Pages

Rabu, 17 November 2010

Carlos Moya Gantung Raket

Madrid - Setelah berkecimpung di dunia tenis profesional selama 15 tahun, Carlos Moya mengumumkan pensiun. Masalah cedera menjadi dasar keputusan petenis Spanyol itu.

Moya mengumumkan keputusan pensiun pada hari Rabu (17/11/2010) waktu setempat. Masalah cedera pada kaki menjadi alasan dari keputusan gantung raket ini.

"Saya secara resmi mengumumkan pensiun dari karir profesional saya. Memang sulit untuk melanjutkan karir dengan kondisi seperti ini. Saya ingin beristirahat sekarang, dan menghabiskan waktu di rumah," ujar Moya dikutip dari AFP. Pemain spesialis tanah liat itu diberitakan cukup emosional saat memberikan keterangan.

Ada pun kabar tentang pengumuman pensiun Moya sudah beredar sejak awal pekan ini.

Moya lahir di Palma, Spanyol, 29 Agustus 1976. Ia mulai bermain tenis pada usia enam tahun bersama orang tuanya. Moya memulai karir profesionalnya di tahun 1995.

Peringkat tertinggi Moya adalah nomor 1 dunia pada 15 Maret 1999. Cedera membuat dia harus melewatkan sejumlah turnamen. Di tahun 2009, Moya terlempar dari posisi 500 besar dunia.

Sepanjang karir pro, ia pernah memenangi 20 gelar. Selain Prancis Terbuka 1998, ia juga merupakan bagian dari tim Spanyol yang juara Piala Davis di tahun 2004.



Sumber : Narayana Mahendra Prastya detiksport
Foto : (AFP/ Harry How)

ATP World Tour Finals - Nadal Satu Grup dengan Djokovic

London - Turnamen penutup tahun ATP World Tour Finals akan dihelat mulai akhir pekan ini. Dari hasil drawing yang sudah dilakukan, petenis nomor satu dunia, Rafael Nadal, berada satu grup dengan Novak Djokovic.

Nadal dan Djokovic akan bertanding di Grup A, di mana tergabung pula Tomas Berdych dan Andy Roddick. Nadal punya rekor bagus atas ketiga lawannya di grup tersebut. Ia memiliki catatan 15-7 (menang-kalah) atas Djokovic, 8-3 atas Berdych dan 5-3 atas Roddick.

Di Grup B, petenis nomor dua dunia, Roger Federer, berada satu grup dengan juara Paris Master, Robin Soderling. Dua petenis lainnya yang tergabung dalam grup ini adalah Andy Murray dan David Ferrer.

Sebagai catatan, Nadal yang menjuarai tiga grand slam tahun ini (Prancis Terbuka, Wimbledon dan AS Terbuka) belum pernah menang di turnamen ini. Sementara Federer sudah empat kali menjadi juara di sini (2003, 2004, 2006 dan 2007).

Sedangkan juara tahun lalu, Nikolay Davydenko, tak lolos kualifikasi karena turnamen ATP ini hanya diperuntukkan bagi delapan petenis teratas dunia.

Turnamen ini akan dihelat pada 21-28 November mendatang di London O2 Arena. Dua petenis teratas dari masing-masing grup akan maju ke semifinal.

Grup A
Rafael Nadal
Novak Djokovic
Tomas Berdych
Andy Roddick

Grup B
Roger Federer
Robin Soderling
Andy Murray
David Ferrer

Sumber : Detik.com
Foto : Getty Images

BNP Paribas Masters - Kalahkan Monfils, Soderling Juara

Paris - Unggulan keempat Robin Soderling meraih titel Masters pertama dalam karirnya setelah memenangi turnamen BNP Paribas Masters. Di final Minggu (14/11/2010) ia menundukkan pemain tuan rumah, Gael Monfils.

Dalam waktu 77 menit Soderling menyudahi perlawanan Monfils dengan dua set langsung, 6-1 7-6 (tie break 7-1). Ia pun menambahkan koleksi gelar ATP-nya menjadi enam -- tapi baru kali ini yang berlevel Masters.

Soderling, runner up dua kali Prancis Terbuka, sekaligus memberi peringatan pada calon rival-rivalnya sebelum delapan petenis terbaik tampil di turnamen penutup musim, ATP World Tour Finals, di London minggu depan.

Sementara bagi Monfils, ini merupakan hasil yang tidak sesuai ekspektasi dia setelah tampil gemilang di babak semifinal, saat ia menaklukkan Roger Federer. Tahun lalu ia juga kandas di final turnamen yang sama, kalah dari Novak Djokovic.

Sumber : Detik.com
Foto : (AFP/Jacques Demarthon)

BNP Paribas Masters - Duel Ketat Tiga Set, Monfils Tekuk Federer

Paris - Gael Monfils menggagalkan ambisi Roger Federer untuk meraih gelar BNP Paribas Masters pertamanya. Lewat duel ketat tiga set, Monfils menghentikan Federer di semifinal.

Bertarung di lapangan keras Bercy Arena, Paris, Minggu (14/11/2010) dinihari WIB, merebut set pertama 7-6 (9-7). Monfils kemudian memimpin 5-4 di set kedua, namun gagal menuntaskan permainan dan 'membiarkan' Federer menang 7-6 (7-1).

Di set penentuan, Federer melejit cukup jauh dengan 4-1. Sempat dikejar, Federer sudah mencapai lima kali match point, tapi Monfils pantang menyerah dan sanggup memaksakan tie break.

Di masa genting seperti itu, permainan Federer malah menurun. Tidak ada lagi forehand-forehand akurat dan Monfils akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 7-6 (7-4).

