Pages

Rabu, 24 November 2010

ATP World Tour Finals - Kalah di Set Pertama, Nadal Akhirnya Atasi Roddick


London - Rafael Nadal nyaris menelan kekalahan di laga pertamanya di ATP World Tour Finals menghadapi Andy Roddick. Kalah di set pertama, Nadal bangkit di dua set berikutnya.

Nadal dan Roddick yang tergabung di Grup A memainkan pertandingan di O2 Arena, London, Selasa (23/11/2010) dinihari WIB. Melewati pertarungan yang seru dalam tiga set, Nadal menang 3-6, 7-6 (7-5), 6-4.

Roddick yang merupakan petenis peringkat delapan dunia menyengat Nadal di set pertama. Mematahkan servis Nadal di game kedua, Roddick berlari kencang dan menang 6-3.

Di game ketiga dan keempat set kedua, Roddick dan Nadal saling mematahkan servis lawan dan skor pun imbang 2-2. Karena kedudukan imbang 6-6, set kedua ini pun memasuki babak tie-break.

Bermain hingga skor 3-3 di tie break, titik balik Nadal terjadi saat backhand pengembalian servis Roddick masuk dan petenis Spanyol itu unggul 5-3. Nadal lantas memimpin 6-3, 6-4, 6-5 dan akhirnya memaksakan set ketiga dengan 7-5.

Di set penentuan, kedua petenis bermain sama ngototnya dan skor imbang sampai 2-2. Di game kelima, Nadal mematahkan servis Roddick dan tidak pernah melihat ke belakang. Nadal akhirnya memenangi pertandingan dengan skor 6-4.

Dalam pertandingan Grup A yang pertama, Novak Djokovic berhasil menang mudah atas petenis debutan ATP Finals, Tomas Berdych, dengan 6-3, 6-3.

Sumber : Arya Perdhana – detiksport
Foto : Getty/Clive Brunskill

Senin, 22 November 2010

ATP World Tour Finals - Di Depan Maradona, Djokovic Atasi Berdych


London - Novak Djokovic tidak menemui hambatan berarti dalam laga perdananya di ATP World Tour Finals. Ditonton legenda sepakbola, Diego Maradona, Djokovic menundukkan Tomas Berdych 6-3, 6-3.

Pertandingan Djokovic kontra Berdych adalah pertandingan perdana Grup A. Duel petenis Serbia kontra petenis Republik Ceko itu dilangsungkan di O2 Arena, London, Senin (22/11/2010).

Berdych yang merupakan debutan di turnamen tutup tahun ini terlihat demam panggung. Di game pertama, servis Berdych patah dan servisnya di game kesembilan membuat Djokovic unggul 6-3.

Permainan Berdych di set kedua tidak juga membaik dan serangkaian unforced errors yang ia buat menjadikan Djokovic unggul cepat, 3-0. Tak ada servis yang patah lagi dan Djokovic pun menyudahi permainan dengan skor 6-3.

Usai pertandingan, Djokovic menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Maradona yang menyempatkan diri menonton.  "Terima kasih sudah datang. Sebuah kehormatan disaksikan Anda," ujar Djokovic di BBC.

"Saat dia datang menonton di pertengahan set pertama, saya bingung, saya harus main dengan tangan atau dengan kaki," seloroh Djokovic yang memang dikenal humoris itu.

Di pertandingan Grup A berikutnya yang akan berlangsung beberapa jam ke depan, petenis nomor satu dunia, Rafael Nadal, akan meladeni Andy Roddick.

Sumber : Arya Perdhana – detiksport
Foto : Getty/Julian Finney

ATP World Tour Finals - Federer Terlalu Perkasa buat Ferer



London - Roger Federer berhasil mengikuti sukses Andy Murray dengan memenangi partai pertamanya. Petenis berjuluk FedEx ini mengakhiri perlawanan David Ferer dengan dua set langsung.

