Briggs/ Alyssa Lim 13-21, 21-15, 21-19 (1-0)
Tunggal Putra :
- Tommy Sugiarto vs Jason Marshall 21-2, 21-12 (2-0)
Ganda Putra :
- Achmad Rivai/ Riky Widianto vs Paul Van Rietveldt/ Ben Stawski 21-13, 21-9 (3-0)
Tunggal Putri :
- Tike Arieda Ningrum vs Munn Tzin Bong : Tidak dimainkan
Ganda Putri :
- Jenna Gozali/Variella Aprilsasi Putri Lejasari vs Alyssa Lim/ Catherian Grant : Tidak dimainkan.

Sumber : Bulutangkis.com
foto : brosing.wordpress.com

Rabu, 11 Februari 2004

Peringkat Simon Naik Lagi

Peringkat dunia tunggal putera Indonesia, Simon Santoso naik tiga tingkat dalam daftar yang dikeluarkan BWF pekan ini.
Simon, pemain pelatnas Cipayung, kini bercokol di peringkat 13, naik tiga tingkat dibanding pekan sebelumnya. Kenaikan peringkat Simon diperoleh setelah ia mencatat prestasi baik dengan lolos ke babak semifinal turnamen bulu tangkis Korea Terbuka Super Series Premier.

Di semifinal, Simon dikalahkan pemain asal China, Lin Dan yang kemudian menjadi juara dengan mengalahkan pemain peringkat satu dunia, Lee Chong Wei di final. Lin Dan sendiri kini naik satu tingkat ke peringkat tiga, di bawah Lee Chong Wei dan Taufik Hidayat.
Taufik Hidayat merupakan  pemain Indonesia dengan peringkat tertinggi (2), diikuti Simon di peringkat 13, Alamsyah Yunus (18) dan Dionysius Hayom Rumbaka (21).
Para pemain lainnya berada di luar peringkat 25 besar, seperti Sony Dwi Kuncoro (peringkat 30), Tommy Sugiarto (peringkat 34) serta Andre Kurniawan Tedjono (peringkat 47).

Berikut peringkat tunggal putera BWF pekan ini: 1. [MAS] Lee Chong Wei   2. [INA] Taufik Hidayuat   3. [CHN] Lin Dan   4. [DEN] Peter Hoeg Gade  5. [CHN] Chen Long   6. [CHN] Chen Jin  7. [VIE] Nguyen Tien Minh  8. [THA] Boonsak Ponsana  9. [CHN] Chunlai Bao   10.[CHN] Pengyu DU  11.[JPN] Kenichi Tago  12.[DEN] Jan O Jorgensen  13.[INA] Simon Santoso  14.[KOR] Park Sung Hwan   15.[ENG] Rajiv Ouseph 16.[HKG] Hu Yun   17.[GER] Marc Zwiebler   18.[INA] Alamsyah Yunus  19.[KOR] Shon Wan Ho   20.[IND] Kashyap P  21.[INA] Dyonisius Hayom Rumbaka  22.[CHN] Wang Zhengming  23.[NED] Dicky Palyama7  24.[MAS] Muhammad Hafiz Hashim  25.[JPN] Kazushi Yamada

Sumber : Kompas.com