"Saya memaksa diri saya mencapai batas," komentar Monfils usai pertandingan seperti yang dikutip CNN. Ini adalah kemenangan perdana Monfils atas Federer.

Di partai final, Monfils akan menghadapi unggulan keempat, Robin Soderling. Di semifinal sebelumnya, Soderling mengempaskan asa petenis Prancis lainnya, Michael Llodra, dengan 6-7, 7-5, 7-6 (8-6).

Sumber : Detik.com
Foto : Monfils (AFP/Jacques Demarthon)

BNP Paribas Masters - Federer Hadapi Monfils di Semifinal

Paris - Roger Federer berhasil melaju ke semifinal BNP Paribas Masters usai mengalahkan Jurgen Melzer. Di sana, ia akan menghadapi petenis tuan rumah, Gael Monfils.

Bermain di Bercy Arena, Paris, Sabtu (13/11/2010) dinihari WIB, Federer menang 6-1 di set pertama. Tapi di set kedua, unggulan satu itu dipersulit Melzer sehingga harus melalui tie break sebelum menang 7-6 (7-4).

"Saya tidak bisa bilang saya sudah lega bisa berada di semifinal, tapi saya merasa senang," ungkap Federer usai pertandingan seperti yang dikutip Reuters.

"Saya bermain bagus di set pertama, agresif dalam mengembalikan pukulan dan melepas servis yang bagus. Itu set yang sempurna," sambung petenis berkebangsaan Swiss itu.

Di semifinal, lawan Federer adalah Monfils. Petenis unggulan 12 itu membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan tiga, Andy Murray, dengan 2-6, 6-2, 6-3.

Selain Monfils, Prancis juga meloloskan satu petenis lagi ke semifinal, yakni Michael Llodra. Llodra yang tidak diunggulkan memecundangi unggulan 10, Nikolay Davydenko, 7-5, 6-1.

Lawan berikut Llodra adalah unggulan keempat, Robin Soderling. Petenis Swedia itu menundukkan unggulan delapan, Andy Roddick, dengan 7-5, 6-4, di perempatfinal.

Sumber : Detik.com
Foto : AFP/Jacques Demarthon

Asian Games XVI - Aduh! Meiliana/Greysia Juga Tersingkir

GUANGZHOU - Ganda putri Indonesia langsung tersapu bersih pada babak 16 besar nomor perseorangan cabang olahraga bulu tangkis Asian Games XVI 2010, Selasa (16/11/10). Setelah Shendy Puspa Irawati/Nitya Maheswari tersingkir, kini giliran pasangan yang diharapkan bisa melangkah lebih jauh, Meiliana Jauhari/Greysia Polii.

Melawan pasangan Taiwan Hsieh Pei Chen/Wang Pei Rong, Meiliana/Greysia menyerah dua game 19-21, 18-21. Dengan demikian, sektor putri Indonesia tinggal berharap kepada Adriyanti Firdasari, yang menjadi satu-satunya pemain yang berhasil maju ke babak kedua setelah menang 21-18, 16-21, 21-15 atas pemain Thailand, Salakjit Ponsana. Maria Febe Kusumastuti juga sudah tersingkir, karena kalah 16-21, 11-21 dari pemain Taiwan Pai Hsiao Ma.

Pada hari pertama untuk nomor perseorangan bulu tangkis ini, ada lima wakil Indonesia yang tampil. Selain empat di sektor putri (dua ganda serta dua tunggal), tampil juga ganda putra Mohammad Ahsan/Alvent Yulianto Chandra. Pasangan pelatnas/non-pelatnas ini dengan mudah meraih tiket ke babak 16 besar karena menang 21-5, 21-8 atas pasangan Maladewa Sharim Sharim/Zayan Zayan.

Indonesia sudah gagal meraih medali emas untuk nomor beregu putra dan putri. Pasukan Merah-putih hanya mampu melaju hingga semifinal, dan gagal melewati hadangan para lawannya. Tim putri disingkirkan Thailand, sedangkan putra ditaklukkan China, yang akhirnya mengawinkan emas putra-putri.

Kini, Indonesia tinggal berharap kepada nomor perseorangan, di mana sektor tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran, menjadi tumpuan untuk bisa mewujudkan ambisi minimal meraih satu medali emas. Nomor-nomor andalan ini baru akan bertanding besok, di mana tunggal putra Taufik Hidayat akan mengawali perjuangannya mempertahankan emas dengan melawan pemain Taiwan Hsieh Yu Hsing, kemudian ganda campuran Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir menghadapi pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Woon Khe Wei, dan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan bertemu ganda Jepang, Endo Hiroyuki/Hayakawa Kenichi.

Sumber : Kompas.com
Foto :


Maria Febe Langsung Tersingkir

JAKARTA - Maria Febe Kusumastuti harus menjadi penonton lebih awal setelah tersingkir di pertandingan pertama bulu tangkis Asian Games XVI, Selasa (16/11).

Pemain asal Jawa Tengah ini tampil buruk dan menyerah dua game menghadapi pemain asal Taiwan Pai Hsiao Ma. Febe menyerah 16-21 11-21 dalam pertandingan di Tianhe Gymnasium.
Sebelumnya, Adriyanti Firdasari melewati rintangan pertama dengan mengatasi perlawanan pemain muda usia Thailand, Salakjit Ponsana. Firda menang rubber game 21-18 16-21 21-15.
Di babak 16 besar, Rabu (17/11), Firda akan menghadapi tunggal puteri Malaysia, Wong Mew Choo.

Sumber : Kompas.com
Foto : AFP/BEN STANSALL