Memainkan laga Grup B di hard court O2 Arena, Senin (22/11/2010) dinihari WIB, Federer menang dengan skor 6-1 6-4. Hasil ini memperpanjang rekor kemenangan petenis Swiss itu atas Ferer menjadi 11-0 dan mencatatkan kemenangan ke-30 di ajang ini.

Federer sempat unggul hingga 4-0 di set pertama. Ferer berhasil mencuri satu game dengan mematahkan servisnya di game berikutnya.

"Servis saya sangat buruk di sepanjang pertandingan," komentar Ferer selepas laga yang dikutip Yahoosports. "Dengan Roger sungguh tak mungkin menang jika Anda tidak memiliki servis yang oke,"imbuh petenis Spanyol itu.

Walau tampak mudah, Federer tidak mendominasi laga. Peraih 16 gelar Grand Slam ini sempat menjalani lima deuce dan harus mengamankan lima break point di set kedua.

"Melihat hasil di papan tidak menggambarkan kemudahan dalam laga ini. Ada banyak game yang kritis, terutama di set kedua," sahut Federer.

Di partai selanjutnya, Federer akan ditantang oleh Murray dan Robin Soderling melawan Ferer. Petenis di urutan dua teratas dari masing-masing grup nantinya akan melaju ke semifinal.

Sumber : Okdwitya Karina Sari – detiksport
Foto : (AFP/ Glyn Kirk)

ATP World Tour Finals - Murray Mudah Lewati Soderling

Jakarta - Andy Murray mengawali turnamen ATP World Tour Finals 2010 dengan apik. Petenis Britania ini mudah saja melewati hadangan Robin Soderling di laga pembuka dengan kemenangan straight set.

Dalam pertandingan pertama Grup B di O2 Arena, London yang berakhir Minggu (21/11/2010) malam WIB, Murray tampak tidak kesulitan melewati hadangan Soderling. Dalam waktu tidak terlalu lama, runner-up Australia Terbuka 2010 itu menang 6-2 6-4.

Murray memimpin 2-1 di awal setelah pukulan backhand-nya tidak dapat di antisipasi Soderling. Ia melaju dan meninggalkan lawannya itu di kedudukan 5-2 dan mengakhiri set pertama dengan pukulan drop shot.

Murray sempat memimpin 40-0 di game ketujuh. Tercatat petenis 23 tahun itu menyelamatkan satu-satunya break point saat kedudukan 2-3 di set kedua dan sebelum akhirnya menutup laga dengan kemenangan.

Penghuni grup B lainnya Roger Federer akan menghadapi David Ferrer beberapa saat setelah laga ini. Sedangkan Rafael Nadal yang berada di Grup A akan mengawali kiprahnya dengan melawan Andy Roddick pada hari ini, Senin (22/11/2010) waktu setempat.

Sumber : Okdwitya Karina Sari – detiksport
Foto : (AFP/ Clive Burnskill)

Nadal Kembali 'Kalahkan' Federer

London - Tahun ini, Rafael Nadal berhasil menggusur Roger Federer dari tampuk nomor 1 dunia. 'Kemenangan' kembali dipetik Nadal atas Federer dalam hal siapa pemain paling sportif.

Nadal terpilih sebagai pemenang Stefan Edberg Sportmanship Award yang ditentukan berdasarkan polling di antara pemain putra. Penghargaan itu diumumkan sebelum berlangsungnya ATP World Tour Finals di London. Demikian dilansir Reuters.

Terpilihnya Nadal tahun ini membuatnya mematahkan catatan Federer yang sudah memenangi penghargaan untuk petenis paling sportif itu dalam enam tahun belakangan ini.

'Kemenangan' di penghargaan tersebut merupakan 'kemenangan' ketiga Nadal atas Federer tahun ini. Selain merebut peringkat 1 dunia usai Prancis Terbuka, di lapangan, Nadal juga pernah mengalahkan Federer, tepatnya di final Madrid Masters bulan Mei silam.

Meski begitu, Federer juga tidak bisa terlalu kecewa karena dalam polling siapa petenis favorit pilihan publik, petenis Swiss itu teratas. Federer mendapatkan 47 persen suara, sedangkan Nadal mendapat 42 persen.

