New York - Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal terus mendekati sejarahnya setelah memegang tiket babak semifinal AS Terbuka 2010. Ia selangkah lagi bisa mencapai final pertamanya di New York.
Nadal lolos ke babak empat besar setelah mengalahkan unggulan kedelapan yang merupakan kompatriot Spanyol-nya, Fernando Verdasco, dengan skor 7-5 6-3 6-4, Jumat (10/9/2010). Di semifinal ia akan bertemu Mikhail Youzhny dari Rusia.
Petenis kidal itu untuk ketiga kalinya berturut-turut menembus semifinal turnamen ini, tapi belum pernah sampai ke final. Tahun lalu ia dihentikan juara Juan Martin del Potro, dan dua tahun lalu dikandaskan Andy Murray.
"Ini kemenangan yang sangat penting," ujarnya seusai pertandingan, dikutip AFP. "Sangat senang bisa masuk semifinal untuk ketiga kalinya berturut-turut, di salah satu turnamen terpenting di dunia. Buatku, ini mungkin yang paling penting."
Jika mampu mempertahankan performanya dan mengalahkan Youzhny, Nadal juga tinggal selangkah lagi untuk mencatat sebuah rekor lain, yakni memenangi tiga Grand Slam secara beruntun. Di tahun ini ia sukses menjuarai Prancis Terbuka dan Wimbledon.
"Buatku, semifinal ini luar biasa, tapi aku harus terus bermain lebih baik lagi jika ingin ke final," tambah Nadal, yang sejauh ini belum kehilangan satu set pun.
"Aku selalu fokus untuk pertandingan selanjutnya. Aku tak pernah memikirkan yang lebih jauh dulu. Aku baru di semifinal, belum memikirkan final," tandasnya.
Hanya Roger Federer, Pete Sampras dan Rod Laver yang pernah memenangi tiga Grand Slam secara berturut-turut dalam satu tahun. Nadal juga bisa mengekor sukses Federer, Andre Agassi, Don Budge, Roy Emerson, Laver dan Fred Perry sebagai petenis-petenis yang pernah menjuarai semua turnamen Grand Slam.
Sumber : Andi Abdullah Sururi – detiksport Foto : thetennis.com
New York - Kim Clijsters membuka peluangnya untuk mempertahankan gelar AS Terbuka. Petenis Belgia ini akan menghadapi Vera Zvonareva setelah di semifinal mengatasi Venus Williams.
Pada laga di Flushing Meadows, Sabtu (11/9/2010), Clijsters kalah di set pertama 4-6. Namun petenis unggulan kedua ini mampu bangkit di set berikutnya dengan mengalahkan Venus dengan skor 7-6.
Clijsters akhirnya menyudahi perlawanan Venus setelah bermain selama dua jam dan 23 menit. Pada set ketiga tersebut petenis Belgia ini mengalahkan petenis tuan rumah itu dengan skor 6-4.
Pada laga final, Clijsters akan menghadapi petenis Rusia Vera Zvonareva. Unggulan ketujuh ini berhasil menaklukkan unggulan pertama Caroline Wozniacki dari Denmark dengan skor 6-4 6-3.
Hasil tersebut membuat Clijsters berpeluang untuk meraih gelar AS Terbuka untuk kedua kalinya. Petenis berusia 27 tahun sebelum menjadi juara di AS Terbuka pada tahun 2005 dan juga tahun lalu.
Indonesia harus berebut posisi ketujuh melawan Inggris hari ini di nomor beregu campuran setelah mengalami dua kali kekalahan pada World University Badminton Championship XI/2010 yang berlangsung di Taipei Gymnasium, Taipei kemarin (08/09/10).
Pada pertandingan pertama kemarin pagi, di babak perempat final Indonesia gagal menghadang Korea Selatan dengan skor 2-3. Indonesia kembali gagal pada pertandingan kedua di sore hari saat menghadapi Jepang 1-3 untuk mendapatkan tiket perebutan posisi 5-6. Kekalahan ini menjadikan Indonesia harus kembali bertarung untuk merebut posisi ketujuh melawan Inggris.
Indonesia melangkah ke babak perempat final menemani China, setelah berhasil meraih posisi runner-up di Group D. Indonesia gagal takluk berhadapan dengan China 0 – 5 yang diperkuat juara dunia Zheng Bo/ Ma Jin (Selasa, 07/09/10), pada pertandingan sebelumnya Indonesia berhasil meraih kemenangan 5-0 atas Spanyol.
