Pages

Senin, 03 Januari 2011

Wozniacki Tanpa Beban di Australia Terbuka

Hong Kong - Belum ada satu pun gelar Grand Slam yang direngkuh oleh Caroline Wozniacki. Tekanan itulah yang kini disandang oleh si petenis putri rangking satu dunia.

Wozniacki menjejak tangga tertinggi peringkat WTA sejak bulan Oktober 2010 lalu. Itu ia capai dengan menggeser Serena Williams, kendati belum pernah menjadi jawara Grand Slam.

Catatan terbaik Wozniacki di Grand Slam sendiri adalah dengan menjadi finalis AS Terbuka, yang mana itu satu kali ia lakukan di gelaran tahun 2009.

Selebihnya, petenis asal Denmark tersebut "hanya" bisa menjadi perempatfinalis Prancis Terbuka (2010), dan sampai ke babak empat Australia Terbuka (2008, 2010) dan Wimbledon (2009, 2010).

Menjelang dimulainya Australia Terbuka 2011 --tantangan Grand Slam pertama tahun ini-- pada 17 Januari depan Wozniacki jelas memiliki beban tersendiri untuk membuktikan kelayakannya menjadi nomor satu dengan menjadi juara.

Meski begitu, Wozniacki enggan kepikiran atau terbebani. Perempuan berusia 20 tahun tersebut memberi indikasi akan tampil tanpa tekanan di Australia Terbuka nanti.

"(Saya) Tidak mau pilih-pilih. Jika saya memenangi Grand Slam dalam karir saya, maka saya akan bahagia," tukasnya seperti dikutip Yahoosports.

Beban serupa sebelumnya pernah disandang oleh Dinara Safina tahun 2009 lalu. Saat itu ia mampu menempati rangking satu tanpa pernah meraih gelar juara di ajang Grand Slam. Safina sendiri kini terlempar ke rangking 63.

Sumber : Kris Fathoni W - detiksport
foto : Getty Images

Serbia Tekuk Kazakhstan 3-0

Perth - Tim Serbia membuka turnamen Piala Hopman 2011 dengan mulus. Lewat dua petenis terbaiknya, Novak Djokovic dan Ana Ivanovic, Serbia menyapu bersih kemenangan atas Kazakhstan.

Serbia dan Kazakhstan bergabung bersama di Grup A. Dalam pertandingan yang berakhir pada Minggu (2/1/2011) malam WIB di Entertainment Complex, Perth, Ivanovic berhadapan dengan Yaroslava Sheredova di partai pertama.

Mantan petenis putri nomor satu dunia itu relatif tak kesulitan megandaskan lawannya yang menduduki ranking 39 dunia tersebut. Dalam dua set, Ivanovic menutup laga dengan kemenangan 7-6, 6-1.

Lain halnya dengan Djokovic yang dipaksa memeras keringat lebih banyak untuk mengalahkan Andrey Golubev dalam pertarungan tiga set. Setelah kalah di set pertama, petenis nomor tiga dunia ini mampu merebut dua set berikutnya dan menang 4-6 6-3 dan 6-1.

Di partai terakhir, Djokovic yang berpasangan dengan Ivanovic dengan mudah memetik kemenangan atas ganda Golubev/Yaroslava. Dalam dua set, Djokovic/Ivanovic mengakhiri pertandingan dengan skor 7-6, 6-4.

Dengan kemenangan sempurna ini, Serbia kini memuncaki klasemen Grup A. Tuan rumah Australia yang di hari sebelumnya menang 2-1 atas Belgia menduduki posisi dua dan Kazakhstan menjadi juru kunci.

Sumber : Okdwitya Karina Sari - detiksport
foto : Djokovic (Getty/Tony Ashby)

Atasi Federer, Nadal Juara

Rafael Nadal mengawali tahun 2011 dengan manis. Petenis asal Spanyol itu berhasil mengalahkan rival utamanya Roger Federer sekaligus meraih trofi juara.

