Pages

Senin, 24 Januari 2011

Andy Murray ke perempat final Australia Terbuka

Unggulan kelima Andy Murray hanya membutugkan wakru 103 menit untuk mengalahkan Jurgen Melzer. Andy Murray kembali bermain cemerlang dan tanpa banyak kesulitan maju ke babak perempat final Australia Terbuka. Unggulan kelima dari Inggris ini menang 6-3 6-1 dan 6-1 atas petenis Austria Jurgen Melzer. Murray bermain agresif yang membuat Melzer tidak berkutik dalam pertandingan selama 103 menit tersebut. "Saya sangat puas dengan penampilan saya kali ini," kata Murray. Ia mengatakan tadinya ia memperkirakan pertandingan di putaran keempat ini akan berjalan sengit. "Namun saya terus menekan lawan sejak awal dan saya mencoba untuk tidak melakukan kesalahan," imbuh Murray, yang sejauh ini selalu menang straight set di ajang Australia Terbuka tahun ini.

Soderling tumbang

"Jika saya bisa konsisten seperti ini, besar kemungkinan saya akan terus memenangi pertandingan," tandas petenis berusia 23 tahun tersebut. Lawan yang akan ia hadapi di babak delapan besar adalah petenis bukan unggulan dari Ukraina Alexandr Dolgopolov.

Petenis peringkat 46 dunia ini maju ke perempat final setelah secara mengejutkan menumbangkan unggulan keempat Robin Soderling 1-6 6-3 6-1 4-6 dan 6-2 dalam waktu 156 menit. Kemenangan ini membuat Dolgopolov sebagai petenis Ukraina pertama yang berhasil maju ke perempat final turnamen Grand Slam sejak 1999. "Saya kesulitan mengembangkan permainan di awal pertandingan. Service saya juga buruk," ungkap Dolgopolov. "Tapi saya bisa membalikkan keadaan dan bisa bermain maksimal dari baseline," kata Dolgopolov.
 
Sumber : BBCIndonesia.com - detiksport
Foto : Unggulan kelima Andy Murray hanya membutugkan wakru 103 menit untuk mengalahkan Jurgen Melzer

Jumat, 21 Januari 2011

Cedera Paksa Venus Mundur

Venus Williams harus menerima kenyataan pahit. Akibat cedera otot, petenis Amerika Serikat ini terpaksa mundur dari babak ketiga Australia Terbuka, Jumat (21/1/2011), meskipun baru bermain satu game.
Karena otot tertarik, peraih tujuh gelar grand slam ini berteriak kesakitan dan langsung berhenti bermain saat tertinggal 0-1 setelah di-break oleh Andrea Petkovic. Dia bergegas menuju kursinya dan terpaksa memberikan kemenangan kepada lawan.
"Tentu saja saya tidak bisa bermain. Saya tidak bisa bergerak. Rasa sakitnya sangat hebat," ujar Williams.
Kegagalan Williams ini membuat wakil dari Amerika Serikat habis. Artinya, ini untuk pertama kalinya menjadi catatan buruk negeri "Paman Sam" tersebut di mana tak ada wakilnya yang menembus babak keempat sebuah grand slam.
"Ini menjadi super-mengecewakan karena ini tidak pernah saya bayangkan bagaimana perjalananku di Australia Terbuka," kata kakak Serena Williams ini.
"Saya tidak pernah istirahat dari sebuah grand slam, terutama setelah bekerja keras untuk melewati pertandingan sebelumnya. Sekarang saya hanya berharap adanya keajaiban supaya bisa pulih.
Kemenangan tanpa memeras keringkat ini membawa Petkovic maju ke babak keempat. Di babak 16 besar nanti, Petkovic akan bertemu petenis cantik Rusia, Maria Sharapova.
"Saya sangat terkejut dia istirahat," ujar Petkovic. "Saya melihat dia mengalami cedera pada pertandingan terakhir, tetapi dia berhasil mengakhiri pertandingan itu sehingga saya yakin dia akan terus bermain malam ini," kata petenis Jerman tersebut.