China yang merupakan favorit juara berhadapan dengan tuan rumah Taipei di babak final. Pada kejuaraan yang kesepuluh di Portugal dua tahun lalu China meraih juara dengan menaklukkan Thailand 3-0. Perebutan penentuan posisi 3 dan 4 akan berhadapan Korea Selatan dengan Thailand.
Kegagalan Indonesia di nomor beregu campuran akan berharap pada pertandingan di nomor perorangan yang akan dimulai hari ini usai pertandingan beregu. Indonesia kali ini menargetkan meraih tiga medali emas. Adapun hasil yang dicapai Indonesia pada kejuaraan di Portugal Indonesia hanya meraih satu medali emas di nomor ganda putra yang disumbangkan pasangan Bona Septano/ Mohammad Ahsan yang menaklukkan ganda putra Korea Selatan, Gi Hoon Han/ Tae Il Han 21-12, 21-12.
Berikut perjalanan tim Indonesia di nomor beregu campuran Hasil pertandingan Indonesia pada penyisihan Grup D: Indonesia vs Spanyol 07/09/2010, skor 5 -0 :
Tunggal Putra :
- Tommy Sugiarto vs Pablo Abian Vicen 21-9, 20-22, 21-8
Tunggal Putri :
- Tike Arieda Ningrum vs Laura Molina Fernandes 21-14, 21-10
Ganda Putra :
- Fernando Kurniawan/ Wifqi Windarto vs Pablo Abian Vicen/ Carlos Longo Esteban 21-13, 21-15
Ganda Putri :
- Jenna Gozali/ Variella Aprisasi Putri Lejasari vs Laura Molina Fernandes 21-8, 21-15
Ganda Campuran :
- Riky Widianto/ Jenna Gozali vs Carlos Longo Esteban/ Haidee Ojeda Garrido 21-16, 21-18
China vs Indonesia 07/09/2010, skor 5 -0 :
Tunggal Putra :
- Du Pengyu vs Ahmad Rivai 21-16, 21-7
Tunggal Putri :
- Li Xuerui vs Tike Arieda Ningrum 21-8, 21-13
Ganda Putra :
- Lu Xiaolong/ Wei Tingziang vs Fernando Kurniawan/ Wifqi Windarto
22-20 21-12
Ganda Putri :
- Su Cheng/ Ma Jin vs Jenna Gozali/Variella Aprilsasi Putri Lejasari 21-12, 16-21, 21-16
Ganda Campuran :
Zheng Bo/ Ma Jin vs Riky Widianto/Bellaetrix Manuputty 21-18, 21-12
Klasemen akhir grup : Group A:
1. Taipei
2. Polandia
3. India Group B:
1. Korea
2. Inggris
3. Singapura Group C:
1. Thailand
2. Jepang
3. Swiss
Group D:
1. China
2. Indonesia
3. Spanyol
Hasil pertandingan Indonesia pada babak perempat final : Korea Selatan vs Indonesia 08/09/2010, skor 3 – 2 :
Ganda Campuran :
- Song Chang Yeop/ Jang Ye Na vs Riky Widianto/ Jenna Gozali 13-21, 16-21
Tunggal Putra :
- Shon Wan Ho vs Tommy Sugiarto 21-16, 21-15
Tunggal Putri :
- Kim Soo Jin vs Tike Arieda Ningrum 16-21, 22-24
Ganda Putra :
- Song Chang Yeop/ Hwang Jong Soo vs Fernando Kurniawan/ Wifqi Windarto 23-21, 21-13
Ganda Putri :
- Lee Da Hye/ Jang Ye Na vs Jenna Gozali/Variella Aprilsasi Putri Lejasari 21-19, 21-12
Hasil pertandingan perebutan tiket posisi 5-6: Jepang vs Indonesia 08/09/2010, skor 3 – 1 :
Ganda Putra :
- Takuma Ueda/Takeshi Kamura vs Fernando Kurniawan/ Ahmad Rivai 21-19, 21-19
Tunggal Putra :
- Shu Wada vs Tommy Sugiarto 13-21, 8-21
Tunggal Putri :
- Sayaka Sato vs Tike Arieda Ningrum 21-17, 21-14
Ganda Putri :
- Rie Sasaki/ Ayumi Tasaki vs Jenna Gozali/Variella Aprilsasi Putri Lejasari 21-18, 21-7
Sumber : Bulutangkis.com foto : brosing.wordpress.com
Taufik Hidayat (lahir di Bandung, Jawa Barat, 10 Agustus1981; umur 29 tahun) adalah pemain bulu tangkis tunggal putra dari Indonesia yang berasal dari klub SGS Elektrik Bandung dengan tinggi badan 176 cm.