Ganda kembar asal Amerika Serikat, Bob dan Mike Bryan, terpilih sebagai yang terfavorit di kategori ganda. Mereka mengungguli Daniel Nestor-Nenad Zimonjic dan Rohan Bopanna-Aisam Ul-Haq, duet petenis Hindu-Muslim asal India dan Pakistan.

Bopanna dan Ul-Haq juga dianugerahi Arthur Ashe Humanitarian of the Year Award. Duet itu tampil kompak meski dua negara mereka kerap terlibat konflik dan kekerasan. Keduanya dianggap menjadi jembatan bersahabatan dua negara Asia selatan itu.

Sumber : Arya Perdhana – detiksport
Foto : Getty/Julian Finney

Asian Games XVI - Markis/Hendra Menangi Emas

Guangzhou - Kontingen Indonesia mendapatkan medali keempatnya di ajang Asian Games 2010. Adalah ganda putra bulutangkis, Markis Kido/Hendra Setiawan, yang menyumbangkannya.

Markis/Hendra yang merupakan unggulan kedua bermain menghadapi unggulan teratas, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, dari Malaysia di laga final yang berlangsung di Tianshe Gymnasium, Guangzhou, Sabtu (20/11/2010).

Di set pertama, Markis/Hendra menyerah 16-21 hanya dalam waktu 14 menit. Tujuh smes lawan, berbanding empat yang disarangkan Markis/Hendra, membuat harapn meraih emas terlihat berat.

Namun Markis/Hendra menghidupkan asa dengan merebut set kedua dengan skor 26-24. Berlangsung selama 24 menit, Markis/Hendra sukses memaksimalkan kesempatan mereka memegang servis buat mendulang poin.

Di set penentuan, Markis/Hendra melejit unggul 11-7, namun Koo/Tan bisa mendekat di posisi 14-16. Markis/Hendra unggul lagi 19-17 sebelum menutup pertandingan dengan 21-19.

Medali emas yang direbut Markis/Hendra adalah emas pertama yang disumbangkan bulutangkis dan emas keempat secara keseluruhan di mana tiga emas lain didulang oleh cabang perahu naga.

Di klasemen perolehan medali, posisi Indonesia naik ke peringkat 10 dengan koleksi 4 emas, 6 perak 10 perunggu.

Sumber : Arya Perdhana – detiksport
Foto : Getty/Mark Dadswell

Nadal-Federer Kumpulkan Dana Amal

London - Dua petenis terbaik dunia, Rafael Nadal dan Roger Federer, mengagendakan dua pertandingan eksebisi di masa off-season tahun ini. Mereka akan berduel untuk mengumpulkan dana aktivitas sosial.

Dua laga eksebisi itu digelar di Zurich pada 21 Desember dan Madrid sehari kemudian, dalam sistem best of three set. Hal itu diumumkan di London, di mana Nadal dan Federer dan enam pemain lain akan berkompetisi di ajang ATP World Tour Finals mulai Senin depan.

"Aku selalu enjoy bertanding melawan Rafa di panggung-panggung besar. Lebih menyenangkan lagi jika kami bisa melakukan itu untuk membantu mengumpulkan dana untuk yayasan-yayasan kami," demikian Federer dalam pernyataannya yang dikutip Reuters, Jumat (19/11/2010).

Agenda eksebisi tersebut dirancang di saat ATP sedang mempersiapkan sejumlah pertemuan di London untuk membahas kemungkinan memendekkan kalender kompetisi petenis putra, hal mana yang didukung Nadal dan Federer. Periode off-season berpotensi diperpanjang dua sampai tiga minggu dari sebelumnya.

Nadal dan Federer musuh bebuyutan di atas lapangan, tapi mereka berteman baik di luar arena. Dalam sejarah pertarungan mereka di level kompetitif, Nadal menang 14 kali, atau dua kali lebih sering daripada Federer.

Sumber : Andi Abdullah Sururi – detiksport
Foto : (Al Bello/Getty Images)