Sumber : kompas.com

Sharapova Selamat dari Terkaman

Mantan juara, Maria Sharapova, melaju ke babak keempat Australia Terbuka setelah menyingkirkan pemain Jerman, Julia Goerges, dengan susah payah, Jumat (21/1).
Sharapova ynag merupakan juara Australia Terbuka pada 2008 harus bermain tiga set sebelum menang 4-6 6-4 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung 2 jam 29 menit di Hisense Arena.
Goerges mengalahkan Sharapova di set pertama dan memaksakan pertarungan ketat di dua set berikutnya. Ia tidak mau menyerah dan bahkan merepotkan Sharapova dengan bola yang keras. "Saya sering kehilangan konsentrasi. Tetapi, permainannya hari ini memang luar biasa."
Namun, petenis unggulan ke-16 asal Rusia ini mampu memenangi pertandingan dan menunggu pemenang pertandingan antara petenis AS, Venus Williams, dan petenis asal Jerman lainnya, Andrea Petkovic.
Sharapova merupakan petenis yang mampu meraih tiga gelar juara turnamen grand slam. Kariernya sempat di ujung tanduk seusai menjalani operasi bahu pada akhir 2008.

Sumber : Kompas.com
AFP/PAUL CROCK

Federer Kejar Rekor

Juara bertahan Roger Federer lolos ke babak keempat Australia Terbuka dengan menyingkirkan pemain Belgia Xavier Malisse 6-3 6-3 6-1, Jumat (21/1).
Petenis asal Swiss ini memecahkan rekor  petenis asal Swedia, Stefan Edberg  yang mencatat  57 kemanangan di arena Australia Terbuka sejak pertamakali ikut pada 2000. "Menyenangkan sekali memegang rekor tersebut, namun Edberg tetap petenis idola saya," kata Federer.
Federer tengah berjuang untuk menjadi petenis kedua yang lima kali menjaid juara di Australia Terbuka. Rekor terbanyak saat ini dipegang petenis Australia, Roy Emerson yang enam kali juara.
Dalam pertandingan menghadapi Malisse, Federer mampu mematahkan servis lawannya sebanyak tujuh kali.  "Saya senang dapat menang menghadapi Xav, yang pernah menjadi lawan saya saat sama-sama di yunior.  Ia bermain baik dalam dua set awal," kata Federer.
Federer merupakan petenis peraih gelar juara turnamen grand slam terbanyak. Ia meraih gelar juara ke 16 saat mengalahkan Andy Murray di final Australia Terbuka 2010.

Sumber : Kompas.com
Foto : AFP/GREG WOOD
Roger Federer

Malaysia Terbuka Super Series Taufik Pastikan "All Indonesian Semifinal"

Taufik Hidayat memastikan terjadi all Indonesian semifinal di arena Malaysia Terbuka Super Series 2011 seusai mengalahkan pemain Jepang, Kenichi Tago, dengan dua set langsung 21-15, 21-15 di Stadium Putra Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (21/1/2011). Dengan demikian, Taufik akan bertemu Simon Santoso yang lebih dulu meraih tiket semifinal setelah mengalahkan Alamsyah Yunus.
Pertemuan dua pemain Indonesia ini tentu saja tidak diharapkan karena salah satunya pasti tersingkir. Namun, duel ini pun memastikan bahwa satu tempat di final tunggal putra turnamen berhadiah 400.000 dollar AS tersebut menjadi milik pemain Tanah Air.
Dua pemain Indonesia ini memiliki peluang yang sama besar maju ke partai final. Statistik menunjukkan, rekor pertemuan mereka tidak terpaut jauh meskipun Taufik masih unggul.
Dari total tujuh pertemuan, Taufik, yang ditempatkan sebagai unggulan kedua, memimpin 4-3. Dalam laga terakhir di Djarum Indonesia Terbuka Super Series 2010, Taufik menang 21-14, 13-21, 21-13.
Taufik tampil sangat taktis melawan Tago, yang pernah membuat kejutan ketika menembus final All England 2010. Meskipun lawan berusaha bermain agresif, Taufik tetap tenang meladeni permainan Tago, yang mengidolakan dirinya tersebut.

Tak heran, pada awal pertandingan terjadi kejar-mengejar poin meskipun Taufik lebih sering berada di depan. Namun, selepas skor imbang 13-13, Taufik tak terbendung hingga akhirnya memenangi game pertama dengan 21-15.
Di game kedua, daya gempur Tago mulai menurun. Ini membuat Taufik semakin mudah mendikte jalannya pertandingan sehingga mantan juara dunia 2005 ini tak pernah tersentuh hingga meraih kemenangan 21-15.
Dengan hasil ini, Taufik memperpanjang rekor kemenangannya atas Tago menjadi 4-0. Tiga pertemuan sebelumnya terjadi pada Piala Thomas 2010 (dua kali) dan Denmark Terbuka Super Series 2010.