Putra pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah ini adalah peraih medali emas untuk Indonesia pada Olimpiade Athena 2004 dengan mengalahkan Seung Mo Shon dari Korea Selatan di babak final. Pada 21 Agustus2005, dia menjadi juara dunia dengan mengalahkan permain peringkat 1 dunia, Lin Dan di babak final, sehingga menjadi pemain tunggal putra pertama yang memegang gelar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis dan Olimpiade pada saat yang sama. Selain itu, ia juga sedang memegang gelar juara tunggal putra Asian Games (2002, 2006). Ia tampil di Olimpiade Beijing 2008, namun langsung kalah di pertandingan pertamanya, melawan Wong Choong Hann di babak kedua.
Selain itu, dia juga telah enam kali menjuarai Indonesia Terbuka: 1999, 2000, 2002, 2003, 2004, dan 2006.
Pengalaman lainnya antara lain pada Piala Thomas (2000, 2002, 2004, 2006, dan 2008) serta Piala Sudirman (1999, 2001, 2003, dan 2005).
Ia menikahi Ami Gumelar, putri Agum Gumelar dan Linda Amalia Sari. Mereka telah dikaruniai seorang putri pada tanggal 3 Agustus2007, yang kemudian diberi nama Natarina Alika Hidayat. Kelahiran putrinya ini tepat beberapa hari sebelum ia berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk mengikuti Kejuaraan Dunia. Kemudian mereka telah dikaruniai seorang putra pada tanggal 11 Juni2010, yang kemudian diberi nama Nayutama Prawira Hidayat.[1][2]
Taufik kemudian mundur dari Pelatnas Cipayung pada 30 Januari 2009. Setelah itu ia menjadi pemain profesional. Beberapa waktu lalu ia juga menjalin bisnis dengan Yonex dalam pengadaan alat olahraga.
Mantan pebulu tangkis nomor satu dunia, Zhou Mi, terkena larangan bertanding selama dua tahun karena menggunakan obat terlarang.
Pihak federasi bulu tangkis dunia (BWF) menghukum pemain asal Hongkong tersebut karena terbukti positif mengonsumsi obat terlarang jenis clenbuterol.
Contoh urine Zhou Mi yang diambil pada akhir Juni lalu terbukti positif mengandung clenbuterol yang termasuk dalam jenis bahan yang dilarang digunakan. Hal ini diungkap dalam pernyataan tertulis BWF, Sabtu.
Zhou Mi mengatakan menggunakan obat-obatan tersebut secara tidak sengaja. Ia mengonsumsi obat-obatan China untuk menyembuhkan sakit flu yang dideritanya.
Akibat pelarangan ini, Zhou kemungkinan tidak akan ikut dalam Olimpiade London 2012.
Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF membantah rumor yang menyebutkan bahwa mereka akan memindahkan kantor pusatnya yang saat ini berada di Kuala Lumpur, Malaysia. Badan tertinggi bulu tangkis dunia tersebut menegaskan, tak ada niat untuk melakukan hal tersebut.
Akhir-akhir ini, media banyak mengembuskan kabar tersebut. Berdasarkan isu yang beredar, BWF sedang mempertimbangkan untuk merelokasi kantor pusatnya dari ibu kotaMalaysia itu ke kota lain di kawasan Asia atau Eropa.
"BWF tidak akan memindahkan kantor pusatnya dari Malaysia," ujar Manajer Media dan Komunikasi BWF S Selvam dalam e-mail-nya kepada kantor berita Reuters, Rabu (8/9/2010).
"BWF sedang melakukan perluasan dan perlu alasan-alasan yang lebih besar (untuk pindah). BWF sedang mencari tempat relokasi dari tempat yang sekarang, tetapi masih di Kuala Lumpur, Malaysia."
Sumber : Kompas.com 8 Sept’2010 foto : olahraga.kompas.com
China meraih juara pada nomor beregu campuran setelah menaklukkan tuan rumah Taipei 3-2, pada babak final World University Badminton Championship XI/2010 yang berlangsung di Taipei Gymnasium, Taipei kemarin (09/09/10). Sementara Indonesia harus puas berada posisi tujuh setelah menaklukkan Inggris 3-0.
Kemenangan China yang diperkuat juara dunia Zheng Bo/ Ma Jin harus diraih melalui pertarungan ketat. Pasangan ganda campuran Zheng Bo/ Ma Jin yang baru meraih juara dunia di Paris akhir Agustus lalu harus kehilangan poin saat berhadapan dengan pasangan ganda campura Taipei, Chen Hung-Ling/ Wang Pei-Rong 22-20, 18-21, 18-21.