Nadal menghadapi Federer di final turnamen ekshibisi Mubadala World Tennis Championship, Sabtu (1/1/2010) malam WIB. Petenis berusia 24 tahun itu berhasil memenangi pertarungan lewat laga dua set, 7-6 (4), 7-6 (3).

Nadal yang sempat ketinggalan 0-3 di tie break pertama berhasil membalikkan keadaan dan menang 7-4. Kemenangan ini juga tak lepas dari sejumlah unforced error yang dilakukan oleh Fedex.

Set kedua berlangsung ketat. Memasuki tie break, pukulan menyilang Nadal membawanya unggul 6-3. Pukulan Federer yang keluar dari lapangan memberikan Nadal kemenangan.

Dengan kemenangan ini maka rekor pertemuan antara Rafa dan Fedex menjadi 15-8 untuk keunggulan si petenis Spanyol. 

Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport
foto : Getty Images

Nadal Jumpa Federer di Final

Abu Dhabi - Rafael Nadal kembali bertemu Roger Federer di final sebuah turnamen. Kali ini, keduanya akan bertarung untuk memperebutkan titel di Mubadala World Tennis Championship.

Dalam turnamen yang dihelat di Zayed Sports City's International Tennis Complex, Abu Dhabi ini, Nadal dan Federer melaju ke partai puncak setelah mengalahkan lawan-lawannya di semifinal.

Nadal yang berstatus juara bertahan sukses mengatasi perlawanan petenis Ceko Tomas Berdych 6-4, 6-4. Sementara Federer harus bertarung tiga set sebelum akhirnya mengandaskan Robin Soderling 6-7 (3-7), 6-3, 6-3.

Partai puncak antara Nadal dan Federer akan digelar Sabtu (1/1/2011). Rekor pertemuan dua petenis peringkat teratas dunia tersebut adalah 14-8 untuk keunggulan Nadal.

Mubadala World Tennis Championship merupakan turnamen eksebisi yang digelar jelang dimulainya musim baru. Australia Terbuka yang dimulai pada 17 Januari akan jadi Grand Slam pertama tahun ini.

Sumber : Meylan Fredy Ismawan - detiksport
foto : Getty Images

Jumat, 31 Desember 2010

Nicolas Kiefer Gantung Raket

Berlin - Mantan petenis nomor satu Jerman, Nicolas Kiefer mengumumkan pensiun. Petenis berusia 33 tahun ini gantung raket karena ingin memiliki waktu lebih dengan keluarga.

Kiefer memulai karirnya di dunia profesional di tahun 1995. Dia digadang-gadang menjadi penerus Boris Bekcer usai memenangi titel junior di Australia Terbuka dan AS Terbuka di tahun yang sama.

Selama 15 tahun karirnya, prestasi Kiefer selanjutnya adalah meraih enam titel di turnamen ATP, di mana titel terakhir diraih pada tahun 2000. Tahun tersebut juga menjadi saat di mana Kiefer sempat menduduki ranking empat besar dunia.

Kiefer mengumumkan gantung sepatu pada Kamis (30/12/2010) malam WIB. "Di awal tahun baru, Anda biasa mematok target dan saya sudah mencapai target itu pada 11 Agustus silam di mana semua sudah berakhir untuk saya," ujar Kiefer seperti dilansir dari Reuters.

Pria kelahiran 5 Julli 1977 tersebut mengatakan alasannya untuk gantung raket adalah ingin lebih dekat dengan keluarga. "Dengan lahirnya putri kami, Mabelle Emilienne, maka harapan terbesar saya telah terpenuhi. Sejak saat ini saya berencana untuk menapaki hidup baru," tandas Kiefer.

"Selanjutnya setelah berpikir secara mendalam, saya memutuskan untuk mengakhiri karir saya sebagai petenis profesional," pungkas peraih medali perak Olimipade 2004 itu.