Sumber : Kompas.com

Simon Tunggu Taufik di Semifinal

Simon Santoso melangkah ke semifinal Malaysia Terbuka Super Series. Pada pertandingan di Stadium Putra Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (21/1/11), pemain Pelatnas Cipayung ini berhasil mengatasi perlawanan gigih rekan senegaranya, Alamsyah Yunus, yang ditekuk dua set langsung 21-19, 21-19, dalam tempo 53 menit.
Ini menunjukkan sebuah kemajuan yang cukup bagus bagi Simon, yang performanya menjelang akhir tahun lalu menurun drastis akibat cedera--bahkan karena absen di sejumlah turnamen, peringkatnya kini melorot ke posisi 27. Di semifinal, Sabtu (22/1/11), Simon akan bertemu pemenang duel antara unggulan kedua Taufik Hidayat dan pemain Jepang Kenichi Tago.

Kesuksesan ini membuat Simon menambah panjang daftar kemenangannya atas Alamsyah. Kini, Simon unggul 2-0 atas pemain non-Pelatnas tersebut, dengan kemenangan sebelumnya diraih pada Kejuaraan Asia 2008.
Di turnamen berhadiah 400.000 dollar AS ini, Indonesia memiliki lima wakil yang turun di sektor tunggal putra. Sayang, dua pemain langsung terjungkal di babak pertama, yaitu Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka.
Jika Taufik menang atas Tago, maka terjadi all-Indonesian semifinal karena mantan juara dunia 2005 tersebut akan bertemu Simon. Meskipun harus kehilangan satu wakil, tetapi dengan kenyataan tersebut Indonesia sudah pasti menempatkan wakil di final.

Pada pertandingan lain, Lin Dan memberikan tiket semifinal secara gratis kepada rekan senegaranya, Chen Long (unggulan 3). Unggulan kelima tersebut tak turun ke lapangan, sehingga Chen Long melenggang tanpa keringat untuk menunggu pemenang Lee Chong Wei vs Nguyen Tien Minh.
Dari sektor tunggal putri, Indonesia tak memiliki wakil lagi setelah Lindaweni Fanetri tersingkir. Satu-satunya tunggal putri Indonesia yang maju ke perempat final tersebut harus mengakui kehebatan pemain China, Wang Yihan (unggulan 3), yang menaklukkannya dengan 21-9, 21-19.

Sumber : Kompas.com

Ahsan/Bona dengan Mudah ke Semifinal

Dua ganda putra Indonesia mengalami nasib yang berbeda pada perempat final Malaysia Terbuka Super Series 2011, Jumat (21/1/11). Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadium Putra Bukit Jalil, Malaysia, pemain Pelatnas Cipayung Mohammad Ahsan/Bona Septano menang, sedangkan mantan pemain Pelatnas, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan, tersingkir.
Ahsan/Bona, yang ditempatkan sebagai unggulan kelima, tidak terlalu kesulitan meraih tiket semifinal turnamen berhadiah 400.000 dollar AS ini. Mereka hanya bermain selama 31 menit untuk menang 21-17, 21-15 atas pemain Korea Selatan Cho Gun Woo/Kwon Yi Goo.

Hasil buruk justru diraih Alvent/Hendra AG, yang merupakan unggulan ketiga. Melawan pasangan non-unggulan dari Denmark, Mads Conrads-Petersen/Jonas Rasmussen, Alvent/Hendra AG menyerah 16-21, 19-21, setelah bertarung selama 36 menit.
Dengan demikian, peluang membawa pulang gelar sektor ganda putra berada di pundak Ahsan/Bona. Tetapi, pasangan utama di Pelatnas ini masih perlu dua pertarungan lagi untuk mewujudkan impian menjadi juara. Di semifinal, Sabtu (22/1/11), Ahsan/Bona akan bertemu dengan pemenang duel antara unggulan kedua Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong (Korea) dan unggulan kelima Chai Biao/Guo Zhendong (China).