‘’Saya sungguh berbahagia, saya dapat mengalahkan juara dunia,’’ ungkap Wang menangis usai pertandingan, seperti yang kami kutip dari situs 2010wubac.ctusf.org.tw.
Tertingaal 0-1 dari Taipei, China berhasil menyamakan kedudukan melalui tunggal putra Du Pengyu yang menaklukkan Hsueh Hsuan-Yi HSUEH dengan mudah 21-12, 21-14.
Kembali China harus kehilangan poin pada pertandingan ketiga melalui nomor ganda putra. Pasangan Wei Tingxiang/ Liu Xiaolong saat menghadapi ganda putra Taipei, Lee Sheng-Mu/ Fang Chieh-Min yang merupakan juara Singapura Open SS 2010 dan Indonesia Open SS 2010. Wei Tingxiang/ Liu Xiaolong harus mengakui keunggulan Lee Sheng-Mu/ Fang Chieh-Min dua set langsung 12-21, 18-21.
Kembali China menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui nomor tunggal putri yang disumbangkan Li Xuerui. Tanpa banyak kesulitan Li Xuerui menaklukkan Cheng Shao-Chieh dengan 21-11, 21-9.
China memastikan diri meraih juara setelah pasangan ganda putri Su Cheng/ Ma Jin meraih kemenangan atas Wang Pei-Rong/ Hsieh Pei-Chen. Su Cheng/ Ma Jin harus meraih kemenangan set pertama dengan susah payah atas Wang Pei-Rong/ Hsieh Pei-Chen dengan skor 22-20. Set kedua Tanpa banyak kesulitan Su Cheng/ Ma Jin menaklukkan Wang Pei-Rong/ Hsieh Pei-Chen 21-14 dan memastikan China meraih juara dengan skor 3-2.
Hasil pertandingan China vs Taipei
Ganda Campuran:
- Zheng Bo/ Ma Jin vs Chen Hung-Ling/ Wang Pei-Rong 22-20, 18-21, 18-21 (0–1)
Tunggal Putra :
- Du Pengyu vs Hsueh Hsuan-Yi HSUEH 21-12, 21-14 (1-0)
Ganda Putra :
- Wei Tingxiang/ Liu Xiaolong vs Lee Sheng-Mu/ Fang Chieh-Min 12-21, 18-21 (1-2)
Tunggal Putri :
- Li Xuerui vs Cheng Shao-Chieh 21-11, 21-9 (2-2)
Ganda Putri :
- Su Cheng/ Ma Jin vs Wang Pei-Rong/ Hsieh Pei-Chen 22-20, 21-14 (3-2)
Indonesia di peringkat tujuh
Indonesia harus berpuas diri berada di peringkat tujuh setelah berhasil mengalahkan Inggris 3-0. Kemenangan pertama Indonesia diraih melalui pasangan ganda campuran Fernando Kurniawan/ Jenna Gozali yang menaklukkan John Briggs/ Alyssa Lim melalui pertarungan tiga set 13-21, 21-15, 21-19.
Dua kemenangan Indonesia lainnya diraih dari nomor tunggal putra dan ganda putra. Tommy Sugiarto tanpa banyak kesulitan menaklukkan Jason Marshall 21-2, 21-12, sementara pasangan ganda putra Achmad Rivai/ Riky Widianto juga meraih kemenangan mudah atas Paul Van Rietveldt/ Ben Stawski dua set langsung 21-13, 21-9.
Unggul 3-0 atas Inggris, dua pertandingan berikutnya di nomor tunggal putri dan ganda putri tidak dimainkan lagi. Indonesia memastikan diri di peringkat ketujuh.
Thailand berhasil meraih medali perunggu setelah menaklukkan Korea Selatan 3-1. Sementara urutan 5 – 8 diduduki Jepang, Polandia, Indonesia dan Inggris.
Hasil pertandingan Indonesia vs Inggris
Ganda Campuran :
- Fernando Kurniawan/ Jenna Gozali vs John Briggs/ Alyssa Lim 13-21, 21-15, 21-19 (1-0)
Tunggal Putra :
- Tommy Sugiarto vs Jason Marshall 21-2, 21-12 (2-0)
Ganda Putra :
- Achmad Rivai/ Riky Widianto vs Paul Van Rietveldt/ Ben Stawski 21-13, 21-9 (3-0)
Tunggal Putri :
- Tike Arieda Ningrum vs Munn Tzin Bong : Tidak dimainkan
Ganda Putri :
- Jenna Gozali/Variella Aprilsasi Putri Lejasari vs Alyssa Lim/ Catherian Grant : Tidak dimainkan.
Sumber : Bulutangkis.com foto : brosing.wordpress.com