Pencapaian tertinggi terakhir Kiefer adalah final Toronto Masters 2008. Selanjutnya ia mengalami cedera pergelangan tangan dan sebagai hasilnya dia terlempar ke urutan 722 dunia.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport
foto : (AFP/Don Emmert)

Nadal: Sulit Sapu Bersih Grand Slam

Jakarta - Tahun 2010 Rafael Nadal nyaris berhasil melakukan sapu bersih terhadap Grand Slam. Petenis Spanyol itu menilai bahwa sulit untuk memenangi empat gelar Grand Slam dalam setahun.

Tahun ini kiprah Nadal di Grand Slam cukup mantap. Dari empat gelaran, hanya Australia Terbuka saja yang gagal dimenangi oleh pria kelahiran 3 Juni 1986 itu. Di Benua Kanguru, Nadal hanya sampai babak perempatfinal usai tersingkir karena mundur akibat cedera.

Namun selanjutnya petenis asal Spanyol itu berhasil bangkit dan memenangi tiga turnamen Grand Slam lainnya, termasuk meraih gelar untuk pertama kalinya di AS Terbuka.

"Tahun 2010 berlangsung emosional dalam karir saya dan yang terbaik bila berpatokan pada hasil yang saya dapatkan. Saya sangat gembira dengan apa yang telah terjadi sepanjang tahun ini dan saya benar-benar tidak bisa meminta lebih lagi," kata Nadal kepada Diario AS seperti diberitakan Xinhua.

Nadal mengatakan hasil positif yang dia dapat di sepanjang tahun 2010 membuatnya bisa memulai musim 2011 tanpa tekanan yang terlalu besar. Meski begitu petenis yang dikenal sebagai jagoan lapangan tanah liat itu mengaku bahwa berat bisa melakukan sapu bersih dengan memenangi empat Grand Slam tahun depan.

"Hal itu nyaris mustahil dan bisa dikatakan hanya utopia. Bisa menjuarai tiga Grand Slam saja sudah cukup sulit," kata dia.

Untuk tahun depan, Nadal optimistis bisa membuka dengan catatan positif denan menjadi yang terbaik Australia Terbuka, turnamen yang digelar mulai pertengahan Januari mendatang.

"Saya memang punya kesempatan untuk melakukan itu, namun saya pikir satu-satunya peluang bagi saya adalah memenangi empat titel Grand Slam secara berturut-turut . Bila saya mampu melakukannya, maka ini merupakan waktunya," tutup Nadal.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport
foto : Reuters

Nadal dan Federer Berjibaku Lagi di Abu Dhabi

Abu Dhabi - Rafael Nadal dan Roger Federer kembali akan terlibat persaingan dalam sebuah turnamen. Kali ini, ajangnnya adalah Mubadala World Tennis Championship yang digelar di Abu Dhabi.

Mubadala World Tennis Championship adalah turnamen eksebisi yang diselenggarakan mulai Kamis (30/12/2010) ini. Meski sifatnya eksebisi, peserta yang ikut dijamin berkualitas.

Selain Nadal dan Federer yang merupakan petenis nomor satu dan dua dunia saat ini, ada juga petenis-petenis elit lain seperti Robin Soderling, Tomas Berdych, Jo-Wilfried Tsonga dan Marcos Baghdatis.

Seperti dikutip dari situs resmi turnamen, Nadal dan Federer langsung mendapat bye di babak perempatfinal dan langsung lolos ke semifinal. Nadal akan berjumpa pemenang antara Baghdatis melawan Berdych dan Federer bakal bertemu Soderling atau Tsonga.

Sebelum terjun ke lapangan, Nadal dan Federer sempat memberikan pelatihan untuk petenis-petenis muda Uni Emirat Arab. Selain memberi nasihat teknis, kedua petenis itu juga memberi saran bagaimana caranya menjadi seorang petenis dunia.

Sumber : Arya Perdhana - detiksport
foto : AFP/Alberto Simon